MANAGED BY:
SELASA
07 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Jumat, 05 Juni 2020 14:52
Perputaran Melambat, Perekonomian Kalteng Tetap Tumbuh
KUMUH : Kondisi pertokoan pasar besar di Palangka Raya di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda, Kamis (4/5) kemarin.(Dodi/Radar Palangka)

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA –Dampak penyebaran Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) turut menghambat laju perputaran roda ekonomi setempat. Dicatat pihak Bank Indonesia perwakilan Kalteng, di triwulan I 2020 ini, perekonomian hanya tumbuh sebesar 2,90 persen. Lebih lambat dibandingkan pada periode yang sama di tahun lalu, yakni sebesar 6,02 persen. 

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi  Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah Yudo Herlambang menjelaskan,  perlambatan ini utamanya disebabkan kinerja pertanian dan industri pengolahan yang melambat, serta terkontraksi (menurunnya) kinerja konstruksi. Kinerja ekspor juga mengalami kontraksi disebabkan melemahnya harga batu bara global, dan ekspor CPO ke Tiongkok yang terhambat dampak lockdown. 

Namun begitu lanjutnya, di Pulau Kalimantan, ekonomi Kalteng berada diurutan ketiga setelah Kalsel pada urutan pertama yang ekonominya tumbuh meningkat, dan Kaltara pada urutan kedua yang ekonominya tetap tumbuh tinggi, meskipun sedikit mengalami perlambatan. 

Di sisi lain papar Yudo, Pangsa ekonomi di Pulau Kalimantan masih didominasi oleh Kaltim, dengan peran besarnya sebagai produsen utama barang tambang dan energi di Indonesia. Diuraikannya, Kalteng memiliki pangsa sebesar 11,79 persen  atau hanya berada satu level di atas Kaltara sebagai provinsi termuda di Pulau Kalimantan.”Ini realita ekonomi saat ini,”tukasnya. 

Dilanjutkannya, pada triwulan I 2020, ekonomi Kalteng masih tumbuh ditopang oleh Sumber Daya Alam (ADA), utamanya oleh perkebunan dan industri kelapa sawit yang memiliki pangsa ±36persen. Dan pertambangan batu bara yang memiliki pangsa ±12persen terhadap perekonomian Kalteng. 

Namun menurut Yudo, melambatnya produksi Tandan Buah Sawit (TBS) dan Crude Palm Oil (CPO) pada triwulan I 2020 menjadi penyebab melambatnya kinerja pertanian dan industri pengolahan. 

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 15:57

Pencuri Berkeliaran di Palangka Raya, Ratusan Juta Raib dari Rumah Kadis

PALANGKA RAYA- Aksi pencurian dengan pemberantan terjadi di wilayah Kota…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:51

Gabungan Empat Polres Halau Pendemo

KUALA KAPUAS - Ratusan anggota Sabhara Polres Kapuas, Gunung Mas…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:47

Klaim Lahan Ganggu Pembangunan Jembatan Katingan

KASONGAN- Bupati Katingan Sakariyas menyatakan, apabila  ada pihak yang ingin…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:44

UPR Terbaik Kedua Se-Kalimantan

PALANGKA RAYA- Prestasi kembali ditorehkan Universitas Palangka Raya (UPR) di…

Jumat, 31 Januari 2020 17:06

Dinsos Minta Prostitusi Terselubung Ditindak

PALANGKA RAYA- Pihak  Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta…

Jumat, 31 Januari 2020 11:36

Pemkot Palangka Raya Terus Tingkatkan Infrastruktur Demi Masyarakat

PALANGKA RAYA -Keseriusan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam pembangunan untuk…

Kamis, 30 Januari 2020 17:40

Maling Ini Hanya Perlu Dua Menit, Motor pun Raib

PALANGKA RAYA – Tembok penjara ternyata tak mampu membuat Badrun…

Kamis, 30 Januari 2020 15:19

Gubernur Mendatang Dituntut Berdayakan Perempuan

PALANGKA RAYA- Siapapun yang nantinya terpilih pada pemilihan gubernur (Pilgub) Kalimantan…

Kamis, 30 Januari 2020 15:03

Badai Tumbangkan Berumur Beringin Ratusan Tahun, Timpa Kantor, Rumah Serta Mobil

KUALA KAPUAS – Sebuah pohon beringin tua berusia ratusan tahun,…

Kamis, 30 Januari 2020 14:56

Adik Kepala Dinas Tewas Ditabrak Mobil

PALANGKA RAYA-Insiden kecelakaan maut lagi-lagi terjadi di wilayah kota Palangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers