MANAGED BY:
SENIN
18 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 18 Mei 2021 15:38
Karyawan PBS Wajib Jalani Karantina

Saat Masuk Kalteng Usai Lebaran Ini

WAJIB KARANTINA: Penumpang kapal laut di Pelabuhan Panglima Utar Kumai. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat wajibkan para karyawan perusahaan yang masuk Kobar untuk menjalani karantina selama 5 x 24 jam.( RINDUWAN/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN- Para karyawan Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang masuk wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui jalur laut dan udara wajib menjalani karantina selama 5 x 24 jam. Tak hanya itu lokasi karantina juga menjadi tanggungjawab perusahaan. Tak hanya itu karantina juga wajib bagi pelaku perjalanan yang bukan karyawan perusahaan (masyarakat umum). Mereka diwajibkan melapor Ketua RT dan melaksanakan karantian mandiri dengan pengawasan Satgas Kecamatan, Kelurahan, Desa setempat.

Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, mengingat saat ini Kobar termasuk wilayah penemuan varian baru seperti di India. Keputusan tersebut keluar setelah rapat koordinasi mengenai penerapan karantina bagi pelaku perjalanan masuk wilayah Kobar, Senin (17/5). Yang ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Bupati Kotawaringin Barat Nomor 443/125/Pem.2021 perihal Karantina Bagi Pelaku Perjalanan.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh, Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah, Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol Arh Drajad Tri Putro, serta perwakilan dari perusahaan besar swasta yang beroperasi di wilayah Kobar.

Wakil Bupati Ahmadi Riansyah menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut digelar guna menindaklanjuti surat Gubernur Kalimantan Tengah tentang syarat masuk ke wilayah Kalimantan Tengah khususnya Kobar. "Dan hasilnya pihak perusahaan wajib menyediakan tempat karantina, dimana waktu karantina selama 5 x 24 jam," ujarnya.

Ditegaskannya bahwa karantina bagi pelaku perjalanan tersebut bukan hanya berlaku bagi orang yang berstatus karyawan di PBS tetapi juga bagi orang yang baru direkrut (karyawan baru). “Ketegasan ini penting mengingat bahwa jika tidak ada pemberlakuan karantina, dan ternyata menimbulkan peningkatan kasus Covid-19 setelah lebaran ini maka akan menjadi beban dan berbahaya bagi masyarakat Kobar secara umum,” tegasnya.

Ahmadi menyebut bahwa pihak perusahaan dalam rapat koordinasi itu telah menyatakan kesanggupannya untuk menyediakan tempat karantina dan pemerintah daerah akan melakukan pemantauan serta pengawasan secara ketat terhadap hal itu. Selain itu jika perusahaan belum mempunyai tempat karantina, maka pemerintah daerah akan menyediakan beberapa tempat dan selama karantina berlangsung maka biaya dibebankan pada pelaku perjalanan dalam hal ini ditanggung oleh perusahaan.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah menambahkan jika perusahaan melanggar ketentuan terkait penyediaan tempat karantina bagi karyawan yang datang dari luar daerah, maka sanksi tegas akan diberlakukan kepada mereka.

“Kami akan terus pantau terhadap arus balik baik melalui pelabuhan, bandara maupun transportasi darat, jangan ada alasan pihak perusahaan tidak mengkarantina karyawannya yang datang,” katanya.

Sementara itu Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kumai akan menerapkan pengawasan ketat setiap kedatangan penumpang di Pelabuhan Panglima Utar saat arus balik ini.

Kepala KSOP Kumai Hary Suyanto mengatakan, masyarakat sudah banyak yang mudik lebih awal baik sebelum dan saat bulan suci Ramadan. Selanjutnya mereka dipastikan akan kembali ke Kalteng melalui Pelabuhan Panglima Utar ini.

“Sesuai edaran Gubernur Kalteng bahwa pelaku perjalanan saat masuk Kalteng termasuk Pelabuhan Panglima Utar Kumai dan Pelabuhan Roll On Roll Off (Roro) Kumai wajib PCR negatif,” ujarnya.

Pasalnya Surat edaran dari Gubernur belum dicabut. Sehingga setiap penumpang wajib menunjukan bukti dokumen yang disyaratkan. (tyo/rin/sla)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Oktober 2021 18:57

Polsek Bantu Penanganan Warga ODGJ

PANGKALAN BUN- “Kita bantu mengamankan karena khawatir tenaga kesehatan ini…

Rabu, 13 Oktober 2021 17:17

Desa Ini Ubah Sawah Jadi Tempat Wisata

PANGKALAN BUN -Desa Pangkalan Dewa, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin…

Rabu, 13 Oktober 2021 17:13

Banjir Ternyata Masih Genangi Rumah Warga

PANGKALAN BUN - Sebagian rumah warga di Kelurahan Baru, Kecamatan…

Senin, 11 Oktober 2021 12:01

NGGA SEREM LAGI..!! Bantaran Sungai Ini Bakal Semakin Cantik saat Malam

 Semakin turunnya kasus Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memotivasi…

Sabtu, 09 Oktober 2021 12:41

Jangan Begini kalau Ada Kebakaran, Petugas Pemadam Kesal Tau Ngga..!!?

 Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kotawaringin Barat mengeluhkan keberadaan kerumunan warga…

Sabtu, 09 Oktober 2021 12:31

Ngebut Pakai Motor Gede, Cewek Ini Seruduk Siswi SMP, Malah Khawatirkan Motornya

Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan roda dua terjadi di Jalan…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:05

Arut Utara Terancam Banjir Susulan Lagi

Debit air di kawasan hulu Sungai Arut, Kecamatan Arut Utara,…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:04

Jalani Rawat Jalan Setelah Operasi Pemisahan, Si Kembar Boleh Keluar dari Rumah Sakit

Bayi kembar Muhammad Ibrahim dan Muhammad Abdullah kini sudah diperbolehkan…

Senin, 04 Oktober 2021 10:47

Kepedean..!! Motor Curian Dipakai Keliling Perumahan, Bonyok Dihajar Warga

 Satu terduga pelaku pencurian kendaraan yang belum diketahui identitasnya bonyok…

Sabtu, 02 Oktober 2021 10:26

Tak Mampu Bayar Denda, Pemuda Desa Dianiaya, 5 Anggota Perguruan Jadi Tersangka

 Aksi penganiayaan dialami oleh Arut Ariyanto yang dilakukan oleh sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers