MANAGED BY:
SELASA
09 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT | DPRD SERUYAN

KOTAWARINGIN

Selasa, 03 Desember 2019 17:22
Manuyang Anak, Lestarikan Tradisi Dayak Pesisir

Makna Syukur atas Kelahiran Anak

MANUYANG: Wakil Bupati Kotim M Taufiq Mukri saat mengikuti kegiatan Manuyang Anak di Islamic Center, Minggu (1/12) malam.(IST/RADARSAMPIT)

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar tradisi tahunan Manuyang Anak dengan bayi sebanyak 115 peserta  yang berlangsung di Islamic Center, Minggu (1/12) malam. Hal tersebut dilakukan untuk melestarikan tradisi dengan menjadikannya agenda wisata.

Wakil Bupati Kotim M Taufiq Mukri mengatakan, jumlah peserta tahun ini jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya. Terlihat antusias peserta, dari laporan panitia peserta yang mendaftar 135 peserta, tapi yang bisa tertampung hanya 115 peserta, ini artinya masyarakat sangat antusias sekali dengan event ini.

Manuyang anak ini merupakan event pariwisata yang rutin digelar setiap tahun, saat bulan Rabiul Awal atau bertepatan dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Manuyang anak merupakan budaya yang lahir di kalangan masyarakat suku Dayak pesisir.

Tradisi manuyang anak tumbuh dan berkembang dalam masyarakat melayu di Kotim yang dipengaruhi budaya Islam sarat dengan makna yang tersirat.

Taufiq berharap event Manuyang Anak selanjutnya dapat dikemas lebih menarik lagi. Sehingga tak hanya menjadi daya tarik bagi warga lokal melainkan juga wisatawan dari luar daerah, bahkan mancanegara.

"Event ini juga dikaitakan dengan budaya dan kegiatan pariwisata Kotim," sebutnya.

Tradisi manuyang anak dilakukan oleh keluarga yang memiliki bayi berusia satu hari sampai dengan satu tahun dengan maksud sebagai ungkapan rasa syukur atas kehadiran anak dan harapan bagi masa depan.

Sebagai syarat dalam melaksanakan tradisi ini dibuat ayunan yang dihiasi oleh keluarga yang mempunyai anak. ayunan tersebut terdiri dari kain panjang dengan tujuh lapis dan lapis ketujuh berwarna kuning yang melambangkan bahwa si anak benar-benar dijaga oleh keluarganya.

Pada ayunan tersebut juga terdapat beberapa anyaman yang mempunyai berbagai makna seperti anyaman burung melambangkan harapan orang tua akan cita-cita yang tinggi, anyaman keris melambangkan si anak diharapkan menjadi orang yang giat bekerja usaha serta anyaman gunungan untuk anak perempuan dibentuk tinggi dengan maksud si anak akan mempunyai derajat tinggi, sedangkan untuk anak laki-laki bentuk gunungan melebar dengan makna agar si anak kelak menjadi orang yang terhormat.

Di bawah ayunan diletakkan beberapa perlengkapan seperti ulakan batu yang melambangkan keteguhan dalam pendirian, dan kancip pinang yang melambangkan keselamatan.

Taufiq mengatakan pihaknya berupaya melestarikan tradisi budaya yang ada. Terutama yang mengandung nilai positif keagamaan. Dengan harapan, nantinya akan berdampak baik bagi pariwisata di daerah Kotim.

"Saya berharap melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk bisa terus  mengembangkan tradisi budaya yang ada di Kotim guna menarik minat kunjungan wisata," tandasnya. (yn/dc)


BACA JUGA

Jumat, 05 Agustus 2022 12:33

Terkait Pengembangan Bandara dan Proyek Tol Sungai, Menhub Kabulkan Usulan Bupati Kotim

SAMPIT-Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk meningkatkan…

Jumat, 05 Agustus 2022 11:57

Dinilai Tak Layak Untuk Wisata Air, Pemandian Umum Pasir Panjang Ditutup

PANGKALAN BUN - Pemandian umum Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut…

Jumat, 05 Agustus 2022 11:53

Ketika Bupati Kotim Ikut Melepas Tugas Teman Seperjuangan, Sampai Tunda Bertemu Menteri

Pelepasan masa purna tugas (pensiun) Lurah Baamang Barat Paliansyah terasa…

Sabtu, 30 Juli 2022 12:04

Pemkab Kotim Serius Tangani Jalan Lingkar Selatan

 Salah satu bukti keseriusan menyikapi keluhan truk-truk yang melintas dalam…

Senin, 25 Juli 2022 13:12

Mal Pelayanan Publik Kotim, Diharapkan Operasional Tahun Depan

Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berdiri megah di Jalan MT…

Jumat, 22 Juli 2022 16:24

Ajak Bupati se-Kalteng Dukung SMA Unggulan

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mendukung rencana Polda…

Rabu, 20 Juli 2022 11:20

Angkutan Barang di Kotim Wajib Pelat KH-F

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mewajibkan kendaraan angkutan barang yang masih…

Senin, 27 Juni 2022 10:40

Ada Tim Ahli DPR RI, Aspirasikan Pemekaran Kotim

Aspirasi pemekaran daerah menjadi salah satu isu penting yang ditekankan…

Kamis, 23 Juni 2022 13:19

Kotim Sudah Nihil Kasus PMK, Pedagang Diminta Ambil Sapi dari Daerah Lain

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Pertanian Kotim melakukan berbagai…

Sabtu, 28 Mei 2022 13:16

DPRD Desak Pemkab Kotim Bantu Korban Banjir

SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Darmawati mendesak Pemkab…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers