SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

SAMPIT

Senin, 07 Juli 2025 17:11
Usulkan Penambahan SMA dan SMK ke Pemprov Kalteng
Kepala Dinas Pendidikan Kotim Muhammad Irfansyah.

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengusulkan penambahan unit sekolah baru jenjang SMA dan SMK kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Usulan ini disampaikan menyusul belum seimbangnya jumlah sekolah menengah atas dengan jumlah lulusan SMP di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim Muhammad Irfansyah mengungkapkan, kebutuhan sekolah jenjang SMA sederajat sangat mendesak. Berdasarkan kajian bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Kotim, jumlah SMA/SMK di daerah ini belum mampu menampung seluruh lulusan SMP setiap tahunnya.

”Kalau dari sisi jumlah saja sudah jauh tertinggal. Sekolah dasar kita mencapai hampir 300, SMP ada 116, sementara SMA dan SMK bahkan belum sampai 100 sekolah. Ketimpangannya sangat jelas,” kata Irfansyah.

Irfansyah menyebut, pihaknya telah menyampaikan usulan dan data kebutuhan sekolah baru dalam forum koordinasi dan evaluasi pembangunan daerah (rakordal) yang digelar di Palangka Raya belum lama ini.

Hasilnya, Pemerintah Provinsi Kalteng disebut merencanakan pembangunan satu unit SMA di Kecamatan Seranau dan satu SMK di Kecamatan Parenggean pada tahun ini.

”Kami hanya bisa mengusulkan dan menyampaikan analisis kebutuhan. Eksekusinya tetap menjadi kewenangan provinsi. Namun, kami berharap rencana ini bisa segera terealisasi, karena kebutuhan sekolah menengah sudah sangat mendesak di beberapa wilayah,” tegasnya.

Menurut Irfansyah, daerah dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi menjadi prioritas dalam usulan pembangunan sekolah baru. Hal ini penting agar tidak terjadi penumpukan peserta didik dan penolakan siswa karena keterbatasan daya tampung.

”Penambahan SMA dan SMK sangat diperlukan untuk menjamin pemerataan akses pendidikan. Jangan sampai ada lulusan SMP yang tidak bisa melanjutkan sekolah hanya karena tidak ada tempat,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjut Irfansyah, akan terus mengawal proses ini agar tidak hanya berhenti pada rencana. Apalagi pendidikan menengah merupakan kunci dalam mempersiapkan generasi yang siap melanjutkan ke jenjang lebih tinggi maupun masuk dunia kerja. (yn/ign)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 14 Agustus 2025 12:17

Tindak Tegas Perusak Fungsi Drainase

SAMPIT – Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun menegaskan pemerintah…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:17

Prioritaskan Infrastruktur Jalan Pertanian dan Pendidikan

SAMPIT – Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Akhyannoor,…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:24

Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun

SAMPIT – Persaingan antara pasar tradisional dan pasar modern di…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:23

Dukung Rencana BUMD Produksi Air Minum Kemasan

SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun menyatakan…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:23

Realisasikan Program Beasiswa Dokter Spesialis

SAMPIT - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim)…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:08

Tindaklanjuti Permohonan Hibah Tanah Pembangunan MAN

SAMPIT - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:05

Dorong Pertamina Gencarkan Sosialisasi Transisi Tabung Elpiji

SAMPIT - Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hendra Sia…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:03

Kembalikan Anggaran Jalan Cempaka Mulia–Pulau Hanaut

SAMPIT – Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur…

Senin, 11 Agustus 2025 11:56

Desak Telusuri Penyewaan Aset Daerah

SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur…

Jumat, 08 Agustus 2025 17:19

Kotim Kaya SDA, tapi Masyarakat Tak Merasakan Dampak Ekonomi

SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun menyoroti…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers