MANAGED BY:
SENIN
10 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Sabtu, 04 Juli 2020 15:00
ASTAGA!!! Sejumlah Pedagang Kabur Saat Rapid Test

Terancam Tidak Boleh Berjualan

TERPAKSA: Salah satu pedagang di Pasar PU terlihat pasrah saat mengikuti Rapid Test Massal dilakukan oleh Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Palangka Raya, Jumat (3/7).(DODI RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA-Pelaksanaan rapid test massal secara gratis, ternyata masih banyak ditakuti masyarakat. Tak hanya di kawasan pemukiman tetapi juga pusat perbelanjaan. Seperti saat digelar di Pasar Kameloh, kemarin. Sejumlah pedagang pilih  di kawasan itu melarikan diri dan bersembunyi kala petugas tim gugus penanganan covid-19 melakukan rapid test. 

Dari lebih 200 pedagang di pasar tersebut. Dan petugas hanya mampu melakukan pemeriksaan rapid  kepada 125 pedagang dan pengunjung, dengan hasil enam diantaranya dinyatakan reaktif. Dan merekapun sudah menjalani isolasi mandiri dan dilakukan swap. 

Berbeda dengan di pasar PU di Jalan S Parman. Ratusan pengunjung dan pedagang pasar malah antusias dan tidak ada melarikan diri saat petugas melakukan rapid test,Jumat (3/7). Mereka dengan sukarela memeriksakan diri untuk di rapid dan mendukung program pemerintah tersebut,  untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Tidak ada perlawanan atau adu argumen dalam pelaksanaan tersebut. Bahkan mereka secara sadar meluangkan waktu untuk dilakukan pemeriksaan. Mereka berkeinginan pasar PU menjadi lokasi percontohan bebas penyebaran virus mematikan tersebut. 

”Ngapain harus takut untuk rapid test, kami pedagang pasar PU mendukung hal itu. Jadi tidak ada yang melarikan diri, tidak ada yang kabur,tidak ada yang melawan. Karena semuanya untuk kebaikan bersama, biar bebas korona dan penyebaran virus covid-19 juga bisa diputus,” Supiem,  salah satu pedagang. 

Pedagang lainnya,Suparman mengatakan tidak perlu ketakutan dan menolak melakukan rapid test. ”Tidak ada yang perlu ditakutkan, karena cuma diperiksa seperti itu. Kalau reaktif ya isolasi mandiri tetapi tidak sampai terkekang,” cetusnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 15:57

Pencuri Berkeliaran di Palangka Raya, Ratusan Juta Raib dari Rumah Kadis

PALANGKA RAYA- Aksi pencurian dengan pemberantan terjadi di wilayah Kota…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:51

Gabungan Empat Polres Halau Pendemo

KUALA KAPUAS - Ratusan anggota Sabhara Polres Kapuas, Gunung Mas…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:47

Klaim Lahan Ganggu Pembangunan Jembatan Katingan

KASONGAN- Bupati Katingan Sakariyas menyatakan, apabila  ada pihak yang ingin…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:44

UPR Terbaik Kedua Se-Kalimantan

PALANGKA RAYA- Prestasi kembali ditorehkan Universitas Palangka Raya (UPR) di…

Jumat, 31 Januari 2020 17:06

Dinsos Minta Prostitusi Terselubung Ditindak

PALANGKA RAYA- Pihak  Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta…

Jumat, 31 Januari 2020 11:36

Pemkot Palangka Raya Terus Tingkatkan Infrastruktur Demi Masyarakat

PALANGKA RAYA -Keseriusan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam pembangunan untuk…

Kamis, 30 Januari 2020 17:40

Maling Ini Hanya Perlu Dua Menit, Motor pun Raib

PALANGKA RAYA – Tembok penjara ternyata tak mampu membuat Badrun…

Kamis, 30 Januari 2020 15:19

Gubernur Mendatang Dituntut Berdayakan Perempuan

PALANGKA RAYA- Siapapun yang nantinya terpilih pada pemilihan gubernur (Pilgub) Kalimantan…

Kamis, 30 Januari 2020 15:03

Badai Tumbangkan Berumur Beringin Ratusan Tahun, Timpa Kantor, Rumah Serta Mobil

KUALA KAPUAS – Sebuah pohon beringin tua berusia ratusan tahun,…

Kamis, 30 Januari 2020 14:56

Adik Kepala Dinas Tewas Ditabrak Mobil

PALANGKA RAYA-Insiden kecelakaan maut lagi-lagi terjadi di wilayah kota Palangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers