MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOLOM

Kamis, 31 Agustus 2017 14:25
Radikalisme dalam Spektrum Politik
Ilustrasi. (net)

PROKAL.CO, Oleh: Ricky Rinaldi)*

Radikalisme dan deradikalisasi merupakan dua istilah politik yang muncul dalam penanganan gerakan terorisme saat ini. Karl Popper mendefinisikan radikalisme sebagai manifestasi atas penolakan terhadap proses modernisasi. Polanya mengarah pada upaya penggulingan atau paling tidak menentang kemapanan kekuasaan yang dianggap sebagai penyebab penderitaan rakyat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, radikalisme diartikan sebagai sebuah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drasti atau sikap ekstrim dalam suatu aliran politik.

Sementara didalam Kamus Politik, pengertian radikalisme diartikan sebagai ide-ide politik yang mengakar dan mendasar pada doktrin-doktrin yang dikembangkan dalam menentang status quo.

Horace M. Callen mengemukakan tiga ciri khas radikalisme, yangmana pertama, radikalisme dimaknai sebagai bentuk reaksi terhadap kondisi yang sedang berlangsung. Dari reaksi-reaksi tersebut muncul sebuah evaluasi, penolakan atau bentuk perlawanan.

Adapun umumnya permasalahan yang ditentang tersebut berupa asumsi, ide, lembaga atau nilai-nilai yang dipandang bertanggung jawab atas situasi dan kondisi yang terjadi.

Kedua, radikalisme tidak berhenti pada sekedar upaya penolakan, namun demikian terus berupaya mengganti tatanan yang sudah ada dengan bentuk tatanan nilai lain. Sebuah kelompok radikalis berusaha keras untuk menerapkan tatanan yang diyakini yang dipersiapkan mengganti tatanan sebelumnya.

Ketiga, kuatnya keyakinan kaum radikal akan kebenaran program atau ideologi yang mereka bawa.Sehingga dari tiga indikator radikalisme tersebut yang dimaksud oleh Horace M. Kallen dapat dijadikan rujukan dalam mengidentifikasi satu pemikiran atau gerakan yang bersifat radikal.

Radikalisme sarat akan nilai dan erat kaitannya dengan cita-cita yang diperjuangkan. Misalnya bersifat radikal dalam artian mencermati serta merespon setiap persoalan yang dihadapi sampai keakar-akarnya (radic). Sikap radikal tersebut berpegang teguh pada azas dan dasar dari suatu ajaran secara ekstrim, intoleransi, anti-kompromi, dan anti-akomoditif dengan nilai-nilai lain.

Sementara dalam perspektif spektrum politik, Leon P. Baradat menyatakan bahwa pengertian radikalisme mengacu pada pemahaman seseorang atau kelompok yang secara ekstrim tidak puas dengan kondisi masyarakat yang ada. Mereka tidak sabar untuk menanti perubahan yang fundamental.

Oleh karenanya, lebih lanjut radikalisme dalam spektrum politik dimaknai sebagai bentuk penolakan terhadap bentuk kekuasaan oleh orang-orang yang memiliki tingkat penolakan yang berbeda, mulai dari skala ekstrim hingga skala kecewa dan frustasi, yangmana masing-masing tingkatan memiliki cara dan aksi yang berbeda-beda mulai dari cara yang soft hingga cara-cara kekerasan dalam mencapai cita-cita dan harapannya. (Sumber: Buku “Deradikalisasi Terorisme: Menimbang Perlawanan Muhammadiyah dan Loyalitas Nahdatul Ulama”, Tahun 2017, karangan: Saefudin Zuhri)

)* Mahasiswa FISIP Universitas Indonesia


BACA JUGA

Sabtu, 16 September 2017 23:32

Bisnis di Balik Konflik Rohingya

Oleh: Jefry Untung )* Beberapa waktu belakangan ini tentu konflik Rohingya menjadi Headline news di…

Kamis, 31 Agustus 2017 14:11

Berbuat Bersama untuk Kemajuan Indonesia

Oleh: Faisal Najamudin  S.I.P Pada Senin 20 Oktober 2014, pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla…

Minggu, 27 Agustus 2017 21:53

Media Massa Berperan Sebarkan Kebhinekaan

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia bersama DPP Peradah Indonesia Provinsi…

Rabu, 16 Agustus 2017 11:58

Wartawan Perbatasan Harus Berani Sampaikan Fakta

Wartawan yang bertugas meliput peristiwa di perbatasan, harus berani menyampaikan fakta. Meskipun konsekuensinya…

Minggu, 30 Juli 2017 01:01

Radikalisasi Dunia Maya

Oleh: Arjuna Wijaya )* Dewasa ini, hampir disemua kalangan umur anak remaja Indonesia merupakan sebuah…

Minggu, 30 Juli 2017 00:56

Internet untuk Propaganda Teroris

Oleh: Ardian Wiwaha )* Masih lemahnya upaya kontrol dan pengawasan secara masif dan komprehensif dari…

Minggu, 16 Juli 2017 14:43

Mengenal Situs Radikal

Oleh: Ananda Putra Pratama )* Kontroversi acapkali muncul ketika pemerintah melalu instansi resminya…

Minggu, 16 Juli 2017 14:42

Filosofi Pancasila

Oleh: Ricky Rinaldi)* Pancasila sebagai dasar filsafat negara serta filsafat hidup bangsa Indonesia,…

Minggu, 16 Juli 2017 14:40

Deradikalisasi Dunia Maya

Oleh: Ardian Wiwaha )* Harus diakui bahwa deradikalisasi dunia maya atau yang dikenal dengan online…

Senin, 10 Juli 2017 09:40

Duh..Penataan Kota Sampit Mulai Rumit

SAMPIT-Wakil Ketua DPRD Kotim Parimus  menilai, untuk menata kawasan perkotaan Sampit saat ini,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .