MANAGED BY:
SABTU
29 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Kamis, 23 Januari 2020 16:31
Mobil Diambil Paksa Leasing, Pemilik Lapor Polisi dan DAD
Suasana mediasi antara debt collector dan pemilik mobil di Sekretariat Dewan Adat Dayak (DAD) Kotim.(DIAN TARESA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT–Aksi debt collector membuat Dian Arsandi kelimpungan. Warga Pangkalan Bun, Jalan Maid Badir, Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, itu dipaksa menyerahkan mobil KH 1207 GL kepada debt collector yang ditugaskan PT. Mandiri Tunas Finance Sampit. Aksi ini terjadi di Jalan Sudirman Km. 7 Sampit-Pangkalan Bun. 

Rul bersama rekan-Rekannya mengambil secara paksa mobil Arsandi karena menunggak membayar angsuran bulanan. Saat pengambilan mobil, orang yang mengaku sebagai external collector PT MTF ini tidak menunjukan surat tugas.  

”Saat perampasan mobil, saya dengan keluarga sedang berbelanja di toko Alfamart dan mereka mendatangi kami mengambil mobil dengan paksa dan barang kami diturunkan,” terang Dian Arsandi,  Rabu (22/1).

Atas kejadian ini, Arsandi bersama keluarga melapor ke Polres Kotim dengan bukti surat pengaduan No.STP-DUMAS/12/1/2020/Kalteng/Polres Kotim tertanggal 15 Januari 2020.  Selain melapor ke Polres Kotim, Arsandi juga melapor kejadian ini kepada Dewan Adat Dayak (DAD) Kotim.

Ketua DAD Kotim Untung mengatakan, sudah melayangkan surat panggilan kepada Rul dan kawan kawan selaku pihak yang mengambil paksa mobil Arsandi. Namun karena panggilan pertama belum memenuhi panggilan, DAD melayangkan panggilan kedua.

“Hari ini tanggal 22 Januari 2020, mereka memenuhi panggilan kita. Di sini kita tidak membela hanya meluruskan agar sesuai dengan UU. Ini masuk ranah DAD karena ada unsur pelanggaran adat yaitu perampokan atau perampasan," tegas Untung.

DAD meminta pihak leasing mengembalikan mobil kepada pemiliknya. DAD juga akan menuntut sanksi adat atas perbuatan ketidaknyamanan terhadap debitur. 

Untuk itu Rul yang merupakan salah satu penarik mobil mengatakan, mobil sudah masuk ke gudang sehingga perlu proses untuk mengeluarkannya.  

"Tadi malam ada orang menelpon saya mengaku saudara Rul. Dia mengatakan sudah berdamai dan mobil sudah dikembalikan. Ternyata setelah kami konfirmasi ke pihak yang bersangkutan, mobil belum dikembalikan," jelas Untung. (dia/yit)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Februari 2020 10:07

Musirawas Group Gelar Apel Kesiapsiagaan Bulan K3

SAMPIT–Perusahaan perkebunan sawit yang tergabung dalam Musirawas Group melaksanakan Apel…

Jumat, 28 Februari 2020 10:11

DP3AP2KB Kotim Terima Kunjungan BKKBN Pusat

SAMPIT - Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk…

Jumat, 28 Februari 2020 10:04

Gali Potensi Inovasi Teknologi Tepat Guna

SAMPIT - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kotawaringin…

Jumat, 28 Februari 2020 09:58

Puluhan Debitur Akad KPR Bersamaan

SAMPIT–Angin segar kembali berhembus untuk warga yang mendambakan perumahan subsidi.…

Rabu, 26 Februari 2020 14:35

Korban Keracunan Kue Ultah Diberi Santunan

SAMPIT – Sebanyak 22 siswa/i Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5…

Rabu, 26 Februari 2020 13:40

Rumah di Bawah Rp 300 Juta Paling Diminati

SAMPIT - Berdasarkan data peminat rumah murah BTN yang masuk…

Rabu, 26 Februari 2020 09:54

Bank Kalteng Gelar Dialog Bersama UMKM

SAMPIT – Bank Kalteng menggelar Dialog Interaktif bersama UMKM di…

Selasa, 25 Februari 2020 15:07

Perahu Karam, Pemancing Tenggelam

SAMPIT – Dua nyawa melayang di Sungai Mentaya, tepatnya Kelurahan…

Selasa, 25 Februari 2020 10:38

Pelaku Pencabulan Terancam Hukuman Berat

NANGA BULIK- Sidang persetubuhan terhadap anak di bawah umur dengan…

Selasa, 25 Februari 2020 10:06

Pasokan Handphone dari China Berkurang

SAMPIT – Wabah virus corona berdampak terhadap pasokan telepon selular…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers