MANAGED BY:
SABTU
29 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Senin, 20 Januari 2020 14:46
Kasihan!!! Warga Kota Besi Ini Berjuang Sembilan Tahun Melawan Kanker
AKSI SOSIAL: Sejumlah pemuda berkunjung ke kediaman Rini, penderita kanker di Kotim.(DIAN TARESA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Hidup yang harus dijalani Rini (36), warga Desa Bajarum, Kecamatan Kotabesi, sangat berat. Wanita itu harus berjuang melawan penyakit mematikan yang menggerogoti kesehatannya; kanker.

Siah, ibu Rini, mengaku tak menyangka anaknya bisa terkena kanker. Kondisinya terus memburuk setelah Rini melahirkan anaknya.

”Awalnya hanya tumbuh bisul kecil di bagian punggung saat hamil. Setelah itu semakin membesar dan saat mau melahirkan harus dioperasi. Setelah itu, keadaannya semakin mengkhawatirkan dan sudah tidak bisa berdiri lagi,” ujarnya.

Rini memiliki seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Dengan kondisi yang mengkhawatirkan, sejumlah pemuda yang prihatin pada kondisinya menyambangi rumahnya dan memberikan bantuan.

Tak ada sepatah kata pun meluncur dari mulut Rini terkait bantuan itu. Dia sudah tak bisa lagi berbicara. Bahkan, meminta minum pun dilakukan dengan isyarat kedipan mata.

Siah mengungkapkan, Rini sempat melahirkan anak kembar. Namun, hanya satu yang berhasil diselamatkan. ”Anaknya sampai sekarang sudah SD kelas 3. Kalau suaminya, keseharian bekerja di kebun mencari rotan," ujarnya.

Rahmad Jimmy, pemuda Sampit yang menyambangi Rini menuturkan, dia mengetahui Rini mengidap kanker berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat. Dia lalu mengajak rekan-rekannya untuk berkunjung dan memberikan bantuan.

”Kita memberikan bantuan beras, telur, dan bubur instan, karena Ibu Rini sudah tidak bisa lagi makan makanan lain selain bubur. Ibu Rini juga sekarang tidak bisa menggunakan baju lagi. Hanya diselimuti sarung," ucapnya.

Jimmy juga akan berupaya mengajak rekan-rekannya di Sampit serta beberapa komunitas sosial untuk memberikan bantuan kepada Rini. ”Dari keterangan keluarga, menurut dokternya, waktu di operasi Ibu Rini sudah tidak bisa diobati lagi," tandasnya. (dia/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Februari 2020 10:07

Musirawas Group Gelar Apel Kesiapsiagaan Bulan K3

SAMPIT–Perusahaan perkebunan sawit yang tergabung dalam Musirawas Group melaksanakan Apel…

Jumat, 28 Februari 2020 10:11

DP3AP2KB Kotim Terima Kunjungan BKKBN Pusat

SAMPIT - Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk…

Jumat, 28 Februari 2020 10:04

Gali Potensi Inovasi Teknologi Tepat Guna

SAMPIT - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kotawaringin…

Jumat, 28 Februari 2020 09:58

Puluhan Debitur Akad KPR Bersamaan

SAMPIT–Angin segar kembali berhembus untuk warga yang mendambakan perumahan subsidi.…

Rabu, 26 Februari 2020 14:35

Korban Keracunan Kue Ultah Diberi Santunan

SAMPIT – Sebanyak 22 siswa/i Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5…

Rabu, 26 Februari 2020 13:40

Rumah di Bawah Rp 300 Juta Paling Diminati

SAMPIT - Berdasarkan data peminat rumah murah BTN yang masuk…

Rabu, 26 Februari 2020 09:54

Bank Kalteng Gelar Dialog Bersama UMKM

SAMPIT – Bank Kalteng menggelar Dialog Interaktif bersama UMKM di…

Selasa, 25 Februari 2020 15:07

Perahu Karam, Pemancing Tenggelam

SAMPIT – Dua nyawa melayang di Sungai Mentaya, tepatnya Kelurahan…

Selasa, 25 Februari 2020 10:38

Pelaku Pencabulan Terancam Hukuman Berat

NANGA BULIK- Sidang persetubuhan terhadap anak di bawah umur dengan…

Selasa, 25 Februari 2020 10:06

Pasokan Handphone dari China Berkurang

SAMPIT – Wabah virus corona berdampak terhadap pasokan telepon selular…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers