MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 16 September 2019 15:05
Memprihatinkan..!!! Sungai Ini Mengering sampai Kelihatan Dasarnya
Sebuah sungai di Desa Tumbang Koling Cempaga Hulu. Sungai , benar-benar kering.(IST)

PROKAL.CO, SAMPIT – Selain kabut asap kebakaran hutan dan lahan, warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) juga harus menghadapi kekeringan yang tingkatnya parah. Saking parahnya, dasar sungai sampai terlihat.

Kondisi itu terjadi di Kecamatan Cempaga Hulu. Sungai di Desa Tumbang Koling, benar-benar kering. Jamban apung dan perahu warga sampai kandas di dasar sungai. Meski demikian, kondisi itu tidak memengaruhi aktivitas warga.

Camat Cempaga Hulu Ubaidillah mengatakan, beberapa desa di wilayah Cempaga Hulu memang mengalami kekeringan. Sebagian sungai juga sudah surut. Namun, karena sungai sudah tidak lagi terlalu dimanfaatkan warga, tidak mengganggu aktivitas warga sehari-hari.

”Sungai di daerah Cempaga Hulu sebagian besar sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi untuk air konsumsi, karena airnya keruh. Namun, saat ini di setiap desa sudah memiliki sumur bor. Jadi, masyarakat di sana tidak kesulitan air bersih," kata Ubai, Minggu (15/9).

Bahkan, rata-rata sungai sudah tidak digunakan untuk transportasi, karena semua desa di Cempaga Hulu sudah bisa diakses jalan darat. Warga juga tak lagi memanfaatkan sungai mandi atau buang air besar, karena di desa ada kamar mandi umum dan rata-rata setiap rumah memiliki jamban darat. 

”Sekalipun sungai surut, tidak berpengaruh besar untuk warga. Terutama di Desa Tumbang Koling. Namun, akan saya pastikan besok dengan kepala desanya, bagaimana kondisi di sana saat ini," ujarnya.

Salah seorang warga Desa Tumbang Koling, Yunius, mengatakan, sudah dua bulan ini sungai tersebut kering. Bahkan, kendati tidak kemarau panjang, sungai tersebut memang airnya sering surut, sehingga sudah pasti akan kering jika kemarau berbulan-bulan.

”Sungai tersebut sudah tidak terlalu dimanfaatkan warga, karena rata-rata saat ini warga sudah memiliki sumur bor untuk kebutuhan air bersih," jelas Yunius, petugas kesehatan di Desa Tumbang Koling.

Dia menambahkan, kasus diare juga tidak ada peningkatan, karena warga tidak kesulitan air bersih. Berbagai keperluan warga tidak lagi bergantung pada sungai, sehingga saat sungai mengalami kekeringan tidak berdampak besar bagi masyarakat. (dc/ign)


BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 14:48

INNALILLAH...ya. Wartawan Antara Untung Setiawan Tutup Usia

SAMPIT –  Insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:20

Gubernur Dukung Aspirasi Masyarakat Dayak

PALANGKA RAYA–Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mendukung pernyataan sikap…

Kamis, 17 Oktober 2019 15:36

Kasus Kematian Nur Fitri Dipertanyakan Lagi

SAMPIT – Kasus pembunuhan terhadap Nur Fitri (24) masih diselimuti…

Kamis, 17 Oktober 2019 15:33

AWASSSS!!! Politik Transaksional Lahirkan Kepala Daerah Korup

SAMPIT – Penetapan tersangka terhadap mantan Bupati Seruyan Darwan Ali…

Kamis, 17 Oktober 2019 15:21

Zam’an Berpotensi Jegal Supriadi

SAMPIT – Langkah Supriadi memarkir Partai Golkar untuk kendaraan politiknya…

Kamis, 17 Oktober 2019 15:19

Lagi dan Lagi, Lapas Terus Kebobolan

PALANGKA RAYA – Ketatnya pengamanan di penjara selalu dibobol para…

Kamis, 17 Oktober 2019 15:17

Dari Penjaga Sekolah, sampai Mencalonkan Diri Jadi Cawabup Kotim

Redy Setiawan tak ingin ketinggalan bersaing dalam Pilkada Kotim 2020.…

Kamis, 17 Oktober 2019 15:15

Diduga OD, Amoy Tewas Setelah Telan Ekstasi

SAMPIT - Satu dari tiga orang tersangka kasus penyalahgunaan narkoba…

Rabu, 16 Oktober 2019 17:00

Proyek Ini Jadi Bencana Dua Penguasa

SAMPIT – Proyek pembangunan Pelabuhan Laut Teluk Segitung di Kabupaten…

Rabu, 16 Oktober 2019 16:38

Radar Sampit Sepuluh Besar Nasional

SAMPIT – Surat Kabar Harian (SKH) Radar Sampit meraih penghargaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*