MANAGED BY:
RABU
04 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 02 April 2021 17:23
Pemukulan Bayi di Lamandau Berakhir Diversi
DIVERSI : Proses diversi kasus pemukulan bayi oleh ayak kandungnya yang masih di bawah umur.(ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

NANGA BULIK- Kasus pemukulan ayah terhadap anak bayinya berakhir dengan jalan diversi. Hal itu dilakukan karena saat kejadian pelaku masih dibawah umur (17 tahun) atau disebut Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Diversi merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana. 

Proses diversi berlangsung pada tanggal 24 Maret lalu dan Penetapan Pengadilan Negeri Nanga Bulik telah keluar pada Senin (29/3). Sehingga Kejaksaan Negeri Lamandau telah menghentikan penuntutan perkara pidana terhadap ABH tersebut pada Kamis (1/4). 

“Upaya diversi kita lakukan karena pelaku masih di bawah umur, sesuai UU SPPA Nomor 11 tahun 2012 di pasal 7 ayat 2 wajib diversi, karena ancaman hukumannya di bawah 7 tahun dan bukan pengulangan tindak pidana,” beber Kajari Lamandau melalui Kasi Pidum, Ambo. 

Menurutnya berdasarkan Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 meletakkan kewajiban memberikan perlindungan anak berdasarkan asas non diskriminasi, kepentingan terbaik untuk anak, hak hidup, hak kelangsungan, dan perkembangan anak. 

Proses diversi dihadiri orangtua pelaku, penyidik kepolisian, Bapas, tokoh masyarakat (Kades), pekerja sosial dari Dinsos, dan kuasa hukum pelaku. 

Sebelumnya diversi juga sempat dilakukan saat masih di tingkat penyidikan kepolisian, namun tidak berhasil, karena saat itu kasusnya masih viral hingga dapat sorotan dari KPAI. “Pelaku sudah menyatakan sangat menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Ibu korban yang juga istri pelaku juga telah memaafkan pelaku dan berharap pelaku bisa menjadi ayah dan imam yang baik,” bebernya. 

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 04 Agustus 2021 12:17

Dua Faktor Ini Jadi Biang Banjir di Pangkalan Bun

 Sedimentasi dan sampah mendominasi sumbatan saluran induk dan sekunder di…

Rabu, 04 Agustus 2021 12:14

Anti Virus Langka di Pangkalan Bun

Ketersediaan obat anti virus yang biasa digunakan untuk pengobatan pasien Covid-19…

Rabu, 04 Agustus 2021 12:12

Bukti Transfer Palsu, Penjual Emas Rugi Ratusan Juta

Penipuan yang dilakukan Murniati, warga Kabupaten Lamandau ini sangat menarik…

Rabu, 04 Agustus 2021 10:42
Warga Rela Antre Dari Subuh

Stok Habis, Vaksinasi Batal lagi

PANGKALAN BUN - Vaksinasi dosis kedua saat ini menjadi buruan…

Selasa, 03 Agustus 2021 12:29

Penutupan Wisata Diperpanjang, Pantai Tetap Ramai Pengunjung

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memutuskan memperpanjang penutupan seluruh tempat…

Sabtu, 24 Juli 2021 07:09

16 Komunitas di Pangkalan Bun Rayakan Iduladha dengan Cara Berbeda

Pangkalan Bun - Kehadiran komunitas semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat…

Rabu, 21 Juli 2021 14:52

Sepakati Penutupan Tempat Wisata

PANGKALAN BUN – Penutupan seluruh tempat wisata di Kabupaten Kotawaringin…

Senin, 19 Juli 2021 01:51

Kemenpan RB Apresiasi Dua Inovasi Pemkab Kobar

PANGKALAN BUN – Kementerian Pandayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi…

Sabtu, 17 Juli 2021 13:17

Abrasi Ancam Jalan Desa

NANGA BULIK – Jalan Desa Batu Kotam Kecamatan Bulik terancam longsor…

Sabtu, 10 Juli 2021 21:53

Kajari Sumbangkan Kostum Futsal untuk PWI Kobar

PANGKALAN BUN - Kepala Kejaksaan Negeri Kotawaringin Barat (Kobar) menunjukkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers