MANAGED BY:
JUMAT
24 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 10 September 2019 21:56
APESSSSS..!!!! Asyik Makan, Setengah Miliar Melayang

Maling Pecah Kaca Kembali Beraksi

RUGI BESAR: Mobil Bariah jadi sasaran maling pecah kaca. Uang sebesar Rp 500 juta melayang seketika, Senin (9/9).(DODI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Pencurian bermodus pecah kaca kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Seorang pengusaha sarang burung walet asal Barito Selatan, Bariah (37), jadi korbannya. Uang sebesar Rp 500 juta milik bos walet itu digasak ketika dia tengah asyik makan  di Jalan Kahayan, Palangka Raya, (9/9).

Diduga Bariah sudah dibuntuti pelaku saat bertransaksi di bank. Tidak ada saksi yang melihat peristiwa tersebut. Termasuk tukang parkir di lokasi kejadian. Diduga aksi itu dilakukan komplotan maling pecah kaca yang sudah profesional. Polres Palangka Raya langsung menyebar personelnya untuk memburu pelaku.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, jajarannya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus tersebut. Pihaknya akan berupaya akan kasus tersebut diungkap secepatnya.

”Korban saat itu makan dan pelaku beraksi dengan memecahkan kaca bagian kanan, lalu mengambil uang Rp 500 juta di jok tengah. Korban baru saja mengambil uang itu dari bank bersama suaminya, lalu makan di lokasi kejadian hingga peristiwa terjadi,” kata Timbul.

Timbul menuturkan, berdasarkan olah TKP sementara, pelaku menggunakan sarana tersendiri untuk memecahkan kaca, sehingga tak diketahui korban maupun warga sekitar.

”Ini modus lama memecahkan kaca dengan sesuatu yang sudah dirancang. Masih kami selidiki dan kembangkan. Kami telah memeriksa beberapa saksi,” ujarnya.

Timbul menyesalkan peristiwa itu bisa terjadi. Padahal, dia sudah sering mengimbau warga apabila mengambil uang dalam jumlah besar meminta pengawalan dari aparat. Selain itu, tak menyimpan uang atau barang berharga di dalam mobil tanpa ada pengawasan.

”Pengawalan itu gratis. Semoga hal ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak,” pungkasnya.

Sementara itu, Bariah tak menyangka bakal kehilangan uang dengan jumlah besar dalam sekejap. ”Saya tidak menduga sampai kejadian ini terjadi. Yang hilang Rp 500 juta dan itu modal sekaligus hasil penjualan walet," ujarnya. (daq/ign)


BACA JUGA

Kamis, 23 Januari 2020 11:55

Sistem Zona Parkir di Sampit akan Dievaluasi

SAMPIT—Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mengevaluasi zona parkir yang…

Kamis, 23 Januari 2020 11:28

Tanam Buah-buahan Lokal, Kampanyekan Satu Biji untuk Bumi

Hari Sejuta Pohon menjadi penanda gerakan peduli lingkungan yang dilaksanakan…

Rabu, 22 Januari 2020 17:28

Appernas Jaya Ajukan Penambahan Kuota Rumah Subsidi

SAMPIT– Aliansi Pengembang Perumahan Nasional (Appernas) Jaya mengajukan penambahan…

Rabu, 22 Januari 2020 17:20

SMK N 2 Sampit Gelar Pembekalan PKL

SAMPIT – SMK N 2 Sampit membekali siswa-siswinya untuk mempersiapkan…

Rabu, 22 Januari 2020 15:20

Dua Pemuda Curi Alat Musik Gereja

KASONGAN - Dua pemuda berinisial N dan M diringkus polisi…

Rabu, 22 Januari 2020 14:41

Kantor Kecamatan Baamang Akan Dipindah

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus pelakukan penataan dan…

Rabu, 22 Januari 2020 14:37

AGC Bertekad Tingkatkan Taraf Hidup Penambang Emas Skala Kecil

SAMPIT- Artisanal Gold Council (AGC) berkunjung ke kantor Radar Sampit,…

Selasa, 21 Januari 2020 15:18

Tinggalkan Anak Masih Kecil Belanja, Pasutri Tewas Tertindih Truk Pengangkut Tanah

SAMPIT – Pasangan suami istri Dadang Suharto (42) dan Leny…

Selasa, 21 Januari 2020 14:12

Renovasi Pasar Keramat Molor

SAMPIT – Beragam kendala dalam renovasi lapak ikan di Pasar…

Selasa, 21 Januari 2020 10:22

Pemkab Kotim Terus Upayakan Pemerataan Pembangunan

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terus mengupayakan pembangunan merata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers