MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 06 Maret 2021 14:45
Ternyata!!! Tambang Galian C Diduga Ilegal, sudah Sepuluh Tahun Lebih Operasional
Lokasi tambang galian c yang diduga ilegal di Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur.(RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Aktivitas penambangan galian C yang diduga ilegal di Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diperkirakan telah berjalan selama sepuluh tahun lebih. Aktivitas itu meninggalkan lubang besar bekas dikeruk menggunakan alat berat.

”Setahu saya, aktivitas penambangan latrit itu memang sudah sejak lama. Bisa lebih dari sepuluh tahun berjalan ini sudah. Dan itu sudah jadi rahasia umum,” kata warga Cempaga Hulu yang meminta namanya tak disebutkan, Jumat (5/3).

Menurut warga tersebut, penambangan itu bukan hanya dilakukan satu orang, melainkan ada di sejumlah titik. Selama ini, kebutuhan tanah latrit di perkebunan hingga proyek swasta dan pemerintahan, banyak mengambil dari lokasi tersebut.

”Sudah bukan rahasia lagi urusan proyek kebun, seperti penimbunan jalan dan lainnya berasal dari areal yang ada itu,” ujarnya.

Camat Cempaga Ubaidillah mengatakan, di wilayah tersebut memang ada sejumlah aktivitas penambangan galian C. Namun, dia tidak mengetahui mana yang berizin dan tidak. Apalagi selama ini perizinan galian C tidak melewati pemerintah kabupaten, sehingga camat tidak pernah dilibatkan.

Pihaknya tengah mendata semua aktivitas penambangan galian C di Cempaga Hulu. Menurutnya, keberadaan galian C tersebut menjadi salah satu mata pencaharian warga setempat. ”Kami masih tahap pendataan. Secepatnya Senin akan kami sampaikan berapa jumlah galian C yang beroperasional di daerah ini ke Pak Bupati,” kata Ubaidillah.

 

Diusut Polisi

Sementara itu, Polres Kotim bakal menyelidiki aktivitas galian C diduga ilegal tersebut. Kasatreskrim Polres Kotim AKP Zaldy Kurniawan mengatakan, pihaknya menurunkan tim untuk mengecek langsung kebenaran galian C di Desa Bukit Raya yang merambah hutan.

”Kami cek dulu ya, untuk mencari tahu kebenarannya,” kata Zaldy saat dijumpai di ruangannya, Jumat (5/3).

Menurutnya, apabila aktivitas galian C itu ilegal, pihaknya akan segera menindak pelakunya, terutama pemilik galian C tersebut. ”Anggota masih berada di lapangan untuk menyelidiki kebenarannya dengan mengumpulkan informasi,” ujarnya.

Zaldy juga menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk mencari tahu kegiatan galian C yang dilakukan di dekat permukiman itu.

”Sekalipun nanti pemilik tambang mengaku punya izin, tetap akan kami selidiki. Apalagi jika pemiliknya tidak memiliki izin, akan langsung kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, penambangan galian C di tengah hutan Desa Bukit Raya dihentikan paksa. Lokasi penambangan disegel tim yang disebut-sebut anggota dari Markas Besar Intelijen TNI Angkatan Darat.

Informasi yang diperoleh Radar Sampit, operasi penyegelan guna menghentikan aktivitas itu dilakukan secara senyap tanpa sepengetahuan aparatur pemerintahan setempat. Tim tersebut turun langsung ke lokasi. Ada dua titik yang dipasang perimeter pembatas.

Kepala Desa Bukit Raya Seleksi membenarkan lokasi penambangan itu dipasang garis pembatas. Meski demikian, dia tidak tahu persis siapa yang memasangnya. Namun, sekilas dia mengetahui penyegelan itu kegiatan dari kalangan tentara.

”Memang katanya sudah dipasang garis pembatas, tetapi ini dari TNI yang memasang di lokasi itu,” ujar Seleksi, Kamis (4/3). (ang/ign)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 13:28

Uang Kawan Diembat, Betet Terancam Setahun Penjara

Sugiyanto alias Betet (35) terancam hukuman selama satu tahun penjara…

Senin, 18 Oktober 2021 12:13

Maling Sawit Ratusan Kilogram Kepergok Satpam

Jajaran Polsek Mentaya Hulu kembali mengungkap kasus pencurian buah kelapa…

Minggu, 17 Oktober 2021 21:37

Pelaku Balap Liar di Kotim Terus Diburu

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotim terus memburu para pengendara…

Sabtu, 16 Oktober 2021 13:04

NAH..!! Legislator Siap ”Kuliti” Kejanggalan Tarif Baru PDAM Sampit

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bakal…

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:53

Polres Kotim Usut Laporan Warga yang Terjerat Pinjaman Online

 Kepolisian Resort Kotawaringi Timur (Polres Kotim) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai…

Jumat, 15 Oktober 2021 11:09

PARAH..!! Kades Korupsi Bantuan Covid-19 untuk Judi Online

Besarnya dana desa yang dikucurkan untuk Desa Pantai, Kecamatan Kapuas…

Kamis, 14 Oktober 2021 14:25

HOROR..!! Pikap Pengangkut BBM Terbakar, Ada Ledakan, Sejumlah Warga Terluka

Kebakaran sebuah mobil pikap bermuatan bahan bakar minyak (BBM), menghebohkan…

Rabu, 13 Oktober 2021 13:27

Sebelum Gantung Diri, Pemuda Itu Bikin Status, Begini Bunyinya...

Aksi nekat Endo (25), pemuda di Dusun Baninan, Desa Rubung…

Rabu, 13 Oktober 2021 10:37

Ratusan Ton Rotan Disita Polisi, Petani Rotan Kotawaringin Timur Gelisah

SAMPIT – Ratusan ton rotan kering asal Kabupaten Kotawaringin Timur…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:05

WOOO..DEWOOO...!! Istri Cuma Dijatah Uang dari Penggelapan Rp 400 Juta, Selingkuhan Dijatah Rp 840 Juta

Kepercayaan yang diberikan PT Mitra Putra Profitmas (Suzuki) terhadap Purnomo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers