MANAGED BY:
KAMIS
20 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 14 Januari 2022 10:47
Pencabutan Izin Berpotensi Munculkan Konflik, Warga Bisa Terjebak Kuasai Lahan Perusahaan

Pencabutan sejumlah izin konsesi di sektor kehutanan berpotensi menimbulkan konflik antara masyarakat dengan perusahaan. Pemerintah daerah perlu menindaklanjuti masalah itu dan memperjelas status perusahaan yang izinnya dicabut untuk menghindari sengketa.

Hal tersebut disampaikan sejumlah warga saat mendatangi Kantor DPRD Kotim untuk meminta penjelasan mengenai tindak lanjut keputusan Kementerian LHK terkait pencabutan izin tersebut. ”Kami berharap Pemkab Kotim atau DPRD bisa menindaklanjuti  ke pemerintah pusat mempertanyakan areal yang dicabut perizinannya itu,” kata Suparman, warga ikut mendatangi DPRD Kotim, Rabu (12/1).

Suparman menuturkan, mereka juga bingung dengan keputusan  pemerintah pusat tersebut. Seharusnya yang lebih dulu ditindak adalah perusahaan perkebunan yang tidak mengantongi perizinan dalam berusaha. ”Harusnya kebun-kebun yang dalam investasinya tidak mengantongi legalitas sesuai ketentuan perizinan itu yang ditindak sebelum pencabutan izin yang ada kemarin,” ujar Suparman.

Meski demikian, pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat terkait hal tersebut. Diharapkan izin konsesi yang dicabut bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya sekadar ”ganti baju” dari manajemen perusahaan sebelumnya. Berkaitan dengan sejumlah izin yang dicabut tersebut, lanjutnya, masyarakat perlu diberikan pemahaman. Hal itu agar tidak menimbulkan konflik baru di lapangan.

Pencabutan izin berpotensi memunculkan kelompok yang mengklaim areal yang dianggap sudah dicabut izinnya. ”Jangan sampai pemahaman muncul ketika dicabut izinnya, masyarakat leluasa menguasai dan mengklaim kembali lahan yang ada kelapa sawitnya. Karena ini sama saja akan menjebak masyarakat. Kebijakan itu jika tidak dibarengi dengan penjelasan lebih lanjut bisa menjebak masyarakat kita sendiri,” kata dia.

Suparman menegaskan, hal demikian bisa terjadi bagi warga yang tidak memahami prosedur dengan langsung main klaim lahan perusahaan. ”Nah, hal semacam ini harus diberikan penjelasan bagaimana skemanya. Kalau memang dikembalikan kepada masyarakat, apakah melalui ketentuan Permen LHK 9 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial atau ada skema lainnya,” katanya. (ang/ign)



BACA JUGA

Rabu, 19 Januari 2022 09:22

Di Kalteng, Yang Miskin di Kota Bertambah, di Desa Malah Berkurang

Secara umum kemiskinan di Provinsi Kalimantan Tengah, dalam periode Maret…

Selasa, 18 Januari 2022 10:32

Kades Kinipan Ditahan, Warga Melawan, Polisi Beri Jawaban Ini

Kepolisian Resor (Polres) Lamandau resmi menahan Kepala Desa Kinipan Wilem…

Selasa, 18 Januari 2022 10:15

Koruptor yang Jadi PNS di Kalteng Itu Punya Rekam Jejak Buruk

Koruptor yang sukses menjadi PNS di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah,…

Selasa, 18 Januari 2022 10:11

Duit Rp2,1 Triliun, untuk Benahi Infrastruktur Kalteng Hingga 2024, CUKUP...??

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menyatakan, Pemerintah Provinsi Kalteng…

Senin, 17 Januari 2022 09:56

ANEH BIN AJAIB..!! Buron 16 Tahun, Ternyata Mantan Kades di Jateng Ini Jadi PNS di Kalteng

Mantan Kepala Desa Ringinharjo, Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) Muchammad Bachtiar…

Senin, 17 Januari 2022 09:50

Anggap Pembungkaman Perjuangan Warga, LBH Palangka Raya Pertanyakan Penahanan Kades Kinipan

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka Raya mempertanyakan, langkah penahanan Kepala…

Senin, 17 Januari 2022 09:41

Begini Kisah Ikatan Batin Buaya dan Manusia di Cempaga

Tiga dekade lebih keluarga Nur Fitriana menjalin hubungan yang intens…

Jumat, 14 Januari 2022 10:47

Pencabutan Izin Berpotensi Munculkan Konflik, Warga Bisa Terjebak Kuasai Lahan Perusahaan

Pencabutan sejumlah izin konsesi di sektor kehutanan berpotensi menimbulkan konflik…

Jumat, 14 Januari 2022 10:31

Ayah Tiri Biadab..!! Bawa Lima Temannya Perkosa Anak

Kalimantan Tengah saat ini dalam kondisi darurat perlindungan anak dan…

Rabu, 12 Januari 2022 01:00

Lokalisasi Pal 12 Diam-Diam Beroperasi, Sssttt...Katanya Ada Perempuan Muda Cantik

Keputusan pemerintah menutup lokalisasi di Jalan Jenderal Sudirman Km 12…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers