MANAGED BY:
KAMIS
06 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 17 September 2019 15:11
Akan Tetapkan Tanggap Darurat Karhutla
TINJAU KARHUTLA: Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah bersama Kapolres Kobar AKBP Arie Sandi ZS, dan Kepala BPBD Petrus Rinda, meninjau lokasi kebakaran lahan gambut di KM 12 Raja Seberang, Senin (16/9).(SULISTYO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawangin Barat (Kobar) akan meningkatkan status siaga karhutla menjadi tanggap darurat karhutla. Peningkatan status tersebut merujuk pada dampak kabut asap yang semakin parah beberapa pekan terakhir.

“Menyikapi kabut asap yang semakin pekat, kami besok (hari ini) akan menggelar rapat terbatas untuk menaikan status dari siaga karhutla menjadi tanggap darurat karhutla,” kata Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah saat meninjau lokasi karhutla di KM 11, Jalan Pangkalan Bun - Kolam, Senin (16/9) sore.

Bupati menegaskan untuk saat ini penanganan karhutla di Kabupaten Kobar sudah maksimal baik melalui penanganan darat dan udara. Ia mengakui, kondisi luas dan banyaknya hotspot yang ada di Kabupaten Kobar tidak sebanding dengan jumlah personil dan peralatan yang dimiliki. Tentunya keterbatasan tersebut membuat Satgas Karhutla harus bekerja ekstra keras melakukan penanganan, terlebih di area gambut tebal seperti di Kelurahan Raja Seberang.

“Mengingat gambut ini begitu tebal, water bombing juga tidak dapat mengatasinya, karena yang padam hanya dipermukaan sementara bagian dalam gambut masih menyala,” terangnya.

Ia juga menyebut, saat ini yang menjadi kendala adalah ketersediaan air di wilayah lahan gambut sudah kekering dan hal itu menjadi kendala tersendiri bagi tim.

Selain itu, mengingat lokasi kebakaran saat ini banyak yang menyasar di dekat permukiman penduduk, ia meminta kepada Satgas Karhutla untuk memprioritaskan pemadaman di area permukiman karena hal ini berkaitan dengan nyawa dan harta masyarakat, hal ini bukan berarti bahwa penanganan di lahan tidak penting.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers