MANAGED BY:
RABU
23 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 18 November 2019 14:36
Larangan Bakar Susutkan Lahan Pertanian
MULAI TANAM: Warga Desa Sebuai, Kecamatan Kumai, mulai menanam padi perdana di demplot persawahan tanpa bakar.(DTPHP/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN – Larangan membakar untuk membuka lahan pertanian tanaman pangan sempat menyusutkan produksi. Namun kini upaya peningkatan pertanian tanpa bakar telah dilakukan meski masih belum maksimal.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana, Dinas TPHP Kotawaringin Barat, Suryati mengatakan bahwa upaya mendukung program pembangunan pertanian tanaman pangan dari pemerintah pusat dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami berbagai kendala, di antaranya kebiasaan masyarakat yang membuka lahan dengan membakar.

Kebiasaan masyarakat tersebut justru bertentangan dengan kebijakan pemerintah terkait larangan pembukaan lahan dengan membakar. “Implikasinya mengakibatkan penurunan luasan tanaman pangan khususnya padi. Berbagai upaya telah kita lakukan baik dari pusat maupun dari pemerintah daerah setempat, namun masih belum mampu menjadi solusi,” kata Suryati, Minggu (17/11).

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) untuk membuka maupun mengolah lahan. Mengingat upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil, maka pemerintah daerah akan melibatkan tenaga ahli dan profesional, dalam hal ini adalah Litbang Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

“Pada akhir tahun 2017 Kementerian RI telah menugaskan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian RI, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Lahan Pertanian, Balai Penelitian Tanah untuk melakukan survey di Kabupaten Kotawaringin Barat untuk mencari solusi alternatif dalam mengolah lahan tanpa bakar,” ungkapnya.

Dan pada tahun 2018 dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) antara Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dengan Badan Litbang Kementan RI tentang Penelitian dan Pengembangan Sumber daya Lahan Pertanian di Kabupaten Kotawaringin Barat dan kegiatan demplot pembukaan lahan tanpa bakar di desa Kumpai Batu Atas, Kelurahan Kotawaringin Hilir, dan Desa Sebuai.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers