MANAGED BY:
RABU
22 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 05 Desember 2020 12:10
GILA!!! Pukul Bayi Hanya Gara-Gara Stres Ditagih Utang
PERIKSA: Petugas Dinas Sosial Lamandau memeriksa orang tua korban penganiayaan.(IST)

NANGA BULIK- Tidak butuh waktu lama, Polres lamandau langsung mengamankan pasangan suami istri yang menganiaya bayi umur tiga bulan, Kamis (3/12) malam. Orang tua yang menganiaya anaknya sendiri itu adalah DP (17) selaku ayah korban dan E (18) selaku ibu korban. 

Kapolres Lamandau melalui Kasat Reskrim Iptu Juan Rudolf W mengatakan, orang tua korban masih diperiksa. Pasangan suami istri ini ternyata masih di bawar umur.

 "Saat ini kami masih melakukan rangkaian proses penyelidikan secara maksimal terhadap peristiwa tersebut, yaitu lakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi dan mencari bukti-bukti lain," ucapnya.

Nining Novitamala dari Satuan Bakti Pekerja Sosial Kabupaten Lamandau usai melakukan assesment mengatakab bahwa ayah dan ibu korban belum siap untuk berumah rangga dan memiliki anak.

"Mereka menyesali perbuatannya, dan mengaku khilaf karena stres di bawah tekanan ekonomi. Sebenarnya mereka juga ingin belajar menjadi orang tua yang baik, namun usia dan pengalaman mereka memang masih minim," tutur Nining.

Pasangan sejoli ini mengaku pacaran pada September 2019 lalu. Saat itu si pria masih 16 tahun dan duduk di bangku kelas 3 SMP. Sementara istrinya baru berusia 17 tahun dan duduk di kelas 2 SMA. Mereka kemudian menikah pada  akhir tahun 2019, dan memiliki anak bulan Agustus 2020. Mereka juga menampik jika disebut hamil duluan sebelum menikah.

"Menurut pengakuan keduanya, mereka menikah atas dorongan orang tua karena takut terjadi apa-apa. Karena masih di bawah umur mereka pun menikah di bawah tangan (siri)," bebernya.

Pasutri ini nekat memukul anaknya karena hanya memiliki uang Rp 150 ribu. Sementara di saat yang sama ada tagihan angsuran tilam oleh tukang kredit sebesar Rp 269 ribu. Saat stres ditagih utang, anaknya nangis dan tidak mau diam. Suami memukul bagian wajah dengan tujuan agar anaknya diam. Tetapi anak justru semakin menjadi tangisnya.

"Atas kejadian tersebut,  pelaku mengaku bersalah dan menyesal serta siap menjalani hukuman, dan saat keluar penjara nanti dia berharap masih bisa merawat sendiri anaknya tersebut," terangnya.

Kedua  orang tua korban itu belum siap secara mental dan ekonomi untuk mempunyai anak. Ayah korban merupakan tamatan SMP dan sehari-harinya hanya kerja serabutan.

Ini juga merupakan dampak negatif dari pernikahan anak di bawah umur. Diharapkan kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi orang tua agar tidak menikahkan anak di bawah umur. Saat ini  bayi perempauan yang dianiaya orang tuanya tersebut telah dirujuk ke rumah sakit dr Doris Sylvanus Palangkaraya. (mex/yit)

 


BACA JUGA

Rabu, 22 September 2021 09:58

TEGA..!! Baru Lahir, Bayi Langsung Dibuang

 Warga Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dihebohkan…

Rabu, 22 September 2021 09:56

Kasus Pembunuhan Rekan Kerja, Terdakwa Tanpa Reaksi Usai Divonis 20 Tahun Penjara

Hakim Pengadilan Negeri Nanga Bulik menjatuhkan vonis hukuman 20 tahun…

Rabu, 22 September 2021 09:31

Bupati Kotim Berharap Tidak Ada Kontroversi Lagi Terkait Gerbang Sahati

Perbaikan Gerbang Sahati di Jalan Tjilik Riwut, depan Stadion 29…

Rabu, 22 September 2021 09:23

Jembatan Ini, Bertahun-tahun Tak Diperhatikan

 Jembatan di Desa Biru Maju, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur…

Selasa, 21 September 2021 12:11

Pembalap Liar Belum Jera, Ditunggui Pak Polisi, Kocar-kacir

 Pelaku balap liar di Kota Sampit tak pernah jera. Aksi…

Selasa, 21 September 2021 11:58

Ceweknya Dibikin Mabuk, Lalu Dicabuli dan Direkam

Seorang remaja berusia 16 di Kabupaten Kapuas, jadi korban pelampiasan…

Sabtu, 18 September 2021 11:11

WADUH..!! Bangunan RS Pratama Parenggean Retak- Retak

Rumah Sakit (RS) Pratama Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan…

Selasa, 14 September 2021 14:02

Salah Gaul, Mahasiswa Ini Terancam 9 Tahun Penjara

Pergaulan yang salah membawa M Afreza, seorang mahasiswa, masuk ke…

Selasa, 14 September 2021 10:55

Pos Penyekatan Resmi Dihentikan, Ribuan Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Pos penyekatan aktivitas pengawasan dan pemeriksaan arus masuk orang maupun…

Senin, 13 September 2021 13:53

Ini Perintah Gubernur Kalteng untuk Tim Medis di Lokasi Banjir

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menegaskan, pelayanan kesehatan untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers