SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

SAMPIT

Rabu, 06 Desember 2023 13:29
Kebun Terendam, Petani di Sampit Terancam Gagal Panen
TERGENANG: Hujan deras yang mengguyur Kota Sampit, Minggu (3/12), menyebabkan lahan tanaman warga tergenang air. (YUNI/RADAR SAMPIT)

Hujan deras yang mengguyur Sampit beberapa hari lalu berdampak terhadap lahan pertanian. Kebun sayur dan jagung saat ini masih tergenang sehingga terancam gagal panen. Munir, salah satu warga Jalan Teratai IV, Sampit,  mengatakan bahwa dampak dari tergenangnya air di lahan sayur menyebabkan tanaman menjadi rusak. Apalagi jika air tersebut menggenangi lahan hingga 2-3 hari. “Dampaknya kalau terlalu lama misalnya 2-3 hari terendam, bisa busuk akar tanamannya. Tapi kalau cuman sehari saja tidak,” ujar Munir.

Tanaman sawi menjadi salah satu tanaman yang mengalami kerusakan cukup parah, sehingga tanaman tersebut gagal panen.  “Sawi rusak gara-gara terendam air. Dan itu sudah tidak bisa diselamatkan lagi,” sebutnya. Sedangkan tanaman jagung, meskipun terendam air masih bisa bertahan asalkan tidak terjadi hujan deras lagi. “Kalau jagung agak bertahan, walaupun terendam tiga hari masih bisa bertahan,” tuturnya.

Pascahujan deras, warga yang bertani akan menabur kapur atau dolomit pada tanaman mereka. Hal ini diyakini untuk menetralkan kandungan asam pada tanah agar tanaman tidak menguning. “Kalau habis hujan itu biasanya ditaburi kapur fungsinya supaya tidak kuning. Kalau tidak dikasih kapur setelah hujan, tanaman kuning, dan harus dibuang kalau sudah kuning. Selain kapur, dikasih pupuk urea juga,” terangnya.

Hujan deras menyebabkan tanaman di lahan milik warga terendam hampir setinggi lutut orang dewasa. Kerugian besar pun akan dirasakan para petani jika seluruh tanaman gagal panen. “Kalau semua ini mati kerugiannya mungkin sekitar Rp 2 juta, kalau berhasil panen pasti besar untungnya, karena sekarang harganya lagi naik. Apalagi jagung modalnya dulu cukup banyak sekitar Rp 900 ribu,” ungkapnya. Menurutnya, banjir yang terjadi kali ini terbilang paling parah. Namun petani cukup tertolong karena selokan yang sudah dilebarkan, sehingga air cepat surut. “Kalau dulu sampai empat hati masih banjir,” tuturnya. Dirinya menduga, banjir terjadi karena pengairan di wilayah tersebut yang masih kurang maksimal, dan lokasi lahannya yang berada di dataran rendah. “Kalau hujan biasa tidak terlalu terdampak. Kalau menyebabkan rusak itu sering kadang hampir setiap bulan,” ucapnya.

Dengan cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, dan mulai masuknya musim penghujan, Munir berusaha untuk tetap merawat tanaman sebaik-baiknya. “Saya tetap berusaha sebaik mungkin, kasih pupuk sebaik-baiknya. Kalau nanti ada hujan deras lagi saya pasrah saja, yang penting sudah berusaha. Karena kalau sudah banjir itu nutrisi dari pupuknya hilang,” tandasnya. (yn/yit)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2024 12:25

Kelelahan, Anggota KPPS Dirujuk ke RSUD

SAMPIT - Sampai dengan saat ini pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu)…

Selasa, 20 Februari 2024 13:09

Prihatin atas Musibah Banjir di Sejumlah Desa

SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati merasa prihatin…

Senin, 19 Februari 2024 12:49

Pertimbangkan Bangun Panti Jompo

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mempertimbangkan membangun…

Jumat, 16 Februari 2024 11:51

Apresiasi Kelancaran Pemilu

SAMPIT – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengapresiasi aparat…

Kamis, 15 Februari 2024 11:39

Jangan Ada Perselisihan karena Beda Pilihan

SAMPIT- Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor didampingi istri, Khairiah Halikinnor,…

Kamis, 15 Februari 2024 11:34

Gubernur Berharap Ada Menteri Asal Kalteng

PALANGKARAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran, mengharapkan tokoh…

Selasa, 13 Februari 2024 13:06

Jangan Sampai Tragedi Pemilu 2019 Terulang

SAMPIT -  Pemilu 2024 sudah di depan mata. Para petugas…

Senin, 12 Februari 2024 16:46

Apresiasi Kontribusi Warga Tionghoa

SAMPIT – Menyambut Tahun Baru Imlek ke-2575 tahun 2024 sekaligus…

Jumat, 09 Februari 2024 17:48

Bupati Perintahkan Fasilitasi Masyarakat

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta pada pihak…

Rabu, 07 Februari 2024 12:29

Dinkes Tekan Kasus Kematian Ibu dan Bayi

SAMPIT - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupaya menekan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers