SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PANGKALANBUN

Minggu, 15 Mei 2016 16:11
Astaga, Ratusan Hektare Lahan Warga Mau Diserobot
STRATEGIS: Kawasan Simpang Dinamika dan sekitarnya diklaim pihak yang mengatasnamakan program kepemilikan tanah adat dari Provinsi Kalteng. (FOTO: JOKO/RADAR SAMPIT)

PANGKALAN BANTENG - Ketenangan warga Marga Mulya kembali terusik. Aksi klaim lahan kembali terjadi di wilayah eks transmigrasi itu.

Keresahan warga kali ini memang cukup beralasan karena luas wilayah yang diakui oleh pengklaim lahan mencapai ratusan hektare. Bahkan, penyerobotan ini sebagian besar menyasar lokasi-lokasi yang sangat strategis. Seperti aksi klaim lahan yang terjadi di kawasan Simpang Dinamika yang menjadi perbatasan Desa Marga Mulya dan juga ibukota Kecamatan Pangkalan Banteng Karang Mulya.

Kepala Desa Marga Mulya Parlan mengaku terkejut dengan tembusan surat pernyataan kepemilikan lahan yang mengatasnamakan salah satu program Pemerintah Provinsi Kalteng yang berhubungan dengan permasalahan tanah adat.

”Sempat bingung juga karena mengatasnamakan program dari provinsi. Kalau tidak salah, Dayak Misik atau apa gitu, lupa saya nama pastinya karena mereka mengirim surat tembusan ke kantor desa,” ujarnya, Sabtu (14/5) siang.

Dalam dokumen klaim tersebut, lokasi lahan yang diklaim sebagai tanah adat itu membentang dari sekitar SPBU Karang Mulya, Simpang Dinamika, dan juga di kanan-kiri jalan Jenderal Ahmad Yani setelah simpang dinamika ke arah Pangkalan Bun.

”Kanan-kiri jalan aspal itu ke arah Pangkalan Bun. Kalau luasnya saya kurang tahu pasti. Namun diperkirakan lebih dari 100 hektare. Padahal semua tahu bahwa lokasi tersebut sudah ada pemiliknya dan sebagian besar sudah bersertifikat,” terangnya.

Warga yang lokasi lahannya masuk dalam lokasi pengklaim, lanjut Parlan sempat merasa takut dan terancam. Namun pihaknya telah melaporkan permasalahan tersebut ke kecamatan untuk ditindaklanjuti.

”Sementara ini kalau tidak sampai anarkis, kita tidak masalah. Namun permasalahan ini kita serahkan ke kabupaten. Sn sesuai prosedur, kita sudah laporkan itu ke pak camat,” tambahnya. (sla/yit)


BACA JUGA

Kamis, 26 Maret 2026 14:47

Waket II DPRD Kobar Dampingi Gubernur Tinjau Potensi Wisata TNTP

  PANGKALAN BUN, prokal.co – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten…

Minggu, 15 Maret 2026 19:13

Pastikan Kelayakan Pelayanan Mudik, Komisi A DPRD Kobar Pantau Arus Mudik Di Pelabuhan Kumai

PANGKALAN BUN, Prokal.co – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…

Kamis, 12 Maret 2026 14:50

Enam Fraksi DPRD Terima LKPJ Bupati dan Pengajuan Dua Ranperda

PANGKALAN BUN, Prokal.co  – Sebanyak enam fraksi di DPRD Kabupaten…

Selasa, 10 Maret 2026 11:41

Jelang Mudik Lebaran, DPRD Kobar Minta Perbaikan Jalan Rusak Segera Dilakukan

PANGKALAN BUN, Prokal.co – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447…

Kamis, 05 Maret 2026 16:09

Ketua DPRD Kobar Ingatkan Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Mudik Lebaran

PANGKALAN BUN, Prokal.co  – Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin,…

Rabu, 04 Maret 2026 16:09

Komisi C DPRD Kobar Monitoring ke Pesisir Kumai

PANGKALAN BUN, Prokal.co – Komisi C DPRD Kotawaringin Barat melaksanakan…

Kamis, 18 Desember 2025 12:45

Komitmen Membangun Generasi Unggul, Astra Agro Salurkan Beasiswa Astra Cerdas kepada 202 Siswa di Desa Binaan

PANGKALAN BUN — PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro)…

Kamis, 04 Desember 2025 08:50

Astra Agro Perkuat Komitmen Tingkatkan Kesehatan Masyarakat di Kotawaringin Barat Melalui Program Astra Sehat

 PANGKALAN BUN – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro)…

Jumat, 28 November 2025 12:00

Enam Fraksi Sepakati Tiga Raperda Ditetapkan Jadi Perda

PANGKALAN BUN – Setelah melalui proses pembahasan yang cukup panjang,…

Rabu, 26 November 2025 10:05

Minta Pemkab Lebih Perhatikan Guru di Pelosok

PANGKALAN BUN – Memperingati Hari Guru Nasional 2025, Ketua Komisi…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers