MANAGED BY:
RABU
30 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 23 Juli 2020 14:16
Tiga Kecamatan "Dihajar" Banjir, Rendam 2.464 Rumah Warga
EVAKUASI : Plt Kepala BPBD Tengku Alisyahbana bantu evakuasi lansia saat banjir melanda Desa Rungun, Kecamatan Kotawaringin Lama. (BPBD KOBAR /RADAR PANGKALAN BUN )

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN - Banjir di Kabupaten Kotawaringin Barat kian meluas. Banjir yang terjadi di tiga kecamatan itu telah meredam 2.464 rumah dengan jumlah warga terdampak mencapai 6.068 jiwa. 

Plt Kepala BPBD Kobar Tengku Ali Syahbana melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Reneli mengatakan, banjir yang terjadi di Kabupaten Kobar ini telah meredam 24 desa dan kelurahan di tiga kecamatan. “Banjir pertama kali melanda Kecamatan Arut Utara dan merendam 10 desa dan satu kelurahan dan hingga kini belum surut,” ungkapnya (22/7). 

Selanjutnya untuk banjir yang terjadi di Kecamatan Kotawaringin Lama telah merendam  tiga desa dan dua kelurahan. Banjir di Kecamatan Kolam sempat surut namun kini debit air terus bertambah tinggi dan sebagian rumah mulai ditinggalkan warga untuk mengungsi. "Debit air di Kecamatan Kolam ini sudah tinggi. Sebagian rumah sudah tidak bisa ditinggali karena air telah mencapai setengah rumah atau setinggi orang dewasa," kata Reneli. 

Menurutnya untuk sementara ini sebagian besar pengungsi adalah warga yang memiliki balita dan juga lansia. Jumlahnya terus bertambah dengan jumlah sementara mencapai 80 orang yang tinggal di pengungsian sementara. "Sedangkan sebagian warga memilih untuk tetap tinggal di rumah. Karena warga membuat tempat tidur di lorong atap rumah, sehingga tidak terkena air banjir," jelasnya. 

Sementara itu di Kecamatan Arut Selatan, banjir terjadi mulai awal Juli. Jika sebelumnya hanya menyasar tiga desa, kini sudah bertambah menjadi delapan desa dan kelurahan. Secara keseluruhan rumah warga yang terdampak banjir itu ada 3.264 kepala keluarga dan jumlah rumahnya mencapai 2264 dan jumlah jiwa 6.068. 

"Jumlah rumah dan korban banjir ini berpotensi bertambah. Karena curah hujan masih tinggi dan ditambah semakin banyak warga yang memberitahukan rumahnya terkena banjir," ujarnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 30 September 2020 15:27

Jual Curian di Pangkalan Bun, Maling Sapi Jalani Sidang

NANGA BULIK- Dua terdakwa pencurian sapi jelang Hari Raya Idul…

Rabu, 30 September 2020 15:13

Punk Resahkan Pengunjung Pangkalan Bun Park

PANGKALAN BUN - Kenyamanan pengunjung Pangkalan Bun Park terusik dengan keberadaan…

Rabu, 30 September 2020 15:08

Leher Terjerat Kabel, Pemotor Terpental

PANGKALAN BUN - Seorang pengendara motor mengalami luka serius di…

Rabu, 30 September 2020 12:49

Dedikasi Untuk Negeri, Intan Pariwara Sumbangkan Buku Untuk Korban Banjir

PANGKALAN BUN - Banjir yang melanda Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten…

Rabu, 30 September 2020 09:47

RQV Siap Lahirkan Ribuan Penghafal Alquran di Kalteng

PANGKALAN BUN - Sebagai lembaga sosial keagamaan yang bergerak di…

Selasa, 29 September 2020 14:45

Polsek Kolam Bekuk Maling Lintas Provinsi

KOTAWARINGIN LAMA – Kepolisian Sektor Kotawaringin Lama tangkap dua pelaku…

Selasa, 29 September 2020 14:33

Banjir Hilang Jalan Rusak Mengancam

KOTAWARINGIN LAMA – Para pengguna Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama tetap…

Selasa, 29 September 2020 14:14

Ya Ampunnn..!!! Tangga Alun-Alun Jadi Tempat mesum

PANGKALAN BUN – Komplek alun-alun di sekitar Istana Kuning perlu…

Senin, 28 September 2020 14:18

WASPADA!!! Covid-19 Masuki Perkantoran

PANGKALAN BUN – Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kontrak…

Senin, 28 September 2020 14:15

Waspada Karhutla, Hotspot Mulai Bermunculan

KUALA PEMBUANG-Kepolisian Sektor (Polsek) Seruyan Hulu bersama dengan TNI serta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers