MANAGED BY:
SABTU
22 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 14 Februari 2020 10:27
Pentingnya Sertifikat Tanah bagi Warga
SERTIFIKAT TANAH : Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotim Parimus membagikan sertifikat tanah milik warga di Desa Sebagi, Kecamatan Telawang, Rabu (12/2) tadi.(DPRD KOTIM FOR RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Parimus mendukung program sertifikasi lahan milik masyarakat terus dilakukan oleh pemerintah.

Hal ini sebagai bentuk kepastian hukum, kepemilikan lahan dan pekarangan milik masyarakat. Selain itu juga untuk mencegah adanya konflik kepemilikan lahan  kedepannya.

“Saya mendukung sekaligus mengapresiasi pemberian sertifikasi lahan milik masyarakat baik itu melalui program Prona (Proyek Operasi Nasional Agraria) atau sejenisnya yang menjadi program pemerintah. Ini sebagai bentuk untuk pendaftaran semua tanah milik masyarakat,” kata Parimus ditemui usai membagikan sertifikat gratis kepada masyarakat di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kotim, Rabu (12/2) tadi.

Parimus menyebutkan, dengan adanya sertifikasi lahan milik masyarakat ini, maka potensi kedepannya terjadi sengketa dan sejenisnya sudah bisa diminimalisir. Selain itu juga, Parimus mengakui sertifikat itu bisa jadi modal masyarakat untuk mengakses modal di Perbankan.

“Dengan modal sertifikat, masyarakat bisa mendapatkan modal untuk bangun usaha, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Ketua DPC Demokrat Kotim ini.

Parimus mengakui untuk masyarakat lokal memang banyak belum mengantongi surat kepemilikan tanah, mereka menganggap itu sebagai warisan dan tanah leluhur.

Maka dari itu, alangkah baiknya program pendataan tanah milik masyarakat kedepan lebih ditingkatkan jumlahnya untuk daerah-daerah pelosok.

“Banyak lahan masyarakat tidak bersurat, tidak ada bukti kepemilikan, tapi secara faktual mereka yang menguasai lahan secara turun temurun. Dan  untuk segmentasi masyarakat ini yang perlu jadi objek dari program tersebut, supaya hak-hak mereka bisa diakui oleh negara,” tegas Parimus. (ang/fm)


BACA JUGA

Jumat, 21 Februari 2020 12:11

Agustiar Sabran: Bijak Berpendapat, Hargai Budaya Lokal

PALANGKA RAYA – Masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah diminta tetap santun…

Jumat, 21 Februari 2020 12:04

Wah Asiknyaa..!!! Kita Bisa Punya Rumah Sendiri Gaes

Manfaat produk layanan digital Bank mendukung perumahan rakyat juga dirasakan…

Jumat, 21 Februari 2020 11:59

Milenial Jadi Mudah Cari Rumah

Generasi milenial akrab dengan dunia maya. Semua serba online. Termasuk…

Selasa, 18 Februari 2020 09:37

BPBD Siagakan Petugas di Cempaga Hulu

SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur menerjunkan…

Senin, 17 Februari 2020 11:39

TMS Daihatsu Selenggarakan Customer Gathering

SAMPIT – Dealer Resmi TMS Daihatsu Cabang Sampit menyelenggarakan Customer…

Sabtu, 15 Februari 2020 15:32

Geger...Sanca Kembang Keliaran di Atas Plafon Rumah Warga

SAMPIT – Warga Jalan Delima 7, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang,…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:50

Sekda, Dandim, dan Kapolres Kotim Serahkan SPT Tahunan

SAMPIT – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sampit bekerja sama…

Jumat, 14 Februari 2020 11:14

Jagat Maya Memanas, Bahas Penganiayaan Remaja, Polisi Tegaskan Proses Hukum Pelaku

SAMPIT – Kasus kriminal yang berujung pada sentimen SARA (suku,…

Jumat, 14 Februari 2020 10:27

Pentingnya Sertifikat Tanah bagi Warga

SAMPIT - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur…

Kamis, 13 Februari 2020 17:30

1.106 Peserta Tes CPNS Kotim Penuhi Passing Grade

SAMPIT – Sebanyak 1.106 peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers