MANAGED BY:
SABTU
22 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Rabu, 11 Mei 2016 20:18
Sudah Berbaur dengan Masyarakat, Mantan Anggota Gafatar Ngaku Malu saat Diundang Isra Mikraj
EKS GAFATAR: Dua warga eks Gafatar di Desa Kartamulia tetap melakukan aktivitas yang sama yakni bercocok tanam. (FAUZIANNUR/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

Pasca keputusan pemerintah daerah menerima eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) tetap tinggal di Sukamara. Bagaimana kondisi mereka sekarang di Desa Kartamulia.

 

FAUZIANNUR, Sukamara

MENUJU lokasi pemukiman eks Gafatar di Desa Kartamulia tidaklah jauh dari kota Sukamara, kurang dari 10 menit menggunakan sepeda motor sudah sampai.

Dari jalan poros Kartamulia, tepat di sebuah tikungan tajam, sudah terlihat beberapa rumah berdinding kayu beratap seng di sekelilingnya tumbuh berbagai jenis sayur mayur.

Di sanalah mereka memulai hidup baru dan mulai membaur dengan masyarakat. Sebagian mereka tetap melakoni bercocok tanam, sebagian lagi mencoba peruntungan nasib dengan berjualan panganan keliling maupun menjadi buruh tani di kebun warga.

Untuk hidup di Sukamara yang biaya hidup tergolong tinggi, mereka mengaku tak bisa mengandalkan bertani semata.

“Bertani masih tetap, tetapi sebagian juga ada bekerja diluar. Jika mengandalkan dari bercocok tanam saja, hanya bisa untuk makan,” ujar Edi, salah seorang warga eks Gafatar.

Pasca diizinkan tetap tinggal di Sukamara, memang membuat mereka bernafas lega dan tidak lagi was-was. Berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup pun sudah lebih nyaman dan tenang, meski masih ada masyarakat yang memperhatikan mereka saat di tengah keramaian. Namun mereka menganggap masih wajar dan mengabaikan saja.     

“Sekarang lebih nyaman di banding sebelumnya. Kami juga ada diundang kegiatan keagamaan. Kemarin saat peringatan Isra Miraj, saya hadir. Saya duduk di barisan depan, agak malu juga sih, orang-orang pada melihat ke saya,” ceritanya.

Di singgung mengenai pembinaan, Edi mengaku sementara ini tidak ada kegiatan khusus yang dilakukan oleh pemerintah daerah maupun instansi terkait.

Kendati demikian, mereka berusaha mentaati sumpah janji yang sudah diucapkan. Begitupun secara keorganisasian, mereka mengaku sudah terputus, sehingga saat ini hanya melanjutkan kehidupan secara pribadi.

“Memang ada yang mengajak mendalami ilmu agama. Kami siap saja, asalkan tempatnya jangan di sini, karena khawatir akan muncul pandangan orang bahwa kami sedang mengadakan kegiatan, padahal bukan. Jika memang bisa, atur saja jadwal dan tempatnya kami yang akan datang,” ujarnya.

Begitupun dengan anak-anak mereka, masih belum bersekolah dan menunggu ajaran tahun baru. Beberapa di antaranya sudah ada masuk SMP. (***/fm)


BACA JUGA

Jumat, 21 Februari 2020 10:31

Kasihan...Sekolah di Desa Ini Tak Punya Guru Agama

KUALA PEMBUANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan…

Jumat, 21 Februari 2020 10:29

HEBAT..!! Seruyan Sukses Swasembada Pangan

KUALA PEMBUANG - Bupati Seruyan Yulhaidir akan menerima penghargaan Satya…

Jumat, 21 Februari 2020 10:27

Warga Miskin Butuh Program Bedah Rumah

KUALA PEMBUANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan menegaskan…

Jumat, 21 Februari 2020 09:56

Pembakar Lahan Inginkan Keringanan Hukuman

NANGA BULIK - Tukiman akhirnya hanya bisa pasrah saat Jaksa…

Kamis, 20 Februari 2020 11:57

Pantai Sendurian Potensial Dikembangkan

KUALA PEMBUANG - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan…

Kamis, 20 Februari 2020 11:47

Warga Pedalaman Pilih Belanja ke Kalbar

KUALA PEMBUANG – Guna mengetahui secara langsung kondisi infrastruktur jalan…

Kamis, 20 Februari 2020 11:34

Potensi Wisata Perlu Dikembangkan

KUALA PEMBUANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan mendorong…

Kamis, 20 Februari 2020 11:13

Kades Diingatkan Aktif Mendata Warga

 KUALA PEMBUANG - Bupati Seruyan Yulhaidir terus mengingatkan para kepala…

Rabu, 19 Februari 2020 11:19

Manfaatkan CSR, Bantu Pendidikan

KUALA PEMBUANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan…

Rabu, 19 Februari 2020 11:15

Minim Sarana, Penanganan Kurang Maksimal

KUALA PEMBUANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers