MANAGED BY:
RABU
08 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Rabu, 05 Februari 2020 14:19
Depo Sampah Dinilai Terlalu Dekat Sekolah, Pelajar Terpaksa Bermasker
Ya Ampun..!!! Mereka Pakai Masker Bukan Takut Virus Corona, Tapi karena Bau Sampah..!!!
TERGANGGU: Siswa SMPN 3 Sampit belajar sambil menggunakan masker karena bau sampah.(DIAN TARESA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Depo sampah yang dibangun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur di Jalan Cristopel Mihing ternyata menuai pro dan kontra. Pasalnya depo sampah ini dibangun tepat di sebelah gedung SMP Negeri 3 Sampit.

Sebelum melakukan pembangunan depo sampah ini, DLH sudah melakukan sosialisasi ke sekolah. Meski pembangunan depo belum sepenuhnya rampung, namun sudah mulai difungsikan.

Menurut beberapa siswa di SMPN 3 Sampit, depo sampah tersebut mengeluarkan bau menyengat sampai ke ruang kelas.

“Sudah hampir satu bulan kita belajar sambil menghirup bau sampah. Saat pagi hari bau sampah semakin menyengat membuat saya dan teman-teman tidak fokus belajar,” terang Ikrima, siswa SMPN 3 Sampit, Selasa (4/2).

Ikrima dan kawan kawan beberapa kali belajar di luar kelas, karena tidak tahan dengan bau sampah.

“Kadang kita belajar di dekat gerbang sekolah yang ada pohon dan gasebonya, di sana bau sampah tidak tercium sehingga nyaman untuk belajar,” ujarnya.

Siswa lainnya Atika mengatakan, selalu menutup hidung menggunakan jilbab saat belajar. Pada hari Selasa 4 Februari 2020, pihak sekolah membagikan masker gratis untuk membantu siswa-siswa menahan bau saat pembelajaran berlangsung.

“Guru saya juga ada yang hamil, makanya dengan bau sampah jadi lebih sensitif karna mudah mual. Makanya lebih memilih belajar di luar kelas dibanding di dalam kelas,” ucapnya.

Kelas yang paling terdampak dengan bau sampah ini adalah kelas VII ruang 1 hingga ruang 4, karena tepat berada di sebelah depo sampah.  

Siswa lainnya Wedy juga mengatakan bahwa dia belum menceritakan hal ini kepada orang tua. Jika orang tua tahu masalah ini, dipastikan komplainke pihak sekolah.

“Sementara ini saya dan teman-teman tidak ada yang bercerita kepada orang tua. Saya berharap depo sampah ini dipindahkan saja, meski sudah terlanjur dibangun namun behubung belum jadi sepenuhnya sebaiknya dipindah karena benar-benar meganggung aktivitas belajar,” tutupnya.

Saat ini terdapat beberapa depo sampah di Sampit. Diantaranya Depo Sehati 01 Jalan Pelita, Depo Sehati 02 Jalan  Jalan Tatar, Depo Sehati 03 Jalan KS Tubun, Depo Mini Sehati 01 Jalan Tidar, Depo Mini Sehati 02 Jalan Sampurna, Depo Mini Sehati 03 Jalan Antang. Dan yang terbaru adalah depo sampah di samping SMPN 3 Sampit. (dia/yit)


BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 00:45

Uji Kebohongan, Tim Hukum Ujang Dukung Uji Forensik

<p>&nbsp;PALANGKA RAYA - Tim Kuasa Hukum Ujang-Jawawi menyatakan penetapan hasil musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers