SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

SAMPIT

Rabu, 18 Agustus 2021 13:25
Luncurkan Aplikasi Perkembangan Covid-19
TEROBOSAN: Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat launching aplikasi Si Tangguh Kota Kita sekaligus meresmikan Dashboard Covid-19, kemarin. (DODI/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA – Berbagai terobosan untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 terus dilakukan Pemerintah Kota Palangka Raya. Kali ini dengan meluncurkan aplikasi Si Tangguh Kota Kita,  sekaligus meresmikan Dashboard Covid-19.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat meluncurkan aplikasi tersebut di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota, menyatakan aplikasi tersebut nantinya akan memuat berbagai data tentang perkembangan Covid-19 di Kota Palangka Raya.

Menurutnya, hal ini merupakan bentuk konsistensi pemko dalam menjalankan setiap program, terutama dalam memberikan informasi dan data yang jelas kepada masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskan, aplikasi ini nantinya akan memuat berbagai data tentang perkembangan Covid-19 di Kota Palangka Raya. Aplikasi berisi data harian pasien terkonfirmasi positif, kasus perbulan, kasus per tahun dan video edukasi, call center, pos dukungan MDMC penanganan covid-19, hingga nomor telpon pengaduan, jika terjadi sesuatu hal yang darurat.

“Langkah ini agar masyarakat semakin mengetahui perkembangan Covid-19 dan terus menerus menerapkan prokes, sehingga tidak terpapar dan kondisi yang saat ini terjadi bisa berlalu,” ujar Fairid.

Dijelaskannya pula, aplikasi tersebut juga menjawab permintaan masyarakat, yang menginginkan adanya pusat data terkait perkembangan covid-19 secara online atau daring, yang dapat dengan mudah diakses.

“Saya berharap dengan ini masyarakat dapat lebih sadar akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kami ingin memaksimalkan keakuratan data yang ada. Selama ini data yang kita miliki hanya dipublikasikan melalui media sosial. Akan tetapi melalui aplikasi ini, dapat lebih update secara online,” papar Fairid.

Ia pun terus meminta masyarakat menerapkan prokes,  sehingga angka terpapar terus menurun, angka kematian menurun dan Palangka Raya kembali ke zona hijau.

”Patuhi aturan pemerintah. Lakukan prokes dan sama-sama kita memutus mata rantai penyebaran. Semoga dengan aplikasi ini bisa menyadarkan masyarakat tentang kondisi saat ini,” pungkas Fairid Naparin. (daq/gus)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2024 17:38

Sepuluh Kali Beruntun Raih WTP

SAMPIT – Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk yang…

Rabu, 22 Mei 2024 12:22

Pentingnya Kolaborasi antara TNI dan Pemkab

SAMPIT - Kolaborasi antara TNI dan pemerintah kabupaten (pemkab) dinilai…

Rabu, 22 Mei 2024 12:21

Ada Delapan Misi dalam RPJPD 2025-2045

SAMPIT - Ada delapan misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah…

Selasa, 21 Mei 2024 17:39

Eksekutif Usulkan Raperda Rencana Pembangunan 2025-2045

SAMPIT - Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati menyampaikan pengantar atas…

Senin, 20 Mei 2024 16:58

TP PKK Kotim Tampil Memukau

SAMPIT – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten…

Jumat, 10 Mei 2024 16:26

Ajarkan WBP Budidaya Ikan Ramah Lingkungan

SAMPIT – Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan pelatihan…

Jumat, 10 Mei 2024 16:25

Kerja Sama Pemkab dan TNI Permudah Masyarakat

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berharap sinergitas antara…

Rabu, 08 Mei 2024 13:17

Belasan Desa Sebagai Lokus Stunting

SAMPIT - Sebanyak 16 desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…

Rabu, 08 Mei 2024 11:13

Bupati Resmikan Kantor Sekretariat Pokja Bunda PAUD

SAMPIT-Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meresmikan Kantor Sekretariat Kelompok Kerja…

Rabu, 08 Mei 2024 11:13

Bupati Terkejut dengan Data Stunting

SAMPIT-Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengaku terkejut dengan data pemerintah pusat…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers