MANAGED BY:
SENIN
18 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Sabtu, 15 Mei 2021 18:18
Tes Swab Antigen Upaya Cegah Covid-19
BUPATI SUKAMARA, WINDU SUBAGIO

SUKAMARA – Bupati Sukamara Windu Subagio menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menekan jumlah kasus positif Covid-19 di wilayahnya. Diantaranya dengan menerapkan wajib tes antigen bagi warga luar Sukamara yang ingin masuk wilayah itu. 

“Penanganan fokus bagaimana mengendalikan dan berupaya menekan kasus aktif (positif) dengan berbagai cara, yang cara ini bisa saja menimbulkan prokontra. Kebijakannya seperti itu, sementara menggunakan tes antigen untuk masuk Sukamara,” tegas Bupati Sukamara Windu Subagio. 

Sementara itu untuk mendukung kebijakan wajib tes antigen itu, pemerintah daerah menyediakan pelayananan tes antigen gratis di pos cek poin. Namun tes antigen hanya sebagai skrining masuk Sukamara, sehingga pihak terkait tidak mengeluarkan surat keterangan hasil pemeriksaan. 

“Rapid antigen tidak dipungut biaya dan tidak mengeluarkan surat, karena fungsinya skrining untuk memastikan bebas Covid-19. Skrining bagi warga Sukamara yang keluar daerah dan masuk Sukamara pada hari yang sama, maka tidak dilakukan skrining dan hanya di data. Contoh, jika kembali lagi dalam 4 hari maka akan dilakukan pemeriksaan kesehatan dan skrining,” terang Kepala Dinas Kesehatan Sukamara Ari Junita. 

Sekadar diketahui bahwa data sebaran  Covid-19 di wilayah Kabupaten Sukamara per Minggu (9/5) tercatat, 11 orang warga Sukamara meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Sedangkan jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 538 orang. Sementara angka kesembuhan sebanyak 460 orang.

Dari data itu, jumlah yang sedang dirawat sebanyak 67 orang. Mereka menjalani isolasi mandiri di rumah, BPG dan RSUD Sukamara. Sebaran warga terkonfirmasi positif banyak ditemukan di kecamatan Sukamara sebanyak 483 orang, Kecamatan Jelai ada 19  orang, kecamatan Pantai Lunci 22 orang, kecamatan Balai Riam 11 orang, dan kecamatan Permata Kecubung ada 3 orang.(fzr/sla)

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:51

Begini Penjelasan Bupati Kotim di Balik Naiknya Tarif PDAM Sampit

Keluhan terhadap naiknya tarif PDAM Tirta Mentaya Sampit juga jadi…

Sabtu, 09 Oktober 2021 12:40

Mau Dapat Bantuan Rehab Rumah Gratis? Ini Syaratnya

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun ini kembali mendapatkan program…

Jumat, 08 Oktober 2021 11:45

Permintaan Maaf Bos Miras Belum Diterima Wabup, Tokonya Banyak Dikunjungi Pembeli

Permintaan maaf yang disampaikan bos miras Toko Cawan Mas Johny…

Kamis, 07 Oktober 2021 08:52

Laporan ke Polisi untuk Wakil Rakyat Diprediksi Kandas, Kok Bisa? Ini Analisa Pemerhati Hukum

Pemerhati hukum dan politik di Kotim Muhammad Gumarang memperkirakan pelaporan…

Kamis, 07 Oktober 2021 08:50

Dinilai Lecehkan Lembaga Adat, DAD Kotim Polisikan Wakil Rakyat

Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaporkan anggota…

Kamis, 07 Oktober 2021 08:49

Wakil Rakyat Dipolisikan DAD Kotim, Begini Tanggapan BK DPRD Kotim

Anggota DPRD Kotim Rimbun yang dilaporkan ke Polres Kotim oleh…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:07

Bos Miras Didenda Adat Rp 150 Juta, Duitnya Mau Dijadikan Apa? Harus Jelas

Hasil sidang adat terhadap pemilik toko minuman keras Cawan Mas…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:00

Ini yang Bikin Provinsi Kotawaringin Raya Belum Bisa Terbentuk

 Rencana pembentukan Provinsi Kotawaringin Raya, hasil pemekaran Provinsi Kalimantan Tengah…

Senin, 04 Oktober 2021 10:49

ALAMAK..!! Banjir Kembali Terjang Tiga Kecamatan di Kotim

Banjir kembali melanda sejumlah kecamatan di wilayah hulu Kabupaten Kotawaringin…

Senin, 04 Oktober 2021 10:37

Dulu Melawan, Saat Disidang Adat Bos Miras Ini Nangis-Nangis..!!

Perseteruan sengit antara bos miras pemilik Toko Cawan Mas dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers