MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 08 Februari 2020 09:56
Satpol PP Gerebek Warung Mesum
DIDATA ; Setelah didata para Mucikari dan PSK diwajibkan emmbuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Tak hanya itu pemilik tanah tempat berdirinya warung remang-remang (mesum) juga diminta tandatangan.( RIA MEKAR/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

NANGA BULIK- Satuan Polisi Pamong Praja Lamandau kembali menggerebek sejumlah warung kopi remang-remang di Jalan Trans Kalimantan. Para pemilik warung seolah tak pernah jera. Selain melanggar aturan, mereka diduga menjalankan prostitusi terselubung.

Penggerebekan itu dilakukan setelah aparat penegak perda itu melakukan patroli

pada Kamis (6/2) malam pukul 21.30 Wib hingga Jumat (7/2) dini hari. Sedikitnay 10 orang dijaring dalam penggerebekan itu. Lima orang di antaranya diketahui sebagai mucikari yang terdiri dari dua pasang suami istri dan seorang ibu-ibu. Sedangkan PSK yang terjaring ada lima orang .

“Sesuai dengan instruksi Bupati dan Perda tentang ketertiban umum bahwa setiap orang dilarang berlaku atau berbuat asusila, dilarang menjadi PSK, menyuruh/memfasilitasi dan memaksa orang lain menjadi PSK, memakai jasa PSK, hingga menyediakan tempat yang digunakan untuk bertindak mesum/asusila dalam bentuk apapun,” ujar Kepala Satpol PP dan Damkar, melalui Kabid Trantibum Hendroplin.

Agar tidak mengulangi perbuatannya, mereka diminta membuat surat pernyataan dan perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya. Tidak hanya penyedia tempat dan mucikari saja, sampai ke pemilik lahan yang menyewakan tanah juga diwajibkan tandatangan surat perjanjian.

“Kita sebenarnya melakukan razia ke delapan tempat, empat tempat berhasil terjaring, empat lokasi sisanya masih tutup,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa para PSK yang terciduk kali ini rata-rata berusia di atas 40 tahun. Pada umumnya mereka berasal dari Jawa dan berasal dari keluarga broken home, sudah bercerai atau ditinggal suami. Sementara itu dari informasi yang dihimpun mereka memasang tarif dikisaran Rp 150- 250 ribu.

“Pemilik warung remang-remang itu tidak hanya sekali ini saja ditangkap, untuk pekerjanya mereka selalu berganti setiap tiga bulan sekali,” bebernya. (mex/sla)

Saksikan juga videonya..


 

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers