SAMPIT— Lahan parkir yang menjamur di kota Sampit nampaknya menjadi ladang menggiurkan bagi sebagain orang. Bahkan untuk menguasai suatu tempat parkir, dua orang harus terlibat percekcokan yang berujung pembacokan.
Seperti yang terjadi, Selasa (20/9) siang sekira pukul 13.30 WIB di jalan Rahadi Usman, Ketapang, Sampit. Ariadi (30) dan Fathurahman (48) terlibat selisih paham.
Kejadian bermula saat keduanya terlibat cekcok, setelah itu, Fathurahman (pelaku) berusaha untuk tidak melayani dan meninggalkan Ariadi (korban).
Karena masih emosi, korban tetap berupaya mendatangi dan langsung memukul pelaku. Merasa terancam, pelaku emosi dan mengambil pisau yang diselipkan di pinggannya lalu menusuk korban mengenai perut.
“Korban luka robek di perut dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Informasinya korban akan dirujuk ke rumah sakit Palangka Raya,” kata Kapolsek Ketapang, Kompol Rio Alexander Panalewen, Selasa (20/9) malam.
Rio menegaskan pelaku beserta barang butki sudah diamankan di Mapolsek Ketapang guna pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian belum memberikan keterangan resmi apakah pelaku merupakan resividis.
“Kami masih lakukan pemeriksaan, masih belum diketahui apakah pelaku seorang residivis atau bukan. Hasil pemeriksaan selanjutnya pasti akan kami sampaikan,” terang Rio. (dc/fm)