MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOLOM

Kamis, 31 Agustus 2017 14:25
Radikalisme dalam Spektrum Politik
Ilustrasi. (net)

PROKAL.CO, Oleh: Ricky Rinaldi)*

Radikalisme dan deradikalisasi merupakan dua istilah politik yang muncul dalam penanganan gerakan terorisme saat ini. Karl Popper mendefinisikan radikalisme sebagai manifestasi atas penolakan terhadap proses modernisasi. Polanya mengarah pada upaya penggulingan atau paling tidak menentang kemapanan kekuasaan yang dianggap sebagai penyebab penderitaan rakyat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, radikalisme diartikan sebagai sebuah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drasti atau sikap ekstrim dalam suatu aliran politik.

Sementara didalam Kamus Politik, pengertian radikalisme diartikan sebagai ide-ide politik yang mengakar dan mendasar pada doktrin-doktrin yang dikembangkan dalam menentang status quo.

Horace M. Callen mengemukakan tiga ciri khas radikalisme, yangmana pertama, radikalisme dimaknai sebagai bentuk reaksi terhadap kondisi yang sedang berlangsung. Dari reaksi-reaksi tersebut muncul sebuah evaluasi, penolakan atau bentuk perlawanan.

Adapun umumnya permasalahan yang ditentang tersebut berupa asumsi, ide, lembaga atau nilai-nilai yang dipandang bertanggung jawab atas situasi dan kondisi yang terjadi.

Kedua, radikalisme tidak berhenti pada sekedar upaya penolakan, namun demikian terus berupaya mengganti tatanan yang sudah ada dengan bentuk tatanan nilai lain. Sebuah kelompok radikalis berusaha keras untuk menerapkan tatanan yang diyakini yang dipersiapkan mengganti tatanan sebelumnya.

Ketiga, kuatnya keyakinan kaum radikal akan kebenaran program atau ideologi yang mereka bawa.Sehingga dari tiga indikator radikalisme tersebut yang dimaksud oleh Horace M. Kallen dapat dijadikan rujukan dalam mengidentifikasi satu pemikiran atau gerakan yang bersifat radikal.

Radikalisme sarat akan nilai dan erat kaitannya dengan cita-cita yang diperjuangkan. Misalnya bersifat radikal dalam artian mencermati serta merespon setiap persoalan yang dihadapi sampai keakar-akarnya (radic). Sikap radikal tersebut berpegang teguh pada azas dan dasar dari suatu ajaran secara ekstrim, intoleransi, anti-kompromi, dan anti-akomoditif dengan nilai-nilai lain.

Sementara dalam perspektif spektrum politik, Leon P. Baradat menyatakan bahwa pengertian radikalisme mengacu pada pemahaman seseorang atau kelompok yang secara ekstrim tidak puas dengan kondisi masyarakat yang ada. Mereka tidak sabar untuk menanti perubahan yang fundamental.

Oleh karenanya, lebih lanjut radikalisme dalam spektrum politik dimaknai sebagai bentuk penolakan terhadap bentuk kekuasaan oleh orang-orang yang memiliki tingkat penolakan yang berbeda, mulai dari skala ekstrim hingga skala kecewa dan frustasi, yangmana masing-masing tingkatan memiliki cara dan aksi yang berbeda-beda mulai dari cara yang soft hingga cara-cara kekerasan dalam mencapai cita-cita dan harapannya. (Sumber: Buku “Deradikalisasi Terorisme: Menimbang Perlawanan Muhammadiyah dan Loyalitas Nahdatul Ulama”, Tahun 2017, karangan: Saefudin Zuhri)

)* Mahasiswa FISIP Universitas Indonesia


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 09:16

Tingkatkan Pengembangan Potensi Lokal

SAMPIT- Kendati usaha perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ini memiliki nilai…

Jumat, 09 Februari 2018 16:44

Mantap! SMA di Kecamatan MHS Siap UNBK

SAMPIT –Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang SMA dan SMK bakal dilaksanakan pertengahan…

Minggu, 24 Desember 2017 01:08

Mewaspadai Difteri pada Anak

Oleh: Rahmat Effendy )* Beberapa hari terakhir, Indonesia dikagetkan dengan maraknya orang terserang…

Minggu, 24 Desember 2017 01:05

Pentingnya Persatuan Indonesia dalam Mendukung Palestina

Oleh : Rahmat Effendy )* Kita cukup dikagetkan dengan pernyataan kontroversial presiden Amerika Serikat,…

Minggu, 24 Desember 2017 01:02

Pentingnya Ketelitian dalam Menyampaikan Informasi

Oleh : Aji Prasetya )* Indonesia dihebohkan beberapa kasus persekusi yang menimpa warga. Sebenarnya…

Kamis, 21 Desember 2017 00:47

Komunikonten Adakan Diskusi Peran Media dan Warganet

Membangun daerah perbatasan merupakan agenda prioritas Pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla. Di poin…

Rabu, 13 Desember 2017 12:45

Aksi Nyata Indonesia Mendukung Palestina

Oleh: Agung Widjayanto)* Konflik Israel – Palestina atau bagian dari konflik Arab - Israel yang…

Rabu, 13 Desember 2017 12:42

Memaknai Peringatan Hari Anti Korupsi

Oleh: Ardianus Wiguna)* Korupsi dalam bahasa Latincorruptio dari kata kerja corrumpereyang berarti busuk,…

Rabu, 13 Desember 2017 12:40

Islam Indonesia, Islam yang Mengayomi

Oleh: Sulistiyo Wardoyo)* Sudah merupakan hal yang wajar apabila menjelang Natal dan Tahun Baru pengamananobjek…

Rabu, 13 Desember 2017 12:34

Mencermati Tantangan Pancasila di Era Informasi

Oleh: Agus Satria Wibowo)* Sejarah mengatakan bahwa Pancasila disusun dan terbentuk berdasarkan pemikiran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .