SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

SAMPIT

Selasa, 17 Agustus 2021 12:31
Rumah Isolasi Baru Tampung Tiga Warga
DIPULANGKAN: Warga positif Covid-19 yang menggunakan layanan rumah isolasi yang disediakan Pemkab Kotim diperbolehkan pulang setelah dinyatakan sehat, Jumat (13/8) lalu.

SAMPIT – Rumah isolasi bagi pasien Covid-19 yang disediakan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk warga yang tidak mampu difungsikan maksimal. Sudah tiga warga yang menikmati fasilitas itu ketika mereka dinyatakan positif Covid-19 dengan gejala ringan.

Rumah isolasi itu memiliki fasilitas lengkap. Ada dua rumah yang masing-masing terdiri dari 4 kamar tidur, toilet, serta jaringan internet. Warga yang terinfeksi Covid-19 dengan kategori orang tanpa gejala (OTG) maupun bergejala ringan, diperbolehkan menggunakan fasilitas tersebut asalkan memenuhi 10 kriteria yang ditentukan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kotim Yephy Hartady Periwanto yang tergabung dalam Tim Satgas Covid-19 mengatakan, rumah isolasi itu telah diaktifkan sejak 2 Agustus 2021.

”Sudah ada tiga warga Kotim yang menggunakan layanan rumah isolasi yang disediakan Pemkab Kotim. Dua orang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang Jumat (13/8) lalu. Tinggal satu orang yang masih menjalani masa isoman," kata Yephy, Minggu (15/8).

Syarat bagi warga yang bisa menikmati fasilitas di rumah itu, yakni membuktikan hasil rapid tes antigen atau tes PCR dengan status OTG maupun gejala ringan, pekerja tidak tetap, pemasukan hilang saat melakukan isoman, lokasi isoman tidak layak, dan tidak memiliki domisili tetap.

Kemudian, sebagai tulang punggung menafkahi keluarga, belum pernah menerima bantuan sosial, telah terkonfirmasi oleh tetangga kiri dan kanan, berisiko harus keluar rumah untuk pemenuhan kebutuhan hidup, bersedia dirawat oleh nakes dengan surat pernyatan dan telah diverifikasi dan disetujui oleh babinsa, babinkamtibmas, ketua RT serta lurah setempat.

Persyaratan itu ditetapkan agar penerima layanan rumah isolasi yang difasilitasi Pemkab Kotim tepat sasaran dan tidak menimbulkan ledakan permintaan dari banyak warga.

”Minimal dari sepuluh kriteria itu, ada tujuh yang memenuhi syarat. Kami menginginkan agar layanan rumah isolasi ini tepat sasaran dan diterima warga yang tidak mampu dari sisi finansial, maupun tempat tinggalnya tidak memadai, misalkan dalam satu rumah dihuni banyak orang dan pekerjaannya tidak tetap," ujarnya.

Selain itu, syarat itu diberlakukan agar tak ada lonjakan permintaan. Pasalnya, satu rumah maksimal hanya mampu menampung lima orang dengan total maksimal.

Warga yang sudah memenuhi syarat, akan menerima fasilitas ruang kamar tersendiri, akses internet gratis, makan tiga kali sehari, kondisi kesehatannya rutin dipantau, dan diperiksa langsung tenaga kesehatan minimal tiga kali seminggu (Senin, Rabu dan Jumat), serta mendapatkan layanan konseling seminggu dua kali oleh psikolog.

”Semua fasilitas ditanggung pemerintah, sehingga warga yang menggunakan layanan rumah isolasi fokus memulihkan kesehatannya sampai dinyatakan sehat oleh nakes yang menangani," katanya.

Yephy menambahkan, layanan rumah isolasi yang disediakan Pemkab Kotim merupakan bagian dari implementasi program isolasi terpusat oleh pemerintah untuk mencegah rantai penularan Covid-19 dan menekan kasus kematian.

”Tidak semua masyarakat memiliki rumah memadai dan sesuai syarat isoman yang harus menyediakan ruang tersendiri. Dalam satu rumah tidak ada anggota keluarga yang lanjut usia yang rentan terpapar Covid-19," katanya.

Disamping itu, bertujuan mempercepat penanganan 3T, yakni pemeriksaan rapid tes antigen maupun PCR (testing), penelusuran kontak erat (tracking), dan perawatan pasien positif (treatment).

”Untuk di Kotim baru diterapkan khusus untuk warga tidak mampu, karena pemerintah masih keterbatasan tempat, tenaga kesehatan, dan anggaran," tandasnya. (hgn/ign)


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2024 12:22

Pentingnya Kolaborasi antara TNI dan Pemkab

SAMPIT - Kolaborasi antara TNI dan pemerintah kabupaten (pemkab) dinilai…

Rabu, 22 Mei 2024 12:21

Ada Delapan Misi dalam RPJPD 2025-2045

SAMPIT - Ada delapan misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah…

Selasa, 21 Mei 2024 17:39

Eksekutif Usulkan Raperda Rencana Pembangunan 2025-2045

SAMPIT - Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati menyampaikan pengantar atas…

Senin, 20 Mei 2024 16:58

TP PKK Kotim Tampil Memukau

SAMPIT – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten…

Jumat, 10 Mei 2024 16:26

Ajarkan WBP Budidaya Ikan Ramah Lingkungan

SAMPIT – Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan pelatihan…

Jumat, 10 Mei 2024 16:25

Kerja Sama Pemkab dan TNI Permudah Masyarakat

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berharap sinergitas antara…

Rabu, 08 Mei 2024 13:17

Belasan Desa Sebagai Lokus Stunting

SAMPIT - Sebanyak 16 desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…

Rabu, 08 Mei 2024 11:13

Bupati Resmikan Kantor Sekretariat Pokja Bunda PAUD

SAMPIT-Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meresmikan Kantor Sekretariat Kelompok Kerja…

Rabu, 08 Mei 2024 11:13

Bupati Terkejut dengan Data Stunting

SAMPIT-Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengaku terkejut dengan data pemerintah pusat…

Senin, 06 Mei 2024 18:34

Keberagaman Jadi Modal Utama Memajukan Kotim

SAMPIT-Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dengan keberagaman budaya, suku dan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers