MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 19 September 2019 10:07
Awas!!! Anak-Anak Sebaiknya Jangan Bermain di Luar
Masih ada anak-anak yang main di luar rumah. Padahal asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih pekat di Sampit, Kalimantan Tengah.(IST)

PROKAL.CO, SAMPIT-- Kondisi kabut asap yang masih melanda Kotim saat ini, diharapkan jadi perhatian bagi para orang tua agar menghindari anak-anak mereka bermain di luar ruangan dan luar rumah. Seperti ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim Suparmadi, bahwa tujuan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meliburkan sekolah,  yakni agar anak-anak tidak beraktivitas di luar ruangan.

Dikatakannya, upaya yang dilakukan pemerintah untuk meliburkan sekolah  akan terkesan sia-sia, jika orangtua malah tidak peduli dengan kesehatan anak mereka, dengan membiarkan bermain di luar rumah.

"Upaya yang dilakukan pemerintah akan sia-sia, kalau orangtua tetap membiarakan anak mereka untuk beraktivitas di luar rumah. Anak akan tetap terpapar asap dan rawan terdampak penyakit yang ditimbulkan kabut asap," imbuhnya, kemarin.

Suparmadi melanjutkan, kepedulian orangtua harus lebih ekstra, dan upaya yang dilakukan pemerintah harus juga diawasi orangtua, jangan membiarkan anak ke luar rumah. Sebab asap akan rentan menimbulkan ganguan kesehatan sepertihalnya batuk, sesak napas, dan penyakit lainnya.

"Pemerintah meliburkan sekolah, agar anak-anak tetap sehat. Berada di rumah dan terisolasi  dari asap sehingga tidak sakit," cetusnya.

Untuk itu dirinya kembali mengimbau kepada para orang tua agar memperhatikan hal tersebut. Sebab kabut asap yang menimbulkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dapat membuat penderita meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data Dinkes Kotim, pada Juli lalu terdata penderita ISPA sebanyak 2.625 orang, Agustus 3.625 orang, terjadi kenaikan sekitar seribu orang penderita ISPA dalam sebulan. Di bulan Juli penderita paling tinggi terdapat di Puskesmas Ketapang II, sebanyak 227 orang, dan Agustus di Puskesmas Parenggean 478 kasus. Hal ini menunjukan bahwa pendeita ISPA bukan hanya terjadi di dalam kota, namun juga di luar kota. (dc/gus)

 

       

 


BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 22:17

Dishub Diminta Tambah Traffic Light

<p><strong>PALANGKA RAYA</strong> &ndash; DPRD Kota Palangka Raya menilai sejauh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers