KUALA KURUN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melaksanakan Sosialisasi dan Informasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Gumas. Sosialisasi ini diikuti oleh pengurus partai politik (parpol), Organisasi Masyarakat (Ormas), tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh adat (toda).
Ketua KPU Gumas Stepenson mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mensosialisasikan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah. Selain itu, karena pada di 2017 sudah memasuki tahapan Pilkada, maka materi yang disampaikan berupa tahapan pelaksanaan pilkada dan persyaratannya.
”Sosialisasi terhadap ketentuan peraturan pilkada merupakan tanggung jawab KPU, sehingga kita ingin dengan sosialisasi ini semua pihak mempunyai pengetahuan kepemiluan, sehingga mampu menumbuhkan semangat semua pihak dalam rangka mensukseskan pilkada 2018 nanti,” ucap Stepenson saat dibincangi wartawan, Selasa (29/11) siang.
Sebagai informasi awal, kata dia, untuk syarat-syarat dukungan persyaratan pencalonan sudah disampaikan kepada seluruh pimpinan parpol, tomas, toga, toda dan pemerintah. Selain itu, ada beberapa hal yang memang sangat penting untuk disampaikan kepada masyarakat.
”Kita berharap, pada pilkada nanti akan berkualitas bukan hanya dari sisi meningkatnya jumlah partisipasi pemilih, namun juga dari para kandidat yang akan bertarung/maju dapat lebih memahami aturan pilkada terbaru,” tuturnya.
Dia menuturkan, untuk tahap pertama penyelenggaraan Pilkada di tahun 2018, adalah rekrut tenaga Ad Hock, seperti PPK dan PPS, yang bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan. Setelah itu, dilanjutkan dengan melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap kegiatan verifikasi dan sebagainya.
”Itu yang kita sampaikan dalam sosialisasi tadi, dimana juga terjadi diskusi dan ada saran serta masukan dari toga, tomas dan toda dan pimpinan parpol. Ini pun menjadi masukan yang baik kedepan, dalam penyelenggaraan pilkada di 2018 mendatang,” tandasnya. (arm)