SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Rabu, 05 Juli 2017 13:38
Kenapa Harus Ada Duta GenRe???
BICARA PROGRAM KB: Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng Kusnadi saat menyampaikan program KB saat membuka kegiatan pemilihan Duta GenRe, Senin (3/7).(YUSHO/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA – Kepala Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kusnadi SH mengharapkan, Duta Generasi Berencana (GenRe) mampu menjadi ujung tombak sosialiasi program keluarga berencana (KB) pada masyarakat. Sehingga nantinya program terkait ketahanan keluarga bisa berjalan maksimal.

“Tugas Duta GenRe itu mensosialisasikan program KB. Jadi keberedanaannya akan sangat membantu pemerintah,” katanya saat diwawancarai usai membuka kegiatan Pemilihan Duta GenRe dan Jambore Ajang Kreatifitas Remaja, Senin (3/7).

Ia menyebutkan, sekitar 70-80 persen penduduk Indonesia berusia 15-24 tahun. Maka dari itu, dalam hal ini BKKBN berperan aktif agar para remaja khususnya di Kalteng bisa lebih baik merencakanan kapan menikah, kapan punya anak dan juga berkaitan dengan pendidikan anak.

“Nah disinilah tugas dari Duta GenRe, bagaimana mereka mampu berperan aktif memotifkasi generasi muda agar memerhatikan semua hal tersebut. Ini penting kita perhatikan, karena menyangkut semua aspek,” ucapnya.

Dengan demikian, melalui program GenRe akan mengedepanan pembentukan karakter bangsa  dikalangan generasi muda. Pemuda, lanjutnya, diberikan wawasan  tentang kependudukan, kesehatan reproduksi remaja, penyiapan kehidupan  berkeluarga.

“Memang terkait hal ini tugas kami untuk mensosialisasikan. Tapi kalau hanya kami yang bergerak, takutnya tidak maksimal di lapangan. Maka dari itu kami perlu dukungan dari para pemuda, agar bisa ikut menyampaikan program tersebut,” katanya.

Dikatakannya, sosialisasi program GenRe perlu dilakukan secara gencar gerenasi muda di Kalteng, mengingat pentingnya pemahaman tentang perencanaan kehidupan keluarga bagi mereka yang kedepannya memasuki kehidupan berkeluarga.

“Apabila bisa dilakukan di kalangan pemuda, maka secara otomatis memberikan dampak terhadap program KB dan masalah-masalah kesehatan reproduksi di kalangan pemuda,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga 7 Juli ini diikuti sekitar 84 orang dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini. Sebelum pemilihan, para peserta akan diberikan pengetahuan tentang program-program yang menyangkut pengendalian pendudukan dan tentunya mengenai KB.

“Ini kegiatan rutin kita. BKKBN berupaya semaksimal mungkin melaksanakan semua program tersebut. Keterlibatan semua kalangan tentu sangat diharapkan,” pungkasnya. (sho/vin)


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:50

Ratusan PNS Masih Mangkir, Laporkan Harta Kekayaan

<p>SAMPIT &ndash; Sebanyak 240 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara di lingkup…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers