MANAGED BY:
SENIN
01 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 06 Desember 2019 15:43
Warga Tolak Simah Laut
Pelaksanaan simah laut di Pantai Ujung Pandaran, Kotawaringin Timur. (DOK.RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Simah Laut, mendapat penolakan dari sejumlah warga. Muhammada Khairudin, pemuda Masjid Aminul Hadi, Desa Ujung Pandaran, meminta event yang akan dilaksanakan di kawasan itu pada 8 Desember mendatang dibatalkan. 

Penolakan tersebut dia tuangkan dalam surat terbuka yang ditujukan kepada Bupati Kotim dan Kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim. ”Dibatalkan serta dihapuskan dari agenda tahunan," tegas Khairudin, Kamis (5/12). 

Khairudin menuturkan, pihaknya berniat memberi tahu dengan baik-baik penolakan itu. ”Kami tidak ingin anarkis, apalagi sampai  menghancurkan fasilitas-fasilitas negara,” ucapnya. 

Menurutnya, ada pegawai di dinas tersebut yang menolak acara itu. Namun, mereka tidak berani menyuarakan. 

”Kalau didiskusikan secara terbuka, insya Allah ada alternatif acara selain Simah Laut. Masalahnya, mereka tidak mau berdiskusi," tambahnya. 

Dia menambahkan, pantai lain di Kalimantan Tengah tak pernah menggelar festival Simah Laut, ritual melarung sesajen ke lautan. ”Kami sudah telusuri. Kenapa hanya ada di Ujung Pandaran (Kotim) saja? Kami heran," cetusnya. 

Dia menuturkan, agenda tahunan itu sebelumnya sudah pernah ditolak, namun masih tetap dilaksanakan. Dalam surat terbukanya, Khairudin juga menulis Simah Laut bertentangan dengan agama Islam. 

”Ada pegawainya yang curhat menolak acara itu karena bertentangan dengan ajaran agama Islam. Tapi mereka cuma bisa diam dan bungkam," katanya. 

Dia menambahkan, apabila ada pernyataan akan mengubah format acara atau  melarung sesajen ditiadakan, pihaknya sudah tidak percaya lagi. 

”Intinya, kami minta dibatalkan. Kami sudah tidak percaya. Tahun 2018 bicaranya juga tidak ada melarung sesajen, tapi nyatanya tetap ada prosesi ke tengah laut. Kami ada bukti bahwa tahun lalu masih ada prosesi melarung sesajen ke laut," tegasnya. (yn/ign) 

 


BACA JUGA

Senin, 01 Juni 2020 14:23

Corona Mengubah Tradisi Komunikasi Langsung

KOMUNIKASI menjadi keharusan bagi setiap orang. Dalam kondisi pamdemi ini,…

Senin, 01 Juni 2020 10:34

Pemkab Kotim Peringatkan Pedagang

SAMPIT – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Kotawaringin Timur…

Sabtu, 30 Mei 2020 14:11

Bos Kayu asal Sampit ini Pasok Sabu Capai 10 Kg Per Bulan

PALANGKA RAYA –  Ferdinan Pongo alias Acong (45) diduga sering…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:47

Terungkap..!!! Pelaku Pembacokan Amang Ontoy di Telaga Baru Terkenal Meresahkan

SAMPIT - Tim penyidik Kepolisian Sektor (Polsek) Ketapang, Jumat (29/5)…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:23

DUH NGERI..!! King Kobra Bertelur Tak Mau Pergi dari Kebun Warga

SAMPIT - Hampir tiga minggu lamanya ular jenis king kobra…

Jumat, 29 Mei 2020 14:09

Digitalisasi sebagai Solusi Korporasi bertahan di Situasi Pandemi COVID-19 

Di tengah situasi pandemi Covid-19, Telkom Group tetap berkomitmen untuk…

Jumat, 29 Mei 2020 11:28

Jangan Bosan! Warga Diminta Tetap Waspada dan Disiplin Cegah Covid-19

SAMPIT-Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diimbau untuk tetap waspada, jangan…

Jumat, 29 Mei 2020 09:10

Aktivitas Bongkar Muat Picu Kerusakan Jalan di Kotim

SAMPIT – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…

Jumat, 29 Mei 2020 09:07

Modus Belikan Paket Data Internet, ABG “Digoyang” di Kebun Sawit

SAMPIT - Entah apa yang ada dipikiran ZO, pria 39…

Jumat, 29 Mei 2020 08:37

BNI Sampit Salurkan Bantuan Sosial

SAMPIT – Kementerian Sosial RI menggandeng PT. Bank Negara Indonesia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers