MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Jumat, 23 Agustus 2019 10:05
BUMD Diharapkan Gandeng UMKM
POTENSIAL : Bupati Kotim Supian Hadi ketika mengunjungi para pedagang kecil buah lokal di wilayah Kecamatan Cempaga Hulu, beberapa waktu lalu. Buah-buahan lokal berupa durian dan cempedak ini juga memiliki peluang untuk bisa dikembangkan dan dipasarkan lebih luas lagi.(Dok.Radar Sampit)

PROKAL.CO, SAMPIT-- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengharapkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Habaring Hurung, yang baru saja terbentuk agar dapat menggandeng sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal. Dengan demikian diharapkan sektor tersebut dapat lebih berkembang. Dan pelaku UMKM memiliki rekan dalam mengelola usaha mereka.

Diutarakan  Bupati Kotim Supian Hadi, dengan terbentuknya BUMD tentunya agar dapat menjadi mitra dengan pelaku UMKM di Kotim. Sebab menurutnya, produk UMKM Kotim cukup memiliki kualitas baik, namun  masih sulit untuk memasarkannya. Maka itu dengan adanya kerja sama tersebut diharapkan bisa menguntungkan kedua belah pihak.

”Berdasarkan laporan,  BUMD diawal berjalan ini mereka sudah mulai menjajaki beberapa kerja sama dengan beberapa Perusahaan Besar Swasta (PBS),  dengan berbagai bidang usaha yang dapat dikerjasamakan," ujarnya.

Bahkan lanjut Supian, BUMD juga akan menjalankan usaha pemasaran rotan dan karet.Hal ini guna membantu para petani karet dan rotan saat harga turun,  karena BUMD bisa membeli dengan harga stabil. Dengan demikian diharapkan ada jaminan untuk para petani dua komoditas tersebut agar tetap dapat beraktivitas, dan petani tidak begitu kesulitan saat harganya turun di pasaran.

"Selain itu mereka juga akan mengelola pelabuhan yang ada di Desa Pelangsian, sehingga bongkar muat dapat dilakukan di kawasan tersebut dan usaha angkutan juga dapat lebih hidup lagi. Sehingga memberikan sumber ekonomi untuk masyarakat," pungkasnya.

Sekali lagi Supian juga berharap agar BUMD dapat turut mengelola usaha yang dikerjasamakan dengan UMKM, sehingga masyarakat juga turut merasakan manfaat terbentuknya BUMD. Sekali pun,  penyerataan modal  dari APBD Kotim baru akan dilakukan pada 2020 mendatang sebesar Rp 50 miliar, yang akan diatur peraturan daerah (Perda BUMD). (dc/gus)


BACA JUGA

Senin, 07 September 2015 22:26

Excavator Sudah Diincar

<p><strong>SAMPIT &ndash;</strong> Aparat kepolisian berhasil meringkus komplotan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*