MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 04 Mei 2020 11:08
Pesta Arak di Rumah Kosong Dibubarkan
PENYAKIT MASYARAKAT; Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lamandau gerebek sejumlah muda-mudi di Kota Nanga Bulik yang sedang asyik pesta arak di salah satu rumah kosong yang belum ditempati pemiliknya. (SATPOL PP/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

NANGA BULIK- Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lamandau gerebek sejumlah muda-mudi di Kota Nanga Bulik yang sedang asyik pesta arak di salah satu rumah kosong yang belum ditempati pemiliknya. 

Sedikitnya ada enam remaja yang diamankan yang terdiri dari dua perempuan dan empat laki-laki. Mereka kedapatan tengah menggilir minuman keras  jenis arak di rumah kosong yang masih dalam proses penyelesaian pembangunan di Gang Samaliba RT 10 Kelurahan Nanga Bulik. 

Mereka tak kuasa melawan setelah 10 anggota Satpol PP yang sedang melakukan patroli rutin berhasil menangkap basahnya dengan  sejumlah barang bukti berupa tiga botol air minum kemasan plastik berisi sisa miras. Enam pemuda tersebut berinisial EG (P) 24 tahun, DW (P) usia 30 tahun, JFR (L) 23 tahun, JJN (L) 20 tahun, GST (L) 19 tahun dan P (L) berusia 18 tahun.

"Saat kami tiba di TKP, mereka masih mengonsumsi miras. Langsung kita amankan ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan," ungkap Kasatpoldam Lamandau Triadi saat dikonfirmasi.

Triadi membeberkan bahwa penangkapan ini dilakukan atas dasar informasi dari masyarakat setempat yang merasa risih dan terganggu atas adanya aktivitas sejumlah remaja yang diduga memgonsumsi miras. "Ternyata saat kita datangi, mereka tidak hanya melanggar aturan untuk tidak berkerumun dan mengganggu ketertiban, tapi bahkan pesta miras. Saat kita amankan sudah ada yang mabuk berat," katanya.  

Meskipun ada dua perempuan yang sudah tergolong dewasa, namun diantara mereka masih ada remaja pria yang berusia belasan tahun. Sehingga pihaknya harus menghubungi anggota keluarganya untuk menjemput. "Mereka juga harus membuat pernyataan untuk tidak melakukan hal serupa. Kita harap ini jadi yang terakhir, karena jika sampai mengganggu ketentraman dan ketertiban umum kita bisa lakukan tindakan hukum karena dianggap melanggar Perda," tegas Triadi. (mex/sla) 

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers