MANAGED BY:
RABU
28 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 05 September 2020 10:10
DORRRR..!!! Empat Perampok Kakinya Bolong

Lima Pelaku yang Sama Perampokan di Sebabi

KESAKITAN: Lima pelaku perampokan di Desa Karang Mulya, RT 22, RW 01, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kobar saat berada di Mapolres Kobar untuk mengikuti ekspose ke media, dalam keadaan kaki diperban setelah dihadiahi peluru, Jumat (4/9).(SULISTYO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN- Personel gabungan Polres Kotawaringin Barat terdiri dari anggota  Buser Polres Kobar , Polsek Pangkalan Banteng, didukung oleh anggota Buser Polres Kotawaringin Timur (Kotim)  terpaksa melepaskan tembakan pistol kepada para pelaku rampok yang dikenal dengan kelompok timur. Akibatnya 4 dari 5 pelaku tumbang dengan kaki berlubang. 

Tindakan tegas dan terukur tersebut diambil lantaran 4 perampok itu melawan petugas saat ditangkap. Sebelumnya mereka beraksi dikediaman Dwi Cahyono, warga Desa Karang Mulya, RT 22, RW 01, Kecamatan Pangkalan Banteng, pada Senin 10 Agustus 2020, pukul 02.30 WIB dini hari. 

Mereka ditangkap di tengah pelarian, yakni di sebuah rumah Jalan jenderal Sudirman, Perumahan Pandawa, Kelurahan Mentawa Baru, Kecamatan Mentawa Baru Hulu Ketapang, Kabupaten Kotim, pada Kamis (3/9) pukul 09.45 WIB. 

Kapolres Kobar AKBP Andi Kirana menjelaskan, para perampok yang dikenal sadis tersebut, melakukan aksinya secara matang. Pelaku yang berjumlah 5 orang tersebut mempunyai tugas dan fungsinya masing - masing, baik sebagai sopir yang mengantarkan pelaku ke TKP,  penunjuk rumah yang menjadi sasaran perampokan, maupun eksekutor yang masuk ke dalam rumah. 

Saat berhasil masuk dengan cara merusak pintu bagian belakang rumah dengan menggunakan linggis yang sudah dipersiapkan, para pengeksekusi langsung menghampiri korbannya yang saat itu sedang tertidur dan membangunkannya,  di bawah ancaman senjata tajam jenis parang. Para pelaku yang seluruhnya mengenakan topeng tersebut memaksa korban menyerahkan harta bendanya. 

Dalam keadaan panik dan ketakutan, korban pun menyerahkan uang sebesar Rp 64 juta dalam tas kresek yang disimpan di dalam lemari. Tidak puas, uang sebesar Rp5,5 juta di dalam tas dan Rp1 juta di dalam dompet juga dirampas oleh mereka beserta perhiasan emas yang dikenakan istri korban, serta dua unit handphone. 

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 28 Oktober 2020 17:29

Roda Enam Terobos Larangan Melintas

KOTAWARINGIN LAMA – Hari pertama pembatasan kendaraan untuk melintas di…

Rabu, 28 Oktober 2020 10:50

Maling Walet Tertangkap Basah

PANGKALAN BUN – Dua maling kepergok saat sedang asyik memanen…

Selasa, 27 Oktober 2020 17:18

Olahraga Dayung Butuh Pengembangan

PANGKALAN BUN - Kegiatan lomba dayung yang digelar di Sungai…

Selasa, 27 Oktober 2020 14:14

Kendaraan Roda Enam Dilarang Melintas di Kawasan Ini

KOTAWARINGIN LAMA – Kendaraan roda enam atau lebih dilarang melintas…

Selasa, 27 Oktober 2020 14:05

Bertambah Lagi, Satu Pasien Covid-19 Kobar Meninggal

PANGKALAN BUN – Satu Pasien Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat…

Selasa, 27 Oktober 2020 09:07

Pengaruh eSPM terhadap Kinerja Pelaksanaan Anggaran

Oleh : Ariyanto. Kasi PDMS KPPN Pangkalan Bun  Wabah pandemi covid-19 yang…

Senin, 26 Oktober 2020 17:43

Gembor Juarai Lomba Dayung HUT Kobar

PANGKALAN BUN - Kelurahan Baru A (Gembor) jarai lomba dayung…

Senin, 26 Oktober 2020 14:36

Rela Menjauh dari Rekan dan Keluarga

Upaya Polri dalam memutus mata rantai Covid-19 tak bisa lepas…

Senin, 26 Oktober 2020 14:32

Banjir di Aruta Mulai Surut, Wilayah Arsel Tingkat Kewaspadaan

PANGKALAN BUN - Banjir yang merendam sejumlah wilayah di 10…

Senin, 26 Oktober 2020 09:12

Santri Harus Berkontribusi Dalam Pembangunan

PALANGKA RAYA -Para santri, khususnya yang ada di Kota Palangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers