MANAGED BY:
SABTU
29 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 04 Mei 2018 11:38
Merokok di RSUD Belum Disanksi, Lah Kenapa???
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Pelanggar aturan kawasan tanpa rokok di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, seharusnya bisa didenda hingga Rp 50 juta. Namun pihak rumah sakit masih memberikan toleransi, karena peraturan itu dianggap masih memerlukan sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat.

Humas RSUD dr Murjani Sampit, Hermansyah menjelaskan sanksi itu diatur dalam Undang-Undang  Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Dalam pasal 115 disebutkan kawasan tanpa rokok meliputi fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum ,tempat kerja, dan tempat umum serta tempat lain yang ditetapkan.

Sementara itu, bagi masyarakat yang melanggar aturan merokok dikawasan RSUD akan dikenai sanksi, berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 pada pasal 199 ayat 2.

”Sanksi bagi mereka yang dengan sengaja melanggar aturan merokok di kawasan tanpa rokok di RSUD maupun di tempat yang sudah ditetapkan, adalah dipidana denda paling banyak Rp 50 juta,” tegas Hermansyah.

Menurutnya, selama ini masyarakat mulai sadar bahwa tidak boleh merokok di kawasan tanpa rokok (KTR) khususnya di RSUD. Pihak RSUD pun sudah memberikan peringatan melalui spanduk dan tulisan yang ditempel di berbagai sudut ruangan, termasuk di tempat antri pada fasilitas kesehatan tersebut.

”Sejauh ini masyarakat  mulai sadar dengan aturan tersebut, namun jika ditemukan ada yang melanggar. Pihak RSUD akan memberi teguran secara langsung untuk merokok di luar ruangan RSUD, bahkan kalau bisa aturan batas merokok itu sampai pagar RSUD,”imbuh Hermansyah.

Sementara itu, warga yang berkunjung ke RSUD merasa terbantu dengan adanya aturan tidak memperbolehkan pengguna rokok, meroko di KTR RSUD.

”Dengan adanya aturan larangan merokok yang ditempel di berbagai sudut di RSUD, kami yang bukan perokok merasa bersyukur dengan aturan tersebut. Karena, kami terbebas dari polusi asap rokok,” ungkap salah satu pengunjung bernama Nana, saat sedang mengantri. (rm-87/gus)

 


BACA JUGA

Jumat, 28 Februari 2020 10:11

DP3AP2KB Kotim Terima Kunjungan BKKBN Pusat

SAMPIT - Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk…

Jumat, 28 Februari 2020 10:04

Gali Potensi Inovasi Teknologi Tepat Guna

SAMPIT - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kotawaringin…

Jumat, 28 Februari 2020 09:58

Puluhan Debitur Akad KPR Bersamaan

SAMPIT–Angin segar kembali berhembus untuk warga yang mendambakan perumahan subsidi.…

Rabu, 26 Februari 2020 14:35

Korban Keracunan Kue Ultah Diberi Santunan

SAMPIT – Sebanyak 22 siswa/i Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5…

Rabu, 26 Februari 2020 13:40

Rumah di Bawah Rp 300 Juta Paling Diminati

SAMPIT - Berdasarkan data peminat rumah murah BTN yang masuk…

Rabu, 26 Februari 2020 09:54

Bank Kalteng Gelar Dialog Bersama UMKM

SAMPIT – Bank Kalteng menggelar Dialog Interaktif bersama UMKM di…

Selasa, 25 Februari 2020 15:07

Perahu Karam, Pemancing Tenggelam

SAMPIT – Dua nyawa melayang di Sungai Mentaya, tepatnya Kelurahan…

Selasa, 25 Februari 2020 10:38

Pelaku Pencabulan Terancam Hukuman Berat

NANGA BULIK- Sidang persetubuhan terhadap anak di bawah umur dengan…

Selasa, 25 Februari 2020 10:06

Pasokan Handphone dari China Berkurang

SAMPIT – Wabah virus corona berdampak terhadap pasokan telepon selular…

Senin, 24 Februari 2020 17:14

Puluhan Rumah Sitaan Dilelang

SEBANYAK  82 unit rumah yang ditawarkan rumahmurahbtn.co.id di Kalimantan Tengah,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers