MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 26 November 2019 14:46
Harga Telur di Sampit Merangkak Naik
MELONJAK: Penjualan harga telur di Pasar Tradisional Sampit mulai mengalami kenaikan sejak lebih dari sepekan.(HENY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Belum menginjak Desember, harga telur di pasar tradisional Sampit mulai mengalami kenaikan. Kenaikan harga itu diperkirakan akan terus terjadi hingga menjelang perayaan Natal dan tahun baru.

Risnawati (36), pedagang telur di Pasar Subuh Jalan MT Haryono menuturkan, kenaikan harga telur sudah dialami selama sepekan terakhir dari harga Rp 1.600 menjadi Rp 1.800 per butir.

”Sudah satu minggu ini harga telur naik. Kabarnya besok akan mengalami kenaikan lagi,” ujarnya.

Jika dalam sehari dia kedatangan sebanyak 100 ikat telur, saat ini penjualan terus merosot dan pembeli banyak datang dari warga di perusahaan dan langganan tetapnya.

”Normalnya seikat dikenakan harga Rp 230 ribu, sekarang sudah Rp 265 ribu. Seminggu yang lalu kami masih bisa menjual telur seharga Rp 43 ribu per tabak. Sekarang  per tabaknya naik menjadi Rp 48 ribu. Itu pun yang paling banyak membeli lagganan kami dan dari orang sawitan,” ujarnya.

Risna menuturkan, kenaikan harga telur sangat berpengaruh terhadap penjualannya. Jika pada harga stabil, konsumen langganannya bisa membeli 20 tabak/sak, sekarang membeli kurang dari separuhnya hanya membeli 10 tabak/sak.

”Dikira kalau harga telur naik, untung kami juga naik. Enggak. Saya yang sakit menjualnya, karena perputaran penjualan berkurang. Biasanya, orang beli 10 tabak jadi 5 tabak, mereka mengurangi pembelian,” keluh Risna.

Meskipun harga terus mengalami kenaikan, dia tak ingin ikut menaikkan harga, mengingat pembelinya sebagian besar pelanggan tetap.

”Harga sama saja, mau kami naikkan serba salah, kebanyakan pembeli sudah menjadi pelanggan tetap. Dikatakan rugi, ya pasti rugi, tetapi semoga saja harga dari distributor lekias stabil,” ujarnya.

Menurutnya, selama bertahun-tahun dia berjualan kenaikan harga telur memang kerap dialami ketika menjelang perayaan Natal dan tahun baru.

”Lebaran tidak begitu naiknya, tetapi kalau setiap natalan dan tahun baru pasti naik. Tidak bisa dihindari,” pungkasnya. (hgn/ign)


BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 14:15

Tim Javana B Kampiun Liga Smansa 2020

SAMPIT – Liga Smansa (SMAN 1 Sampit) kembali dilaksanakan tahun…

Jumat, 24 Januari 2020 14:01

Apeesss.. Rp 6,9 Miliar Raib untuk Bisnis Karet

SAMPIT – Penipuan dengan modus cek palsu mulai memasuki persidangan…

Jumat, 24 Januari 2020 11:15

Jelas! Jilbab Wajib Bagi Perempuan

Bismillah. Sungguh mengherankan pada hari ini, ada sebagian orang atau…

Jumat, 24 Januari 2020 10:03

Dua Desa di Kotim Seleksi Ulang Pilkades

SAMPIT – Dua desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yaitu,…

Kamis, 23 Januari 2020 16:31

Mobil Diambil Paksa Leasing, Pemilik Lapor Polisi dan DAD

SAMPIT–Aksi debt collector membuat Dian Arsandi kelimpungan. Warga Pangkalan Bun,…

Kamis, 23 Januari 2020 11:55

Sistem Zona Parkir di Sampit akan Dievaluasi

SAMPIT—Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mengevaluasi zona parkir yang…

Kamis, 23 Januari 2020 11:28

Tanam Buah-buahan Lokal, Kampanyekan Satu Biji untuk Bumi

Hari Sejuta Pohon menjadi penanda gerakan peduli lingkungan yang dilaksanakan…

Rabu, 22 Januari 2020 17:28

Appernas Jaya Ajukan Penambahan Kuota Rumah Subsidi

SAMPIT– Aliansi Pengembang Perumahan Nasional (Appernas) Jaya mengajukan penambahan…

Rabu, 22 Januari 2020 17:20

SMK N 2 Sampit Gelar Pembekalan PKL

SAMPIT – SMK N 2 Sampit membekali siswa-siswinya untuk mempersiapkan…

Rabu, 22 Januari 2020 15:20

Dua Pemuda Curi Alat Musik Gereja

KASONGAN - Dua pemuda berinisial N dan M diringkus polisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers