MANAGED BY:
SENIN
25 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 13 Maret 2021 15:11
Bagi-Bagi Uang Haram Tambang

Jaksa Bidik Pemodal Galian C Ilegal

Lokasi tambang galian C ilegal, di Desa Bukit Permai, Kecamatan Cempaga Hulu.(DOK.RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Uang hasil tambang galian C ilegal di Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diduga banyak mengalir ke sejumlah pihak. Pemodal aktivitas merusak hutan itu disebut-sebut kerap bermain dengan oknum tertentu. Kejaksaan Negeri Kotim berupaya menyeret semua pihak yang terlibat, terutama pemodal.

Informasi diperoleh Radar Sampit, dari penyelidikan Kejari, ada dua pengusaha yang memodali tambang ilegal tersebut, yakni RS dan BG. Mereka kini dalam bidikan jaksa. RS dikabarkan pemain lama yang mengeruk keuntungan dari galian C ilegal, sementara BG merupakan pemain baru.

BG dan RS diduga mengeruk tanah laterit untuk dijual kepada perusahaan besar swasta hingga memasok untuk proyek pemerintah daerah. ”Pengakuan Kades (Bukit Raya), RS dan BG kerja di situ. Yang paling lama RS,” kata Trio Andi Wijaya, tim penyidik kasus tersebut, yang juga Kasi Datun Kejari Kotim, Jumat (12/3).

Trio menuturkan, pihaknya masih fokus mengungkap kasus tersebut, termasuk menghitung kerugian negara dari kegiatan ilegal itu. Beberapa orang telah diperiksa sebelumnya, yang di antaranya aparatur pemerintahan setempat.

Sementara itu, RS, pengusaha galian C di Desa Bukit Raya sebelumnya menyebutkan, kegiatan itu tidak hanya dilakukannya sendiri. Ada sejumlah pengusaha lain melakukan hal serupa.

Catatan Radar Sampit, penambangan galian C ilegal di Cempaga Hulu baru sekali diungkap secara pidana oleh Polda Kalteng tahun 2019 silam. RS saat itu disebut-sebut sudah beroperasi. Namun, aparat menyasar pemodal galian C ilegal lainnya yang dijadikan tersangka, yakni Amir Mahmud dan Misnun selaku pemilik lahan.

Mengacu UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba), ada perubahan denda bagi penambang ilegal. Dalam Pasal 158, penambangan ilegal didenda Rp 100 miliar. Jumlah denda yang harus dibayar tersebut naik dari sebelumnya yang hanya Rp 10 miliar.

Ketua LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Arsusanto sebelumnya mengatakan, aktivitas penambangan yang terjadi sejak lama tanpa tersentuh pihak terkait, bisa saja disebabkan ada kepentingan pihak tertentu di dalamnya yang juga kecipratan untung besar.

”Kalau diproses hukum, jangan hanya sampai pada operator atau orang lapangan saja. Harus bisa menyeret siapa yang ikut bermain dan dalangnya. Mengacu UU Minerba, sanksinya untuk aktivitas penambangan ilegal sangat berat. Selain tidak membayar retribusi ke daerah yang mengakibatkan kerugian keuangan, juga menimbulkan kerusakan alam karena tidak dilakukan reklamasi,” katanya. (ang/ign)

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 13:28

Uang Kawan Diembat, Betet Terancam Setahun Penjara

Sugiyanto alias Betet (35) terancam hukuman selama satu tahun penjara…

Senin, 18 Oktober 2021 12:13

Maling Sawit Ratusan Kilogram Kepergok Satpam

Jajaran Polsek Mentaya Hulu kembali mengungkap kasus pencurian buah kelapa…

Minggu, 17 Oktober 2021 21:37

Pelaku Balap Liar di Kotim Terus Diburu

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotim terus memburu para pengendara…

Sabtu, 16 Oktober 2021 13:04

NAH..!! Legislator Siap ”Kuliti” Kejanggalan Tarif Baru PDAM Sampit

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bakal…

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:53

Polres Kotim Usut Laporan Warga yang Terjerat Pinjaman Online

 Kepolisian Resort Kotawaringi Timur (Polres Kotim) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai…

Jumat, 15 Oktober 2021 11:09

PARAH..!! Kades Korupsi Bantuan Covid-19 untuk Judi Online

Besarnya dana desa yang dikucurkan untuk Desa Pantai, Kecamatan Kapuas…

Kamis, 14 Oktober 2021 14:25

HOROR..!! Pikap Pengangkut BBM Terbakar, Ada Ledakan, Sejumlah Warga Terluka

Kebakaran sebuah mobil pikap bermuatan bahan bakar minyak (BBM), menghebohkan…

Rabu, 13 Oktober 2021 13:27

Sebelum Gantung Diri, Pemuda Itu Bikin Status, Begini Bunyinya...

Aksi nekat Endo (25), pemuda di Dusun Baninan, Desa Rubung…

Rabu, 13 Oktober 2021 10:37

Ratusan Ton Rotan Disita Polisi, Petani Rotan Kotawaringin Timur Gelisah

SAMPIT – Ratusan ton rotan kering asal Kabupaten Kotawaringin Timur…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:05

WOOO..DEWOOO...!! Istri Cuma Dijatah Uang dari Penggelapan Rp 400 Juta, Selingkuhan Dijatah Rp 840 Juta

Kepercayaan yang diberikan PT Mitra Putra Profitmas (Suzuki) terhadap Purnomo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers