SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mengapresiasi program mudik gratis yang dilaksanakan tahun ini melalui Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan. Program itu dinilai sangat membantu warga Kotim yang berasal dari Jawa untuk pulang kampung saat Lebaran.
”Kami menyambut baik kolabarasi yang terjalin saat ini. Seperti kita ketahui, Kemenhub menyediakan 9.200 penumpang mudik gratis tersebar di beberapa pelabuhan dan 300 penumpang di antaranya diberangkatkan dari Pelabuhan Sampit," kata Irawati, Wakil Bupati Kotim saat melepas keberangkatan pemudik gratis, Jumat (28/3) lalu.
Irawati berharap kuota mudik gratis yang diberangkatkan melalui Pelabuhan Sampit lebih meningkat di tahun yang akan datang.
”Program mudik gratis sangat membantu masyarakat Kotim yang banyak pendatang dari Pulau Jawa, bekerja di perusahaan sawit. Setiap masa arus mudik mereka selalu pulang mudik ke kampung halamannya. Mudah-mudahan tahun depan kuota mudik gratis bisa bertambah," ujarnya.
Kepala KSOP Kelas II Sampit Mohammad Hermawan mengatakan, program mudik gratis dari Kementerian BUMN dan Kemenhub ini merupakan salah satu bentuk partisipasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mudik menggunakan angkutan laut.
”Program mudik gratis dari Kemenhub yang diberangkatkan menggunakan KM Kelimutu tujuan Semarang disediakan sebanyak 300 penumpang," kata Hermawan.
Terhitung H-10 hingga H-3 Jumat (28/3), Posko Terpadu Angkutan Lebaran mencatat sebanyak 7.310 penumpang meninggalkan Sampit.
”Jumat ada dua kapal yang diberangkatkan oleh PT Pelni jam 13.00 WIB dan pada jam 14.00 WIB ada 700 penumpang yang diangkut menggunakan KM Kirana III milik PT DLU," ujarnya. (hgn/ign)