MANAGED BY:
KAMIS
06 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 17 September 2019 16:32
Bencana Asap 2015 Terulang, Bukti Pemerintah Gagal
SEMAKIN PEKAT: Kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya semakin pekat, Senin (16/9) . Pemkot Palangka Raya berencana menaikkan status tanggap karhutla hari ini.(DODI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan terulangnya bencana asap 2015, secara tidak langsung memperlihatkan kegagalan pemerintah mengatasi masalah itu. Ironisnya, kegagalan itu terjadi secara terstruktur dan masif, mulai dari pusat hingga daerah.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Kalimantan Tengah (Kalteng) Dimas Novan Hartono mengatakan, karhutla terus berulang hampir setiap tahun. Namun, pemerintah belum bisa menyelesaikan masalah tersebut.

”Karhutla ini bukan bicara pemadaman saja, tetapi proses lainnya. Salah satunya restorasi dan meyakinkan keterlibatan masyarakat. Jika terjadi karhutla, masyarakat jadi kambing hitam sebagai pelaku pembakaran,” kata Dimas.

Dimas menuturkan, pemerintah harusnya memiliki sistem pemberitahuan dini terkait kebakaran. Namun, sistem itu tidak berkerja. Seharusnya, lokasi yang dilakukan restorasi merupakan wilayah yang dianggap rawan kebakaran. Namun, wilayah itu justru tidak dilakukan pembahasan.

Menurutnya, penanganan baru dilakukan ketika terjadi kebakaran melalui pemadaman. ”Saya menilai langkah pemerintah tidak maksimal,” ujarnya.

Dia menegaskan, pemerintah gagal menangani karhutla. Pembahasan mengenai pencegahan bencana itu tidak dilakukan dengan baik. Meski ada beberapa langkah pemerintah, seperti penyediaan sumur bor, namun ada indikasi sumur bor fiktif. Selain itu, anggaran yang dikucurkan seolah mubazir karena bencana asap kian parah.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers