MANAGED BY:
RABU
03 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Senin, 30 Maret 2020 15:07
Terkait Pandemi Korona, Kelonggaran Kredit Berdasarkan Analisa

Warga Berkumpul Terus Dirazia

PENERTIBAN: Tim gabungan masih menemukan masyarakat berkumpul dan berkatiVitas tidak sesuai instruksi dari pemerintah dalam pencegahan virus Korona (Covid-19).(DODI RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Adanya kebijakan dari pemerintah pusat yang akan meringankan angsuran kredit di jasa keuangan terkait penyebaran Virus Korona (Covid-19), dijelaskan oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah (Kalteng). Kepala OJK Kalteng Otto Fitriandy menegaskan kebijakan yang dilontarkan Presiden Jokowi tersebut, penerapannya dilihat dalam konteks industri jasa keuangan.

Dijelaskannya, saat ini stimulus OJK memberikan kelonggaran bagi bank dan lembaga pembiayaan untuk menganalisa mana debitur yang benar terdampak langsung dan mana yang tidak terdampak,  adanya pandemi Covid-19.

”Jadi bukan untuk semua debitur. Jika semua debitur tidak mau membayar cicilan padahal mampu membayar maka akan memberikan dampak kerugian bagi sektor perbankan dan lembaga pembiayaan," ujarnya.

Otto melanjutkan, terkait hal itu diharapkan masyarakat tidak salah kaprah dan yang masih mampu membayar dan tidak terdampak pandemi covid, tetap melakukan pembayaran. Walaupun di sisi lain, pihaknya mengharapkan industri keuangan responsif dengan segera menerapkan aturan tersebut.

”Ingat, keringanan itu bagi masyarakat yang benar-benar terdampak. Tetapi jika tidak terdampak maka harus melakukan kewajiban seperti biasa kepada bank dan lembaga pembiayaan,” tegasnya lagi.

Sementara itu, langkah tegas terus dilakukan tim gabungan terhadap masyarakat yang berkumpul di suatu tempat, padahal sudah ada larangan. Hal itu terlihat saat tim mendatangi warga berkumpul di beberapa titik, seperti di jalan Rajawali, Mahir Mahar, Yos Sudarso dan RTA Milono, Sabtu (28/3) malam.

Tim pun melakukan pembubaran paksa , sambil menyampaikan maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Covid-19. Salah satunya tidak mengadakan kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak,  baik di tempat umum atau pun di lingkungan sendiri.

Kabag Ops Polresta Palangka Raya Kompol Hemat Siburian mengatakan,  langkah tersebut  sebagai wujud kecintaan pemerintah kepada masyarakat. Yakni sementara waktu meminta untuk tidak berkumpul ataupun melakukan pertemuan seiring semakin mewabahnya penyebaran virus korona (Covid-19), yang saat ini terjadi.

”Kapolri Jenderal Idham Azis sudah mengeluarkan maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Covid-19. Maklumat itu berdasarkan asa  Salus populi suprema lex esto, keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi,” paparnya.

Hemat menambahkan, masyarakat tetap diminta tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dan mengikuti informasi serta imbauan resmi yang dikeluarkan pemerintah.

Selain itu masyarakat diminta agar tidak melakukan pembelian bahan pokok maupun kebutuhan lainnya secara berlebihan. Dan paling utama berharap masyarakat menaati imbauan tersebut dengan tetap berdiam di rumah dan tidak berkerumun demi mencegah penyebaran wabah Covid-19.

”Saya sampaikan ini agar semuanya tidak semakin memperparah keadaan. Ingat masih saja berkumpul bisa dikenakan sanksi pidana dengan pasal berlapis mulai Pasal 212, 216, dan 218 KUHP hingga Pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan,” pungkas Hemat. (daq/gus)

 

 

 

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 15:57

Pencuri Berkeliaran di Palangka Raya, Ratusan Juta Raib dari Rumah Kadis

PALANGKA RAYA- Aksi pencurian dengan pemberantan terjadi di wilayah Kota…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:51

Gabungan Empat Polres Halau Pendemo

KUALA KAPUAS - Ratusan anggota Sabhara Polres Kapuas, Gunung Mas…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:47

Klaim Lahan Ganggu Pembangunan Jembatan Katingan

KASONGAN- Bupati Katingan Sakariyas menyatakan, apabila  ada pihak yang ingin…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:44

UPR Terbaik Kedua Se-Kalimantan

PALANGKA RAYA- Prestasi kembali ditorehkan Universitas Palangka Raya (UPR) di…

Jumat, 31 Januari 2020 17:06

Dinsos Minta Prostitusi Terselubung Ditindak

PALANGKA RAYA- Pihak  Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta…

Jumat, 31 Januari 2020 11:36

Pemkot Palangka Raya Terus Tingkatkan Infrastruktur Demi Masyarakat

PALANGKA RAYA -Keseriusan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam pembangunan untuk…

Kamis, 30 Januari 2020 17:40

Maling Ini Hanya Perlu Dua Menit, Motor pun Raib

PALANGKA RAYA – Tembok penjara ternyata tak mampu membuat Badrun…

Kamis, 30 Januari 2020 15:19

Gubernur Mendatang Dituntut Berdayakan Perempuan

PALANGKA RAYA- Siapapun yang nantinya terpilih pada pemilihan gubernur (Pilgub) Kalimantan…

Kamis, 30 Januari 2020 15:03

Badai Tumbangkan Berumur Beringin Ratusan Tahun, Timpa Kantor, Rumah Serta Mobil

KUALA KAPUAS – Sebuah pohon beringin tua berusia ratusan tahun,…

Kamis, 30 Januari 2020 14:56

Adik Kepala Dinas Tewas Ditabrak Mobil

PALANGKA RAYA-Insiden kecelakaan maut lagi-lagi terjadi di wilayah kota Palangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers