MANAGED BY:
RABU
30 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 06 Agustus 2020 15:59
Lima Bulan Tak Berlayar, Ratusan Kelotok Wisata TNTP Terancam Rusak
TERANCAM RUSAK : Ratusan kelotok wisata yang melayani perjalan wisata ke TNTP tidak beroperasi dan sandar di dermaga wisata Kumai, akibatnya kelotok tersebut terancam rusak, Rabu (5/8).(ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN - Ratusan kelotok wisata yang melayani jalur Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terancam rusak.

Kelotok wisata tersebut kini terparkir di Dermaga Wisata Kumai lantaran tidak bisa lagi beroperasi melayani wisatawan domestik maupun mancanegara. 

Pelaku pariwisata yang juga pemilik biro perjalanan Borneo Hijau Persada, Ahmad Yani mengatakan, Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) yang merupakan primadona bagi wisatawan mancanegara sulit untuk bangkit kembali. Lantaran tidak bisa beroperasi sejak lima bulan ini, terjadi penumpukan kapal-kapal wisata yang sandar di Dermaga Wisata Kumai.Data Himpunan Kelotok Wisata Kumai (HKWK), jumlah kapal wisata yang mangkrak berjumlah 112 unit. 

"Sejak Covid-19 melanda hampir 5 bulan ini, sektor wisata yang menjadi andalan para pelaku usaha wisata tak bisa lagi move on. Penumpukan kapal-kapal wisata di Dermaga Wisata Kumai hanya diam tak bisa beroperasi. Data dari HKWK jumlah klotok wisata ada 112 buah," ujarnya, Rabu (5/8). 

Dengan sandarnya kelotok wisata tersebut diketahui bahwa beberapa bagian fisik kelotok sudah mengalami kerusakan, terutama pada bagian body kelotok sudah mengalami kebocoran. 

Hal itu mengakibatkan masuknya air laut dan merendam mesin kelotok hingga mesin rusak dan tidak bisa dihidupkan lagi. Atap kelotok juga banyak yang terkelupas, begitu pula dengan aki kelotok juga aus karena tidak sering dihidupkan, belum lagi biaya perawatan dan bayar biaya tambat kelotoknya serta insentif. "Selama pandemi ini total kelotok tidak jalan dan kami juga tidak ada pemasukan sama sekali, sementara perawatan jalan terus," keluhnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 30 September 2020 15:27

Jual Curian di Pangkalan Bun, Maling Sapi Jalani Sidang

NANGA BULIK- Dua terdakwa pencurian sapi jelang Hari Raya Idul…

Rabu, 30 September 2020 15:13

Punk Resahkan Pengunjung Pangkalan Bun Park

PANGKALAN BUN - Kenyamanan pengunjung Pangkalan Bun Park terusik dengan keberadaan…

Rabu, 30 September 2020 15:08

Leher Terjerat Kabel, Pemotor Terpental

PANGKALAN BUN - Seorang pengendara motor mengalami luka serius di…

Rabu, 30 September 2020 12:49

Dedikasi Untuk Negeri, Intan Pariwara Sumbangkan Buku Untuk Korban Banjir

PANGKALAN BUN - Banjir yang melanda Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten…

Rabu, 30 September 2020 09:47

RQV Siap Lahirkan Ribuan Penghafal Alquran di Kalteng

PANGKALAN BUN - Sebagai lembaga sosial keagamaan yang bergerak di…

Selasa, 29 September 2020 14:45

Polsek Kolam Bekuk Maling Lintas Provinsi

KOTAWARINGIN LAMA – Kepolisian Sektor Kotawaringin Lama tangkap dua pelaku…

Selasa, 29 September 2020 14:33

Banjir Hilang Jalan Rusak Mengancam

KOTAWARINGIN LAMA – Para pengguna Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama tetap…

Selasa, 29 September 2020 14:14

Ya Ampunnn..!!! Tangga Alun-Alun Jadi Tempat mesum

PANGKALAN BUN – Komplek alun-alun di sekitar Istana Kuning perlu…

Senin, 28 September 2020 14:18

WASPADA!!! Covid-19 Masuki Perkantoran

PANGKALAN BUN – Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kontrak…

Senin, 28 September 2020 14:15

Waspada Karhutla, Hotspot Mulai Bermunculan

KUALA PEMBUANG-Kepolisian Sektor (Polsek) Seruyan Hulu bersama dengan TNI serta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers