MANAGED BY:
SENIN
25 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Rabu, 02 Juni 2021 16:39
Atasi Peningkatan Kasus Pasca Lebaran

Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19

TRAKING KONTAK ERAT: Petugas kesehatan saat melakukan pengambilan sampel swab PCR untuk traking kontak erat pasien Covid-19. (ISTIMEWA/RADAR SAMPIT)

SUKAMARA –Kabupaten Sukamara sikapi serius peningkatan kasus positif Covid-19 di wilayahnya. Bupati Sukamara Windu Subagio menegaskan bahwa ia akan menggelar rapat analisa dan evaluasi penanganan Covid-19. Meski penanganan Covid-19 di wilayah ini termasuk yang terbaik di Kalteng, namun evaluasi menyeluruh harus tetap dilakukan dengan melibatkan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan jajaran SOPD, Camat, Lurah, Kades dan relawan. 

“Rapat itu dilaksanakan dalam rangka pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 serta meningkatnya kasus positif Covid-19 yang meninggal dunia,” terang Bupati Sukamara Windu Subagio 

Data Satgas Covid-19 Kabupaten Sukamara hingga Senin (31/5) kemarin tercatat bahwa kasus positif bertambah tiga orang sehingga total menjadi 650 orang. Sedangkan angka kesembuhan tercatat 560 orang. Dalam perawatan 75 orang dan meninggal dunia mencapai 15 orang. “Dari data terkonfirmasi positif itu, semua kecamatan sudah ditemukan kasus Covid-19. Di Kecamatan Sukamara terdata 581 orang, Kecamatan Jelai 19 orang, Kecamatan Pantai Lunci 26 orang, Kecamatan Balai Riam 21 orang dan Kecamatan Permata Kecubung ditemukan tiga orang yang terpapar,” terangnya.

Terkait penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Sukamara ini, sebelumnya Bupati Sukamara juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE). Edaran itu sekaligus sebagai pedoman dan panduan bagi penyelenggara pemerintahan dalam melakukan upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 ditengah masyarakat. 

Dalam edaran itu dijelaskan pasien terkonfirmasi tanpa gejala (OTG) maka tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR. Melakukan 10 hari isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi. Dan pada hari ke-10, pasien dianjurkan kontrol ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdekat. Kemudian pasien dianjurkan datang kembali ke FKTP pada hari ke-14 untuk mendapatkan surat keterangan sembuh/ selesai isolasi mandiri.

Jika pasien terkonfirmasi sakit ringan apabila gejala bertambah berat maka diminta segera lapor ke puskesmas atau dibawa ke rumah sakit. Dan tidak  dilakukan  pemeriksaan  follow  up RT-PCR. Melakukan 10  hari  isolasi  mandiri  sejak  pengambilan   spesimen  diagnosls konfirmasi. Pada hari ke-10 pasien dianjurkan kontrol ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdekat. Pasien dianjurkan datang kembali ke FKTP pada hari ke-14 untuk mendapatkan surat keterangan sembuh/ selesai isolasi mandiri. 

Sedangkan pasien terkonfirmasi sakit sedang tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR. Namun prinsip tatalaksana untuk paslen yang sakit sedang adalah pemberian terapi simptomatis untuk gejala yang ada dan fungsi pemantauan, dilaksanakan hingga gejala menghilang dan pasien memenuhi kriteria untul dipulangkan dari rumah sakit. Ditambah dengan minimal 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala demam dan gangguan pernafasan. 

“Sementara bagi pasien terkonfirmasi sakit berat maka dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR 1 l kali negative. Ditambah dengan minimal 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala demam dan gangguan pernafasan. Perawatan di rumah sakit rujukan,” jelas Bupati dalam sedaran itu.(fzr/sla)


BACA JUGA

Rabu, 20 Oktober 2021 09:51

BMKG Kobar Tepis Isu Serangan Gelombang Panas

 Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Iskandar Kotawaringin…

Rabu, 20 Oktober 2021 09:48

Warga Keluhkan Sopir Truk Ugal-ugalan di Jalan Kolam

Pengguna kendaraan roda dua di Jalan Ahmad Shaleh ruas Pangkalan…

Senin, 18 Oktober 2021 12:12

Tahun Depan, Sampit Bakal Jadi Kota Cerdas, Begini Persiapannya

 Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan realisasi program Smart City…

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:51

Begini Penjelasan Bupati Kotim di Balik Naiknya Tarif PDAM Sampit

Keluhan terhadap naiknya tarif PDAM Tirta Mentaya Sampit juga jadi…

Sabtu, 09 Oktober 2021 12:40

Mau Dapat Bantuan Rehab Rumah Gratis? Ini Syaratnya

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun ini kembali mendapatkan program…

Jumat, 08 Oktober 2021 11:45

Permintaan Maaf Bos Miras Belum Diterima Wabup, Tokonya Banyak Dikunjungi Pembeli

Permintaan maaf yang disampaikan bos miras Toko Cawan Mas Johny…

Kamis, 07 Oktober 2021 08:52

Laporan ke Polisi untuk Wakil Rakyat Diprediksi Kandas, Kok Bisa? Ini Analisa Pemerhati Hukum

Pemerhati hukum dan politik di Kotim Muhammad Gumarang memperkirakan pelaporan…

Kamis, 07 Oktober 2021 08:50

Dinilai Lecehkan Lembaga Adat, DAD Kotim Polisikan Wakil Rakyat

Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaporkan anggota…

Kamis, 07 Oktober 2021 08:49

Wakil Rakyat Dipolisikan DAD Kotim, Begini Tanggapan BK DPRD Kotim

Anggota DPRD Kotim Rimbun yang dilaporkan ke Polres Kotim oleh…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:07

Bos Miras Didenda Adat Rp 150 Juta, Duitnya Mau Dijadikan Apa? Harus Jelas

Hasil sidang adat terhadap pemilik toko minuman keras Cawan Mas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers