MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 10 September 2019 21:56
APESSSSS..!!!! Asyik Makan, Setengah Miliar Melayang

Maling Pecah Kaca Kembali Beraksi

RUGI BESAR: Mobil Bariah jadi sasaran maling pecah kaca. Uang sebesar Rp 500 juta melayang seketika, Senin (9/9).(DODI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Pencurian bermodus pecah kaca kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Seorang pengusaha sarang burung walet asal Barito Selatan, Bariah (37), jadi korbannya. Uang sebesar Rp 500 juta milik bos walet itu digasak ketika dia tengah asyik makan  di Jalan Kahayan, Palangka Raya, (9/9).

Diduga Bariah sudah dibuntuti pelaku saat bertransaksi di bank. Tidak ada saksi yang melihat peristiwa tersebut. Termasuk tukang parkir di lokasi kejadian. Diduga aksi itu dilakukan komplotan maling pecah kaca yang sudah profesional. Polres Palangka Raya langsung menyebar personelnya untuk memburu pelaku.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, jajarannya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus tersebut. Pihaknya akan berupaya akan kasus tersebut diungkap secepatnya.

”Korban saat itu makan dan pelaku beraksi dengan memecahkan kaca bagian kanan, lalu mengambil uang Rp 500 juta di jok tengah. Korban baru saja mengambil uang itu dari bank bersama suaminya, lalu makan di lokasi kejadian hingga peristiwa terjadi,” kata Timbul.

Timbul menuturkan, berdasarkan olah TKP sementara, pelaku menggunakan sarana tersendiri untuk memecahkan kaca, sehingga tak diketahui korban maupun warga sekitar.

”Ini modus lama memecahkan kaca dengan sesuatu yang sudah dirancang. Masih kami selidiki dan kembangkan. Kami telah memeriksa beberapa saksi,” ujarnya.

Timbul menyesalkan peristiwa itu bisa terjadi. Padahal, dia sudah sering mengimbau warga apabila mengambil uang dalam jumlah besar meminta pengawalan dari aparat. Selain itu, tak menyimpan uang atau barang berharga di dalam mobil tanpa ada pengawasan.

”Pengawalan itu gratis. Semoga hal ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak,” pungkasnya.

Sementara itu, Bariah tak menyangka bakal kehilangan uang dengan jumlah besar dalam sekejap. ”Saya tidak menduga sampai kejadian ini terjadi. Yang hilang Rp 500 juta dan itu modal sekaligus hasil penjualan walet," ujarnya. (daq/ign)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 15:02

Diselingkuhi, Napi di Sampit -Bunuh Diri

SAMPIT – Seorang napi Lapas Kelas II B Sampit, ASM…

Jumat, 20 September 2019 10:50

Museum Kayu Bakal Dilengkapi Panggung Hiburan

SAMPIT-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berencana kembali menghidupkan kegiatan di…

Jumat, 20 September 2019 10:44

Dewan Inspeksi Kesiapan RSUD Atasi Pasien ISPA

SAMPIT-Ketua sementara DPRD Kotim Rimbun,  bersama dengan anggota DPRD lainnya…

Kamis, 19 September 2019 17:24

Kasat Sabhara Sukamara Meninggal Usai Patroli Karhutla

SUKAMARA – Jajaran Polres Sukamara berkabung. Kasat Sabhara Iptu Arif…

Kamis, 19 September 2019 09:41

Suara Kematian dari Amukan Kebakaran

SAMPIT – Sejumlah warga Desa Gunung Makmur, Kecamatan Antang Kalang,…

Rabu, 18 September 2019 17:31

Bisnis Hotel Tercekik Karhutla

SAMPIT – Dampak asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

Rabu, 18 September 2019 14:54

GEGER..!!! Buaya Muara Muncul di Kawasan PPM

SAMPIT – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Kotawaringin…

Rabu, 18 September 2019 13:56

Orangutan Diserang Infeksi Pernapasan

PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya…

Rabu, 18 September 2019 10:06

Akbid Muhammadiyah Kerjasama dengan Universitas di Taiwan

SAMPIT-- Akademi Kebidanan (Akbid) Muhammadiyah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan…

Rabu, 18 September 2019 09:54

BooS Salurkan Air Bersih dan Tebar Masker Gratis

SAMPIT- Wilayah Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur mengalami krisis bersih, dampak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*