MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOLOM

Kamis, 31 Agustus 2017 14:25
Radikalisme dalam Spektrum Politik
Ilustrasi. (net)

PROKAL.CO, Oleh: Ricky Rinaldi)*

Radikalisme dan deradikalisasi merupakan dua istilah politik yang muncul dalam penanganan gerakan terorisme saat ini. Karl Popper mendefinisikan radikalisme sebagai manifestasi atas penolakan terhadap proses modernisasi. Polanya mengarah pada upaya penggulingan atau paling tidak menentang kemapanan kekuasaan yang dianggap sebagai penyebab penderitaan rakyat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, radikalisme diartikan sebagai sebuah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drasti atau sikap ekstrim dalam suatu aliran politik.

Sementara didalam Kamus Politik, pengertian radikalisme diartikan sebagai ide-ide politik yang mengakar dan mendasar pada doktrin-doktrin yang dikembangkan dalam menentang status quo.

Horace M. Callen mengemukakan tiga ciri khas radikalisme, yangmana pertama, radikalisme dimaknai sebagai bentuk reaksi terhadap kondisi yang sedang berlangsung. Dari reaksi-reaksi tersebut muncul sebuah evaluasi, penolakan atau bentuk perlawanan.

Adapun umumnya permasalahan yang ditentang tersebut berupa asumsi, ide, lembaga atau nilai-nilai yang dipandang bertanggung jawab atas situasi dan kondisi yang terjadi.

Kedua, radikalisme tidak berhenti pada sekedar upaya penolakan, namun demikian terus berupaya mengganti tatanan yang sudah ada dengan bentuk tatanan nilai lain. Sebuah kelompok radikalis berusaha keras untuk menerapkan tatanan yang diyakini yang dipersiapkan mengganti tatanan sebelumnya.

Ketiga, kuatnya keyakinan kaum radikal akan kebenaran program atau ideologi yang mereka bawa.Sehingga dari tiga indikator radikalisme tersebut yang dimaksud oleh Horace M. Kallen dapat dijadikan rujukan dalam mengidentifikasi satu pemikiran atau gerakan yang bersifat radikal.

Radikalisme sarat akan nilai dan erat kaitannya dengan cita-cita yang diperjuangkan. Misalnya bersifat radikal dalam artian mencermati serta merespon setiap persoalan yang dihadapi sampai keakar-akarnya (radic). Sikap radikal tersebut berpegang teguh pada azas dan dasar dari suatu ajaran secara ekstrim, intoleransi, anti-kompromi, dan anti-akomoditif dengan nilai-nilai lain.

Sementara dalam perspektif spektrum politik, Leon P. Baradat menyatakan bahwa pengertian radikalisme mengacu pada pemahaman seseorang atau kelompok yang secara ekstrim tidak puas dengan kondisi masyarakat yang ada. Mereka tidak sabar untuk menanti perubahan yang fundamental.

Oleh karenanya, lebih lanjut radikalisme dalam spektrum politik dimaknai sebagai bentuk penolakan terhadap bentuk kekuasaan oleh orang-orang yang memiliki tingkat penolakan yang berbeda, mulai dari skala ekstrim hingga skala kecewa dan frustasi, yangmana masing-masing tingkatan memiliki cara dan aksi yang berbeda-beda mulai dari cara yang soft hingga cara-cara kekerasan dalam mencapai cita-cita dan harapannya. (Sumber: Buku “Deradikalisasi Terorisme: Menimbang Perlawanan Muhammadiyah dan Loyalitas Nahdatul Ulama”, Tahun 2017, karangan: Saefudin Zuhri)

)* Mahasiswa FISIP Universitas Indonesia


BACA JUGA

Selasa, 07 November 2017 11:11

Dana Aspirasi Diwujudkan Alat Pertanian

PULANG PISAU - Sejumlah petani di wilayah Pulang Pisau akhirnya bisa bernafas lega. Usulan permintaan…

Senin, 06 November 2017 07:59

Duhhhhh Bikin Jengkel..!!! Kendaraan Ngebut Dikeluhkan

SAMPIT-Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Muhammad Shaleh mengeluhkan laju kendaraan berkecepatan tinggi…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:19

Uji Kemampuan Manajemen, Calon Sekda Tegang

SAMPIT – Lima peserta calon Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, memaparkan makalah…

Sabtu, 07 Oktober 2017 22:21

Membangun hingga ke Ujung Negeri

Oleh: Robertinus Sulu )* Jokowi mencanangkan program nawacita, salah satu programnya adalah membangun…

Sabtu, 07 Oktober 2017 22:14

Isu SARA dan Hate Speech Ancam Pilpres 2019

Oleh : Robertinus Sulu )* Bercermin pada pelaksanaan Pilpres 2014, maraknya penyebaran isu yang berbau…

Sabtu, 07 Oktober 2017 22:11

Isu Komunis dalam Kepemimpinan Jokowi

Oleh: Dodik Prasetyo )* Manuver Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1965, sampai saat ini masih…

Senin, 02 Oktober 2017 08:19

Dewan Minta Maksimalkan Pajak Reklame, Ternyata Selama Ini..

SAMPIT-Ketua Komisi I DPRD Kotim, Handoyo J Wibowo  meminta agar penggalian Pendapatan Asli Daerah…

Minggu, 24 September 2017 00:28

Menjelang Tiga Tahun Membangun Indonesia

Oleh: Agung Prasetyo )* Memasuki tiga tahun pemerintahan Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tepat…

Minggu, 24 September 2017 00:24

Antisipasi Kebakaran Hutan 2017

Oleh: Yanuar Manurung )* Kebakaran hutan..... Apakah yang pertama sekali pembaca bayangkan ketika mendengar…

Sabtu, 16 September 2017 23:32

Bisnis di Balik Konflik Rohingya

Oleh: Jefry Untung )* Beberapa waktu belakangan ini tentu konflik Rohingya menjadi Headline news di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .