MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 04 Mei 2018 11:38
Merokok di RSUD Belum Disanksi, Lah Kenapa???
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Pelanggar aturan kawasan tanpa rokok di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, seharusnya bisa didenda hingga Rp 50 juta. Namun pihak rumah sakit masih memberikan toleransi, karena peraturan itu dianggap masih memerlukan sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat.

Humas RSUD dr Murjani Sampit, Hermansyah menjelaskan sanksi itu diatur dalam Undang-Undang  Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Dalam pasal 115 disebutkan kawasan tanpa rokok meliputi fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum ,tempat kerja, dan tempat umum serta tempat lain yang ditetapkan.

Sementara itu, bagi masyarakat yang melanggar aturan merokok dikawasan RSUD akan dikenai sanksi, berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 pada pasal 199 ayat 2.

”Sanksi bagi mereka yang dengan sengaja melanggar aturan merokok di kawasan tanpa rokok di RSUD maupun di tempat yang sudah ditetapkan, adalah dipidana denda paling banyak Rp 50 juta,” tegas Hermansyah.

Menurutnya, selama ini masyarakat mulai sadar bahwa tidak boleh merokok di kawasan tanpa rokok (KTR) khususnya di RSUD. Pihak RSUD pun sudah memberikan peringatan melalui spanduk dan tulisan yang ditempel di berbagai sudut ruangan, termasuk di tempat antri pada fasilitas kesehatan tersebut.

”Sejauh ini masyarakat  mulai sadar dengan aturan tersebut, namun jika ditemukan ada yang melanggar. Pihak RSUD akan memberi teguran secara langsung untuk merokok di luar ruangan RSUD, bahkan kalau bisa aturan batas merokok itu sampai pagar RSUD,”imbuh Hermansyah.

Sementara itu, warga yang berkunjung ke RSUD merasa terbantu dengan adanya aturan tidak memperbolehkan pengguna rokok, meroko di KTR RSUD.

”Dengan adanya aturan larangan merokok yang ditempel di berbagai sudut di RSUD, kami yang bukan perokok merasa bersyukur dengan aturan tersebut. Karena, kami terbebas dari polusi asap rokok,” ungkap salah satu pengunjung bernama Nana, saat sedang mengantri. (rm-87/gus)

 


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 16:52

Kembali Duduk di DPRD, Darmawati Asri Gelar Syukuran

SAMPIT- Terpilihnya kembali Hj Darmawati Asri,  sebagai anggota Dewan Perwakilan…

Selasa, 17 September 2019 15:18

Antisipasi ISPA Akibat Kabut Asap

  PALANGKA RAYA – Kabut asap yang semakin tebal beberapa…

Selasa, 17 September 2019 15:06

Ratusan Sopir Dump Truk Kembali Protes

SAMPIT – Ratusan sopir dump truk dari berbagai penjuru Kabupaten…

Selasa, 17 September 2019 14:59

Ya Tuhan..!!! Batita Hilang Ditelan Sungai Cempaga

SAMPIT – Seorang balita, Nuwel (2), diduga tenggelam di Sungai…

Selasa, 17 September 2019 09:43

Tingkatkan Peran Masyarakat Awasi Pemilu

KUALA PEMBUANG - Bupati Kabupaten Seruyan Yulhaidir me-launching Bawaslu Seruyan…

Selasa, 17 September 2019 09:41

DPRD Seruyan Dukung Wacana Pengembangan Pantai Sendurian

KUALA PEMBUANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan…

Selasa, 17 September 2019 09:36

MTQ Kopri Lombakan Lima Cabang

SAMPIT-- Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia…

Senin, 16 September 2019 10:44

Kebijakan Libur Sekolah Berlaku Se-Kotim

SAMPIT- Kebijakan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)meliburkan sekolah selama sepekan…

Sabtu, 14 September 2019 16:10

Petinggi Demokrat Ambil Formulir PDIP

PALANGKA RAYA – Dua petinggi dari DPD Partai Demokrat Provinsi…

Sabtu, 14 September 2019 10:38

Radar Sampit Bagikan 2.500 Masker

SAMPIT – Kabut asap menyelimuti Kota Sampit, namun masih banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*