MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 12 Agustus 2019 09:42
Cerita Menyusuri Hulu DAS Jelai Batas Kalteng-Kalbar

Jalan Perkampungan Mulai Terbuka,Terputus di Jembatan

PINTU MASUK ; Perkampungan di Desa Jambi menjadi salah satu pintu masuk dari dan ke Sukamara-Kalbar melalui jalur sungai.(FAUZIANUR/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, Sungai Jelai menjadi pemisah antara wilayah Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Jelai, banyak perkampungan-perkampungan kecil, terutama yang masuk wilayah Kalbar.

 FAUZIANNUR, Sukamara

 Desa Sukaramai menjadi wilayah Kalbar paling dekat dan tepat berbatasan dengan Kota Sukamara. Desa yang berpenduduk sekitar 300 jiwa ini berada di bantaran Sungai Jelai. Jika menyusuri ke arah hulu sungai, sekitar 15 menit perjalanan menggunakan speedboat, atau 30 menit menggunakan perahu mesin maka akan mendapati sebuah perkampungan, yakni Desa Jambi. Desa ini cukup strategis karena menjadi pintu masuk terdekat warga di Kalbar ke Sukamara melalui jalur sungai.   

“Banyak juga warga Sukamara yang bekerja di perkebunan wilayah Jambi, sehingga saat hari libur mereka ke Sukamara. Begitupun pekerja perkebunan kelapa sawit yang ingin ke luar kota lewat Sukamara lewat pelabuhan Jambi ini,” ujar Maskur, salah seorang warga. 

Belum terbukanya akses jembatan Jelai, sehingga pelabuhan Jambi menjadi pintu masuk terdekat ke wilayah Kalbar maupun sebaliknya dan hanya dapat diakses melalui jalur sungai. Padahal, badan jalan menuju jembatan Jelai sudah terbuka dari wilayah tersebut, tetapi belum bisa dimanfaatkan karena masih belum terhubung dengan jembatan. 

Jika perjalanan naik lagi ke wilayah hulu sungai sekitar 10 menit lagi, dapat dijumpai lagi perkampungan Batu Arang. Perkampungan ini merupakan sebuah dusun dan masih menjadi satu wilayah administrasi dengan Desa Sukaramai. Keberadaan dusun ini sebelumnya terisolasi karena hanya bisa diakses lewat jalur sungai, tetapi dalam beberapa waktu terakhir sudah bisa ditembus melalui jalur darat melalui jalan perkebunan sawit yang sudah dibuka. 

“Warga dusun yang bermukim di bantaran sungai banyak dari pendatang dan menetap. Sedangkan pemukiman bagian atas merupakan warga asli yang sudah lama tinggal disini. Kehidupan warga selama ini berjalan baik. Sekarang sudah dibangun perkebunan kelapa sawit, sehingga jalan sudah tembus ke wilayah Riam Durian. Dari sana sudah bisa ke Pangkalan Bun ataupun Sukamara. Di wilayah seberang jalan juga sudah tembus ke Jambi, namun tidak bisa ke Sukamara karena jembatan belum terhubung,” cerita warga setempat. 

Melihat akses jalan yang sudah terbuka melalui jalan-jalan yang dibangun oleh perusahaan perkebunan, terutama desa maupun dusun di wilayah Kalbar terdekat dengan wilayah Sukamara, maka jembatan Jelai jelas mempunyai peranan penting dalam membuka akses darat antara Kalteng dan Kalbar. Warga kedua wilayah pun mempunyai keterkaitan, baik ikatan keluarga dan perekonomian, sehingga sejatinya pemerintah kedua wilayah lebih serius dalam membangun jembatan yang hingga kini tak kunjung selesai.(fzr/sla)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers