MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 23 Agustus 2019 09:59
Setelah Direlokasi Pedagang Pasar Keramat Ingin Diperlakukan Adil, Loh Kenapa???
RELOKASI : Aktivitas pedagang ikan di Pasar Keramat yang di relokasi sementara di kawasan Inhutani terlihat masih sepi serta masih kesulitan memperoleh air bersih,” Kamis (22/8).(HENY/ RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Sebagian pedagang ikan di Pasar Keramat direlokasi ke kawasan Inhutani. Omset penjualan anjlok karena pelanggan tidak mengetahui tempat relokasi.  

“Dua hari jualan disini masih sepi, karena masih ada pedagang ikan yang lain yang masih berjualan di Pasar Keramat,” ucap Yana, pedagang ikan yang direlokasi di lahan Inhutani, Kamis (22/8).

Yana berharap Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kotim memindahkan semua pedagang ikan di Pasar Keramat ke kawasan Inhutani.

“Kalau boleh kami meminta kepada pemerintah agar pedagang ikan yang masih berjualan di pinggir jalan Pasar Keramat dapat segera dipindah dan bergabung ke sini supaya pembeli juga bisa berbelanja ke sini,” ujarnya.

Selain penjualan yang sepi, pedagang juga masih kesulitan memperoleh air bersih. Hal tersebut diungkapkan Aloha, pedagang ayam.

“Dua hari ini, air masih belum ada, padahal yang namanya jualan ikan, air bersih sangat kami butuhkan,” ujarnya.

Penjualan pun juga masih sepi. Omset turun tajam dibandingkan dengan semasa berjualan di Pasar Keramat.

“Mencari Rp 200 ribu saja sulit di sini, kalau di Pasar Keramat, pendapatan bisa beberapa kali lipat,” ucapnya.

Pantauan Radar Sampit, sekitar 164 pedagang ikan di Pasar Keramat yang direlokasi di Inhutani telah mengisi tempat penampungan sementara yang dibangun menggunakan kayu dengan beratapkan seng. Pedagang pun terlihat masih beradaptasi alias masih menyesuaikan penjualan di lokasi yang baru.

Terpisah Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kotim Tahir mengatakan rencana target penyelesaian renovasi lapak ikan di Pasar Mangkikit diperkirakan selesai Desember 2019.  

 “Untuk sementara waktu selama proses pekerjaan renovasi lapak ikan dikerjakan, 164 pedagang berjualan di lahan milik Inhutani dulu,” ujarnya.

Pemerintah daerah bersama dengan Inhutani telah membuat surat perjanjian atas relokasi pedagang yang berada di kawasan Inhutani.

“Pemkab Kotim menyewa dengan pihak Inhutani. Jadi, pedagang memiliki tanggung jawab untuk membayar sewa per hari sebesar Rp 2.000 per pedagang,” ujar Tahir. 

Di samping itu, pedagang juga bertanggung jawab membayar petugas kebersihan sebesar Rp 7.000 per minggu, air sebesar Rp 2.000 per hari dan listrik Rp 10.000 per bulan. Jadi, setiap pedagang mengeluarkan biaya sekitar Rp 158.000 per bulan selama berada di kawasan Inhutani.

Renovasi pembangunan Pasar Keramat ini terselenggara melalui dana DAK APBN sebesar Rp 1,7 miliar.  Dengan anggaran ini, pemerintah akan membangun lapak yang lebih layak dan modern dengan luasan lapak sebesar 1,5 meter x 2 meter untuk 164 pedagang.

Sementara itu, berkenaan dengan permintaan pedagang agar pedagang ikan yang masih berjualan di Pasar Keramat akan segera ditindaklanjuti pemerintah.

”Pedagang ikan yang masih berjualan di Pasar Keramat nanti akan kita tertibkan agar mereka semua berkumpul jadi satu berjualan di Inhutani,” tandasnya. (hgn/yit)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 17:18

Mahasiswi Ditemukan Tak Bernyawa

PALANGKA RAYA – Mahasiswi semester tujuh Institut Agama Islam Negeri…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:36

Bagus Nih..!!! PT Katingan Indah Utama Salurkan CSR ke Desa Kabuau

SAMPIT – PT Katingan Indah Utama (KIU) anak perusahan Matahari…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:31

Puskesma Ketapang I Sampit Kampanyekan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun

SAMPIT – Bertepatan dengan peringatan hari cuci tangan pakai sabun…

Selasa, 15 Oktober 2019 15:14

NAH LOOO!!!! ASN Ini Gugat Pemkab Rp 3 Miliar

SAMPIT – Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab…

Selasa, 15 Oktober 2019 15:10
Mengenal Pengacara Cantik Anisa Dewi

Tak Janjikan Kemenangan, Tapi Berusaha Maksimal

Menjadi pengacara sudah jadi pilihan hidup Anisa Dewi (34). Perempuan…

Selasa, 15 Oktober 2019 12:26

Kemeriahan Ulang Tahun ke-57 Smansa

SAMPIT – Puncak Peringatan Ulang Tahun ke-57 SMA Negeri 1…

Senin, 14 Oktober 2019 10:17

Pemkab Tangani 65 Meter Kubik Sampah Per Hari

SAMPIT - Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas…

Senin, 14 Oktober 2019 08:40

SMPN 2 Sampit Tingkatkan Mutu Pendidikan Berbasis HOTS

SAMPIT – Melalui program pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pengelolaan…

Senin, 14 Oktober 2019 08:36

Pentingnya Seribu Hari Pertama Kehidupan

SAMPIT – Tumbuh kembang anak agar terhindar dari stunting perlu…

Sabtu, 12 Oktober 2019 14:29

”Tolong Jaga Dia. Dia anak saya. Jangan Lupa Sempatkan Gendong Dia!”

Puluhan tahun memelihara satwa langka, Sugiono harus rela melepas kepergiannya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*