MANAGED BY:
JUMAT
22 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Senin, 14 Oktober 2019 11:13
Perubahan Musim Ancam Pembudidaya Ikan

PROKAL.CO, SAMPIT – Perubahan musim acap kali berpengaruh terhadap budidaya ikan. Petani perlu mengantisipasi kematian ikan dalam jumlah besar.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur Heriyanto mengatakan, ada beberapa pemicu ikan mati saat peralihan musim kemarau ke musim penghujan. Di antaranya munculnya banyak hama penyakit, perubahan kualitas air kolam, dan kurangnya sinar matahari.

“Musim penghujan dapat mengancam keberlangsungan hidup ikan budidaya karena dapat memicu tingginya jumlah hama dan mikrorganisme penyebab penyakit pada ikan,” jelasnya.

Lebih lanjut perubahan kualitas air kolam juga menjadi salah satu pemicunya. Air hujan biasanya memiliki tingkat keasaman yang tinggi sehingga berpengaruh pada kondisi air kolam.  

“Kondisi keasaman pada air kolam akibat banyaknya air hujan,” ungkapnya.

Penyebab lainnya yang menjadikan ikan mati setelah hujan adalah waktu hujan berlangsung sangat lama sehingga sinar matahari yang masuk ke dalam kolam dapat berkurang.

“Kurangnya sinar matahari dapat memicu oksigen di dalam kolam berkurang yang menyebabkan banyak ikan menjadi mati,” tuturnya.

Menurut Heriyanto, hujan yang sempat terjadi di Sampit hasil dari modifikasi cuaca beberapa waktu lalu belum berpengaruh terhadap budidaya ikan di kolam. Sampai dengan ini belum ada laporan ikan yang mati akibat perubahan kondisi air.  

Dijelaskannya, ada beberapa cara mengatasi dan mencegah ikan mati setelah hujan, yaitu membuat atap agar air hujan tidak masuk ke kolam.

“Garam ikan merupakan solusi lebih murah dibandingkan harus membuat atap untuk kolam terutama yang ukurannya sangat besar. Garam yang diberikan dalam kolam dapat membantu mempertahankan pH agar tidak asam saat hujan datang,” terangnya.

Cara lainnya yang juga dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kematian pada ikan setelah hujan adalah dengan meningkatkan oksigen di dalam kolam. (yn/yit)


BACA JUGA

Jumat, 22 November 2019 10:27

UPT BKN Cek Persiapan Alat Tes CPNS Seruyan

KUALA PEMBUANG - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Nasional…

Jumat, 22 November 2019 10:24

Seruyan Budayakan Gemar Ikan Sejak Dini

KUALA PEMBUANG - Kabupaten Seruyan merupakan salah satu daerah yang…

Jumat, 22 November 2019 10:20

Bupati Serahkan Bantuan Perikanan

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan terus berkomitmen memberikan…

Jumat, 22 November 2019 10:16

Tingkatkan Kreativitas Istri ASN di Kotim

SAMPIT-- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar…

Jumat, 22 November 2019 10:13

Jalan Masuk Sirkuit Telah Ditimbun

SAMPIT - Pembangunan sirkuit roadrace oleh Dinas Pemuda dan Olahraga…

Jumat, 22 November 2019 10:09

Program Berakhir, Pemdes Diminta Tetap Berinovasi

SAMPIT – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kotawaringin Timur…

Jumat, 22 November 2019 10:07

Kerusakan Akibat Proyek Drainase akan Diperbaiki

SAMPIT - Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyebut…

Kamis, 21 November 2019 10:08

Rumah Sakit Launching Pelayan Ujang

KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan Yulhaidir meminta Rumah Sakit Umum…

Kamis, 21 November 2019 10:02

Bupati Seruyan Beri Motivasi Para Pelajar

KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan Yulhaidir memberi motivasi dan berbagi…

Kamis, 21 November 2019 09:59

Sekolah Harus Miliki Cara Tangani ABH

SAMPIT— Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*