MANAGED BY:
RABU
02 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT
Kamis, 11 Januari 2018 15:22
Perlunya Kedewasaan Masyarakat Menghadapi Tahun Politik
Ilustrasi. (net)

PROKAL.CO,

Oleh: Adi Ginanjar )*

Tahun 2017 adalah tahun-tahun dimana terjadi banyak sekali peristiwa-peristiwa yang menghebohkan. Peristiwa yang paling sering dan mudah dijumpai adalah merebaknya isu-isu SARA yang perlahan menjadikan Indonesia terkotak-kotak. Isu-isu SARA ini menyebar dengan cepat dan menjadi buah bibir secara luas di Indonesia karena di zaman digital ini informasi bisa menyebar dengan menggunakan berbagai sosial media. Banyaknya aksi-aksi yang mengatasnamakan agama belakangan adalah bukti nyata bahwa isu-isu ini kemudian dapat dijadikan alat penggerakan massa.

Entah apa yang menjadi penyebab isu-isu semacam ini merebak beberapa tahun belakangan, padahal bila ditilik lebih ke belakang tak pernah ada isu-isu SARA yang sebesar ini. Hal ini kemudian menstimulus pertanyaan, Mengapa muncul dengan mendadak dan melibatkan massa dalam jumlah besar?. Isu ini mulai masif dan menyebar luas sejak Pilkada DKI Jakarta setahun silam yang kemudian menimbulkan pertanyaan soal maksud dan tujuannya.

Dengan kata lain, kemungkinan ada yang memanfaatkan dan isu-isu semacam ini dan sengaja untuk disebarluaskan secara masif dengan motif politik yang secara tidak langsung menimbulkan kerugian bagi pemerintah. Kerugian tersebut meliputi aspek finansial dan terganggunya program-program pemerintah karena pergerakan massa yang masif ini tentunya akan membuat pemerintah menyiapkan perhatian khusus dan anggaran pengamanan yang tak sedikit. Selain itu, dampak dari isu-isu SARA ini adalah kembali digunakanya politik sektarian atau politik identitas berbasis agama sebagai referensi publik dalam politik elektoral.

Tak hanya sampai disitu, isu-isu yang muncul telah cukup meresahkan masyarakat dan telah menjadi perdebatan publik dengan berbagai spekulasi yang menyebabkan terjadinya konflik horizontal. Eksploitasi agama dalam kepentingan politik telah menggiring terciptanya sentimen SARA yang berujung pada kebencian, kekerasan dan bahkan radikalisme sehingga berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Hal ini tentunya harus dan wajib segera dihentikan agar tak mengganggu kepentingan nasional.

Bersiap Menghadapi Tantangan 2018

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 22:47

Rudini Ditenggat 60 Hari

<p><strong>SAMPIT </strong>&ndash; Calon bupati Kotim Muhammad Rudini harus menyerahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers