SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

SAMPIT

Rabu, 07 Februari 2024 12:29
Dinkes Tekan Kasus Kematian Ibu dan Bayi
PUSKESMAS: Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi mendampingi Bupati Kotim Halikinnor meninjau ruangan layanan kesehatan di Puskesmas Kotabesi, baru-baru tadi.

SAMPIT - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupaya menekan angka kematian ibu dan bayi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah peningkatan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil. 

Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi mengatakan, upaya penurunan kematian ibu dan bayi telah dilakukan melalui penyediaan rumah tunggu kelahiran, rujukan ibu hamil, serta peningkatan kapasitas tenaga dokter dan bidan di puskesmas. 

"Di samping itu, kami juga melakukan peningkatan kualitas pelayanan ibu hamil di fasilitas kesehatan primer terutama dengan penyediaan fasilitas alat cek hemoglobin dan USG (Ultrasonografis medis) di puskesmas secara bertahap," ujarnya. 

Transformasi layanan kesehatan merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas. Wujud transformasi layanan kesehatan salah satunya adalah pengadaan USG medis untuk cek kehamilan dan kandungan di tingkat puskesmas. 

USG merupakan tindakan medis berupa pemindaian organ tubuh manusia menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi. Dengan pemeriksaan menggunakan USG, akan terlihat dan terdeteksi jika ada kelainan dan risiko komplikasi persalinan.

Umar menuturkan, kematian ibu pada tahun 2023 sama dengan tahun sebelumnya yakni 11 kematian dan kematian bayi menurun dari 108 kematian bayi pada tahun 2022 menjadi 87 kematian bayi pada tahun 2023. 

"Penyebab kematian ibu tersebut karena perdarahan dan komplikasi penyakit tidak menular," sebutnya. 

Sedangkan untuk kematian bayi disebabkan oleh asfiksia, ARDS atau sindrom kegawatan pernapasan akut,  lahir prematur dan diare. 

"Semoga pada tahun 2024 ini kematian ibu dan bayi di Kabupaten Kotim terus menurun seiring peningkatan kesadaran masyarakat untuk periksa hamil dan bersalin di fasilitas kesehatan," tandasnya. 

Untuk menekan kasus angka kematian ibu dan bayi, pihak puskesmas juga memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat terutama ibu hamil. Menurutnya, butuh keseriusan dari semua stakeholder untuk menekan angka kasus kematian ibu dan bayi. (yn/yit) 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2024 12:25

Kelelahan, Anggota KPPS Dirujuk ke RSUD

SAMPIT - Sampai dengan saat ini pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu)…

Selasa, 20 Februari 2024 13:09

Prihatin atas Musibah Banjir di Sejumlah Desa

SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati merasa prihatin…

Senin, 19 Februari 2024 12:49

Pertimbangkan Bangun Panti Jompo

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mempertimbangkan membangun…

Jumat, 16 Februari 2024 11:51

Apresiasi Kelancaran Pemilu

SAMPIT – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengapresiasi aparat…

Kamis, 15 Februari 2024 11:39

Jangan Ada Perselisihan karena Beda Pilihan

SAMPIT- Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor didampingi istri, Khairiah Halikinnor,…

Kamis, 15 Februari 2024 11:34

Gubernur Berharap Ada Menteri Asal Kalteng

PALANGKARAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran, mengharapkan tokoh…

Selasa, 13 Februari 2024 13:06

Jangan Sampai Tragedi Pemilu 2019 Terulang

SAMPIT -  Pemilu 2024 sudah di depan mata. Para petugas…

Senin, 12 Februari 2024 16:46

Apresiasi Kontribusi Warga Tionghoa

SAMPIT – Menyambut Tahun Baru Imlek ke-2575 tahun 2024 sekaligus…

Jumat, 09 Februari 2024 17:48

Bupati Perintahkan Fasilitasi Masyarakat

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta pada pihak…

Rabu, 07 Februari 2024 12:29

Dinkes Tekan Kasus Kematian Ibu dan Bayi

SAMPIT - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupaya menekan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers