MANAGED BY:
SABTU
11 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 04 Mei 2020 10:56
Banjir Rob Terjang Permukiman

Tanjung Keluang Sempat Tergenang

TERGENANG ; Banjir Rob menerjang kawasan pesisir pantai Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu (2/5) pukul 14.00 WIB.(ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN - Banjir Rob yang terjadi di sepanjang pesisir pantai Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menerjang permukiman warga, Sabtu (2/5) sore.

Rob yang terjadi disertai hujan deras dan gelombang tinggi disertai angina kencang ini membuat warga Desa Kubu, Bogam, Keraya hingga Sebuai panik. Meski bukan kejadian pertama kali, namun rob kali ini dinilai terparah dalam kurun waktu beberapa dekade.

Kepala Desa Kubu, Saparudin mengatakan, banjir rob yang terjadi ketika hujan turun dengan deras dan disertai dengan angin kencang membuat cuaca di pantai Kubu saat itu mencekam. “Gelombang tinggi menggulung di pantai membuat air laut naik hingga ke daratan,” katanya, Minggu (3/5). 

Kendati tidak merusak rumah warga, namun genangan banjir rob yang terjadi di RT 02, Desa Kubu cukup dalam. Beruntung banjir rob tidak berlangsung lama setelah sekian jam air kembali normal. "Hanya permukiman di dataran rendah yang tergenang, seperti di RT 02, kemudian di sepanjang Pantai Kubu sekitar radius 50 meter air laut naik dan menggenangi pantai," ujarnya.

Menurutnya peristiwa rob bukan kali pertama terjadi di pesisir Kumai, namun untuk kali ini terbilang parah. Informasinya beberapa bagian wilayah ada yang tergenang cukup luas, salah satunya adalah Taman Wisata Alam (TWA) Tanjung Keluang yang menjadi tempat penangkaran Penyu Sisik. 

Terendamnya TWA Tanjung Keluang merupakan peristiwa yang langka bahkan seumur hidupnya baru pertama kali ini TWA Tanjung Keluang tergenang beberapa saat. Ia juga menginformasikan bahwa akibat terjangan rob tersebut, membuat ruas jalan di Desa Keraya yang baru diperbaiki awal tahun lalu kembali rusak, bahkan ada 6 rumah terdampak akibat terjangan rob dan beberapa dapur rumah warga rusak."Selama saya hidup baru pertama kali ini air laut naik hingga menenggelamkan Pantai Tanjung Keluang, namun saat ini sudah kembali normal," terangnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers