SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Sabtu, 11 Mei 2019 10:30
AWAS..!!! Jangan Terbitkan SKTA di Kawasan Hutan
DAMPINGI : Bupati Gumas Arton S Dohong mendampingi Presiden RI Joko Widodo dan para menteri kabinet kerja dan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat kunjungan di Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, terkait rencana pemindahan ibu kota negara, Rabu (8/5).(KOMINFO-SP GUMAS FOR RADAR SAMPIT)

KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong mengingatkan kepada Camat, Kepala Desa (Kades), Lurah, Damang, dan Mantir Adat, agar tidak mengeluarkan Surat Pernyataan Tanah (SPT) atau Surat Keterangan Tanah Adat (SKTA), terutama di kawasan atau lahan yang masih hutan belantara.

”Sudah kami beri instruksi ke mereka. Diharapkan semua pihak mematuhinya, kecuali yang memang terbukti ada tanam tumbuh dan lainnya, sebagai bukti sudah ada aktivitas masyarakat,” ucap Arton, disela-sela peresmian RS Pratama Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Jumat (10/5) pagi.

Menurut dia, hal tersebut harus dilakukan agar kedepan tidak muncul spekulan tanah yang hanya mencari keuntungan pribadi, terkait rencana pemindahan ibu kota negara, dimana Kabupaten Gumas, Katingan, dan Kota Palangka Raya menjadi kandidat lokasi yang baru.

”Kami mendukung penuh jika ibu kota pindah ke Provinsi Kalteng. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah menyiapkan lahan seluas 121 ribu hektare. Sebagian besar berada di Kecamatan Manuhing dan Manuhing Raya,” ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya tengah menginventarisir lahan tersebut. Apabila nantinya Kalteng diputuskan menjadi lokasi ibu kota baru, maka pembebasan lahan akan segera dilakukan. Rencana pemindahan ibu kota ini menjadi peluang untuk memajukan daerah ini.

”Pemindahan ibu kota negara ini harus didukung penuh oleh masyarakat Provinsi Kalteng khususnya yang ada di Kabupaten Gumas,” tuturnya.

Dia menambahkan, secara khusus keuntungan yang dirasakan tentu saja dengan tersedianya berbagai peluang usaha yang dimanfaatkan masyarakat, untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

”Kita harus cermat menangkap peluang yang ada, makanya Sumber Daya Manusia (SDM) juga harus dipersiapkan. Tidak ada pilihan lain, kita harus meningkatkan SDM agar tidak tersisih,” pungkasnya. (arm/fm)


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:50

Ratusan PNS Masih Mangkir, Laporkan Harta Kekayaan

<p>SAMPIT &ndash; Sebanyak 240 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara di lingkup…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers