MANAGED BY:
KAMIS
03 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT
Kamis, 11 Januari 2018 15:35
Peran Masyarakat Menangkal Isu SARA di Tahun Politik
Ilustrasi. (net)

PROKAL.CO,

Oleh: Sulaiman Rahmat )*

"Pilihan boleh beda tapi jauh dari issue SARA" kata – kata tersebut mungkin sudah tidak terdengar asing lagi. Ya, itu adalah salah satu spanduk yang berisi ajakan oleh para pemuda ibukota kepada warga negara menjelang PIlkada sebelumnya. Sebuah kalimat yang terdengar sederhana akan tetapi memiliki makna yang sangat dalam.

Indonesia, negara berkependudukan terbesar ke-empat di dunia, dan dipadati lebih kurang seratus enam puluh lima juta jiwa yang tersebar dari sabang sampai merauke. Indonesia, yang terdiri dari berbagai suku, etnis dan agama ini akan segera melangsungkan rangkaian pesta rakyat pada tahun 2018 ini. Yang paling ditunggu – tunggu adalah pemilihan kepala daerah atau lebih yang di kenal dengan Pilkada.

Sebagai negara yang besar, bukanlah hal yang mengejutkan jika banyak isu – isu merebak kedalam kehidupan masyarakat Indonesia, mulai dari isu perekonomian, kebudayaan dan banyak lagi. Akan tetapi isu yang paling sering di jumpai pada saat menjelang Pilkada atau pun pemilihan umum lainnya adalah isu SARA. Seiring dengan perkembangan zaman, isu SARA ini pun memulai perbincangan dan juga perdebatan di antara para pengguna media sosial.

Menjelang Pilkada, isu SARA pun lalu mulai dikait – kaitkan dengan unsur politik. Hal ini dapat kita lihat ketika isu SARA mulai menjulang lagi pada saat pemilihan kepala daerah 2017 silam. Banyak yang tidak menyadari bahwa munculnya isu SARA di dalam politik adalah disebabkan oleh politik itu sendiri.

Lalu, sebagai warga negera Indonesia, bagaimanakah masyarakat harus bertindak ketika isu SARA mulai tersebar luar menjelang masa Pilkada 2018 ini? Ada lima hal yang dapat dilakukan masyarakat Indonesia dalam menanggapi isu SARA yang ingin mempecah belah persatuan dan kesatuan indonesia. Kelima hal tersebut adalah tidak lain dari 5 dasar negara Republik Indonesia, yaitu 5 sila yang ada di dalam Pancasila yang  telah menjadi lambang dan dasar negara kita.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 22:47

Rudini Ditenggat 60 Hari

<p><strong>SAMPIT </strong>&ndash; Calon bupati Kotim Muhammad Rudini harus menyerahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers